News

Key Discussion: Abdul Haris Atbaro Bahas Masa Depan Otomasi Tambang di Forum Global Future of Mining 2026

Abdul Haris Atbaro: Key Discussion on Future of Mining 2026 Key Discussion – Dalam suasana industri pertambangan global yang tengah mengalami transformasi

Desk News
Published Juni 19, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments

Abdul Haris Atbaro: Key Discussion on Future of Mining 2026

Key Discussion – Dalam suasana industri pertambangan global yang tengah mengalami transformasi signifikan, PT Dahana menghadirkan Abdul Haris Atbaro sebagai pembicara utama dalam acara Future of Mining 2026 yang diadakan di Crown Perth, Australia. Forum ini menjadi ajang penting untuk membahas pergeseran sektor tambang menuju era otomasi, digitalisasi, dan penggunaan teknologi canggih. Dengan partisipasi PT Dahana, perusahaan menunjukkan komitmen mendalam untuk menjadi bagian dari perubahan struktural dalam industri yang sedang berkembang. Diskusi ini menghadirkan wawasan tentang bagaimana otomasi dapat mendorong efisiensi, keselamatan, dan keberlanjutan operasional tambang di masa depan.

Isu Utama dalam Key Discussion

Pada sesi utama Future of Mining 2026, Abdul Haris Atbaro, Direktur Operasi PT Dahana, menyampaikan key discussion mengenai peran teknologi otomatisasi dalam mewujudkan transformasi sektor tambang. Topik ini tidak hanya fokus pada inovasi teknologi, tetapi juga pada bagaimana adopsi teknologi dapat diintegrasikan dengan praktik bisnis yang sudah ada. Dalam paparannya, Atbaro menyebutkan bahwa otomasi akan menjadi bagian integral dari operasi tambang modern, mengubah cara perusahaan mengelola sumber daya, meningkatkan produktivitas, dan mengurangi risiko keselamatan di lingkungan kerja yang berbahaya.

Key Discussion ini juga menggarisbawahi pentingnya keberlanjutan lingkungan dalam penerapan teknologi tambang. Atbaro menjelaskan bahwa perusahaan harus menggabungkan inovasi dengan keberlanjutan, terutama dalam hal pengurangan emisi karbon dan efisiensi penggunaan energi. Selain itu, ia menekankan bahwa otomasi akan mempercepat pengambilan keputusan berbasis data, sehingga membantu industri tambang menghadapi tantangan ekonomi dan lingkungan secara lebih responsif.

“Kita sedang berada di tengah revolusi teknologi yang berdampak besar pada sektor pertambangan. Key Discussion hari ini menyoroti bagaimana otomasi dapat menjadi kunci untuk mencapai efisiensi maksimal dan keberlanjutan operasi jangka panjang,” tutur Atbaro.

Perkembangan Teknologi Otomatisasi

Dalam sesi diskusi, Atbaro memaparkan bahwa teknologi otomatisasi telah berkembang pesat, dengan perangkat tambang otonom dan sistem pemantauan real-time menjadi pengubah paradigma. Ia menjelaskan bahwa perusahaan-perusahaan yang proaktif dalam mengadopsi teknologi ini akan memperoleh keunggulan kompetitif, terutama dalam mengurangi biaya operasional dan meningkatkan kualitas keputusan. Selain itu, ia menyoroti bagaimana data-driven decision making menjadi alat utama dalam memastikan keberhasilan implementasi otomasi di seluruh rantai pasok tambang.

Key Discussion ini juga membahas peran robotik dan kecerdasan buatan dalam meningkatkan produktivitas. Atbaro menegaskan bahwa penerapan teknologi canggih ini tidak hanya terbatas pada efisiensi operasional, tetapi juga mampu memperkuat keberlanjutan ekosistem tambang. Dengan adanya sistem yang terintegrasi dan berbasis data, industri tambang dapat menyesuaikan diri dengan perubahan pasar secara lebih cepat dan efektif. Ia menyebutkan bahwa kolaborasi antar pemangku kepentingan menjadi faktor penting untuk mengakselerasi proses transformasi ini.

Pada akhir key discussion, Atbaro menutup sesi dengan pesan bahwa otomasi bukan hanya tren, tetapi juga kebutuhan mutlak bagi perusahaan yang ingin tetap relevan di era digital. Ia menekankan bahwa perusahaan harus terus berinvestasi dalam teknologi, pelatihan karyawan, dan kerja sama dengan pihak eksternal untuk memastikan adopsi otomasi berjalan lancar. Dengan langkah-langkah ini, PT Dahana berkomitmen untuk menjadi pelaku utama dalam pergeseran sektor tambang menuju masa depan yang lebih canggih dan berkelanjutan.

Leave a Comment