News

Topics Covered: Dasco Terima Direksi Baru BEI, Bahas Pembenahan Tata Kelola Bursa demi Pasar Modal Lebih Baik

Dasco Terima Direksi Baru BEI, Bahas Pembenahan Tata Kelola Bursa demi Pasar Modal Lebih Baik Topics Covered - Kamis, 18 Juni 2026, Wakil Ketua DPR Republik

Desk News
Published Juni 19, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments

Dasco Terima Direksi Baru BEI, Bahas Pembenahan Tata Kelola Bursa demi Pasar Modal Lebih Baik

Topics Covered – Kamis, 18 Juni 2026, Wakil Ketua DPR Republik Indonesia, Sufmi Dasco Ahmad, bertemu dengan jajaran direksi baru Bursa Efek Indonesia (BEI) di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta. Pertemuan ini menjadi momen penting untuk memperkuat kerja sama antara lembaga legislatif dan lembaga pasar modal dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan bursa saham. Dasco menekankan bahwa pertemuan tersebut bertujuan menciptakan sistem yang lebih transparan dan efisien, sehingga dapat mendorong pertumbuhan pasar modal yang sehat.

Koordinasi Strategis untuk Peningkatan Governance

Sebagai bagian dari upaya peningkatan tata kelola bursa, pertemuan antara Dasco dan direksi baru BEI dijadwalkan untuk membahas berbagai isu strategis. Dalam diskusi tersebut, selain mengkoordinasikan langkah-langkah penguatan regulasi, juga ditinjau kembali mekanisme pengawasan yang lebih terpadu. “Kami hari ini mendapatkan kunjungan dari Komisioner OJK dan para direktur BEI yang baru. Mereka berdiskusi intensif tentang cara mewujudkan tata kelola pasar modal yang lebih baik di masa depan,” ujar Dasco dalam pernyataan resmi.

“Pada hari ini, kami sudah menyelesaikan sesi koordinasi dan diskusi panjang bersama OJK serta direksi BEI. Tujuannya adalah untuk menciptakan lingkungan bursa yang lebih stabil dan berkelanjutan, dengan peningkatan keterbukaan informasi serta efektivitas pengawasan,” kata Dasco.

Dalam sesi pertemuan, pihak BEI dan DPR sepakat untuk fokus pada beberapa prioritas utama, seperti peningkatan transparansi dalam operasional bursa, penguatan kelembagaan, serta penerapan standar internasional dalam manajemen risiko. Dasco menyampaikan bahwa dengan adanya direksi baru, diharapkan tercipta sinergi yang lebih baik antara lembaga pemerintah dan lembaga pasar modal. “Ini adalah langkah awal untuk mereformasi sistem bursa, agar dapat berkiprah lebih maksimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi,” tambahnya.

Sebagai lembaga yang menjadi tulang punggung pasar modal, BEI memiliki peran kritis dalam memastikan kepercayaan investor. Dalam pertemuan ini, Dasco juga menyoroti pentingnya kolaborasi dengan OJK dalam mengawasi kegiatan bursa secara lebih ketat. “Dengan pengawasan yang lebih baik, kita dapat meminimalkan praktik tidak sehat dan mencegah risiko sistemik yang bisa mengganggu kestabilan pasar,” jelasnya. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi fondasi untuk rencana reformasi yang akan dilakukan dalam beberapa bulan mendatang.

Peran OJK dalam Pengawasan Bursa

Direksi baru BEI menekankan bahwa tugas utama mereka adalah mengoptimalkan kinerja bursa dengan memperbaiki sistem pengelolaan. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah memperkuat peran OJK sebagai regulator. Pada kesempatan tersebut, Dasco menyampaikan bahwa OJK harus terus meningkatkan keterlibatannya dalam mengawasi segala aktivitas di bursa, termasuk transaksi dan pelaporan keuangan perusahaan.

Koordinator dari OJK, yang hadir dalam pertemuan, menyetujui rencana penguatan pengawasan tersebut. Mereka menyiapkan beberapa strategi baru, seperti penggunaan teknologi digital untuk memantau kegiatan bursa secara real-time, serta penerapan aturan yang lebih ketat terhadap perusahaan yang terdaftar. Dasco menilai langkah ini sangat relevan mengingat tantangan yang dihadapi pasar modal saat ini, seperti fluktuasi harga saham yang terkadang tidak stabil.

Pertemuan tersebut juga membahas peran direksi baru BEI dalam mendorong inovasi di pasar modal. Mereka berkomitmen untuk memperkenalkan produk investasi yang lebih beragam, seperti reksa dana, obligasi, dan instrumen keuangan lainnya. Dasco mengapresiasi niat ini, karena menurutnya, keberagaman produk dapat menarik lebih banyak investor, terutama dari kalangan masyarakat luas yang sebelumnya masih enggan berinvestasi.

Komitmen Bersama untuk Pembenahan

Selama pertemuan, tim dari BEI dan DPR sepakat menetapkan beberapa langkah konkret. Salah satu hasil kesepakatan adalah pembentukan tim kerja lintas lembaga untuk memastikan rencana reformasi tata kelola bursa dapat terealisasi secara cepat. Dasco menyatakan bahwa pihaknya akan terus mendukung upaya-upaya yang dilakukan BEI, termasuk pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan yang terdaftar di bursa.

Di sisi lain, BEI juga menegaskan komitmen mereka untuk memperbaiki segala aspek pengelolaan bursa. Direksi baru menjelaskan bahwa mereka akan memperkenalkan sistem pemeriksaan mandiri bagi perusahaan, serta menegaskan kembali komitmen untuk memberikan layanan yang transparan dan profesional kepada investor. “Kami berharap dengan adanya perubahan ini, pasar modal Indonesia dapat berkembang lebih baik dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh pemangku kepentingan,” kata salah satu direktur baru BEI.

Pertemuan antara Dasco dan BEI dianggap sebagai langkah awal dalam transformasi pasar modal yang lebih modern. Dalam beberapa bulan ke depan, diharapkan tercipta mekanisme pengawasan yang lebih ketat, serta penerapan regulasi yang lebih fleksibel namun tetap menjaga keseimbangan antara kebebasan pasar dan perlindungan investor. Selain itu, diusulkan adanya penguatan infrastruktur pasar modal, seperti pengembangan sistem elektronik transaksi dan penguatan kompetensi pegawai bursa.

Dasco menambahkan bahwa tata kelola bursa yang baik merupakan kunci utama untuk meningkatkan daya saing pasar modal Indonesia di tingkat internasional. “Kami melihat adanya potensi besar jika sistem ini diperbaiki. Pasar modal harus menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kebijakan fiskal nasional,” tegasnya. Pertemuan ini juga diharapkan menjadi momentum untuk merumuskan visi jangka panjang bursa efek dalam menciptakan ekosistem yang lebih sehat dan berkualitas.

Harapan ke Depan

Para direksi baru BEI menjanjikan bahwa perubahan akan diimplementasikan secara bertahap, dengan pengawasan yang lebih ketat dari pihak OJK dan DPR. Mereka juga berencana melakukan evaluasi berkala terhadap kebijakan yang telah diterapkan, serta terus menerima masukan dari berbagai pihak untuk memastikan arah reformasi sesuai dengan dinamika pasar. “Kami akan melibatkan berbagai stakeholder, termasuk kalangan akademisi, investor, dan asosiasi industri, agar proses reformasi bisa lebih inklusif dan berkelanjutan,” kata salah satu direktur BEI dalam sesi diskusi.

Kehadiran direksi baru dianggap sebagai wujud dari kepercayaan masyarakat terhadap kinerja BEI. Dengan perubahan ini, diharapkan tercipta ke

Leave a Comment