News

Key Strategy: Pertamina Lubricants Gratiskan Ganti Oli Bagi 2.500 Guru di DKI Jakarta

Pertamina Lubricants Berikan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk 2.500 Guru di Jakarta Kemitraan dengan SMK Walang Jaya dan PGRI DKI Jakarta Key Strategy

Desk News
Published Juni 7, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments

Pertamina Lubricants Berikan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk 2.500 Guru di Jakarta

Kemitraan dengan SMK Walang Jaya dan PGRI DKI Jakarta

Key Strategy – Dalam upaya mendukung mobilitas para pendidik, PT Pertamina Lubricants (PTPL) mengadakan program penggantian oli gratis bagi 2.500 guru di DKI Jakarta. Kegiatan ini dihelat di Kantor Pusat Pertamina, Sabtu (6/6/2026), dan menjadi bagian dari inisiatif yang disebut Free Oil Day. Selain penggantian oli, peserta program juga mendapatkan layanan perawatan kendaraan secara gratis, yang bertujuan untuk memastikan kenyamanan dan keandalan dalam mengemudi sehari-hari.

Kemitraan antara Pertamina Lubricants, Hasston Indonesia, SMK Walang Jaya Jakarta, dan PGRI DKI Jakarta menjadikan acara ini lebih dari sekadar kegiatan kecil. Melalui kolaborasi ini, para guru tidak hanya mendapatkan manfaat langsung, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan industri otomotif. Dalam pelaksanaan program, 180 siswa dari jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) SMK Walang Jaya Jakarta terlibat sebagai mekanik yang membantu proses penggantian oli dan pemeriksaan kendaraan.

Direktur Utama Pertamina Lubricants, Sigit Pranowo, menjelaskan bahwa program ini diluncurkan sebagai bentuk apresiasi terhadap peran guru dalam membentuk generasi penerus bangsa. “Guru merupakan pilar penting dalam pembelajaran dan pengembangan sumber daya manusia, sehingga kami ingin memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kesehatan dan performa kendaraan mereka,” kata Sigit. Ia menambahkan, inisiatif ini juga bertujuan memperkuat komitmen perusahaan terhadap tanggung jawab sosial lingkungan (CSR) serta keberlanjutan pelayanan di bidang otomotif.

“Program ini memberikan manfaat yang lebih luas daripada sekadar mengganti oli. Siswa SMK Walang Jaya Jakarta bisa mengasah keterampilan teknis mereka, sementara guru merasa didukung dalam menjalankan tugas sehari-hari,” ujar Melva, salah satu guru yang ikut serta dalam acara tersebut.

Kegiatan Free Oil Day bukan hanya berdampak pada pendidik, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkaya pengalaman para siswa SMK. Para mekanik muda ini memperoleh kesempatan langsung mengamati dan mempraktikkan standar layanan industri otomotif, serta membangun kepercayaan diri dalam menangani alat bantu teknis. Sigit menyebutkan bahwa program ini juga merupakan langkah untuk mempererat hubungan antara dunia pendidikan dan sektor industri, yang akan memudahkan transisi siswa ke dunia kerja setelah lulus.

Program yang diadakan di DKI Jakarta ini dirancang agar peserta dapat memanfaatkan layanan dengan optimal. Pertamina Lubricants menyediakan berbagai jenis oli berkualitas tinggi, termasuk oli motor dan oli mobil, sesuai kebutuhan masing-masing peserta. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan telah memperluas cakupan program serupa di berbagai kota, tetapi kali ini fokus pada komunitas pendidik di Jakarta. Selain itu, PTPL juga memberikan pelatihan singkat kepada siswa SMK tentang cara mengidentifikasi kebutuhan perawatan kendaraan, serta teknik penggantian oli yang efisien.

Pelaksanaan program Free Oil Day di Kantor Pusat Pertamina juga menjadi contoh inovasi dalam penggunaan sumber daya lokal. Dengan melibatkan siswa SMK, kegiatan ini mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung industri otomotif. Sigit menegaskan bahwa keberhasilan program ini bergantung pada kolaborasi yang solid antara perusahaan, lembaga pendidikan, dan mitra lokal. “Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi model bagi program serupa di daerah lain, sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat secara luas,” imbuhnya.

Selama kegiatan berlangsung, ribuan guru dari berbagai sekolah di DKI Jakarta berdatangan untuk memanfaatkan layanan yang diberikan. Tidak semua peserta berasal dari SMK Walang Jaya Jakarta, tetapi siswa dari sekolah tersebut aktif sebagai tenaga teknis yang memberikan bantuan dalam proses pelayanan. Hal ini selaras dengan visi Pertamina Lubricants untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung pengembangan sumber daya manusia. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perawatan kendaraan secara berkala.

Pertamina Lubricants terus mengembangkan berbagai inisiatif yang bersifat inklusif. Program Free Oil Day ini tidak hanya membantu para guru, tetapi juga memberikan pelatihan bagi siswa SMK dalam bidang teknologi otomotif. “Dengan melibatkan generasi muda, kami berharap mereka bisa menjadi bagian dari solusi masa depan di industri ini,” jelas Sigit. Ia menambahkan bahwa PTPL juga sedang merancang ekstensi program ini ke kota-kota lain, dengan harapan lebih banyak pendidik dan siswa dapat merasakan manfaatnya.

Dalam wawancara terpisah, Melva menjelaskan bahwa penggantian oli gratis memberikan penghematan biaya signifikan bagi para guru. “Ini membantu kita fokus pada kegiatan pengajaran dan membimbing siswa, tanpa khawatir tentang biaya perawatan kendaraan,” ujarnya. Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa kehadiran siswa SMK sebagai mekanik memberikan pengalaman belajar praktis yang sangat berharga. “Mereka belajar langsung dari profesional, dan hal ini membuka peluang karier mereka di masa depan,” tambah Melva.

Program ini juga menjadi momen penting untuk memperkuat hubungan antara Pertamina Lubricants dan PGRI DKI Jakarta. Dengan kerja sama ini, perusahaan berupaya mengakomodasi kebutuhan pendidik dalam menjalankan tugas sehari-hari. Sigit menyebutkan bahwa keberlanjutan program akan dilihat dari kepuasan peserta dan partisipasi siswa dalam setiap tahap pelaksanaannya. “Kami berkomitmen untuk terus memberikan layanan yang bermanfaat, tidak hanya bagi pelanggan, tetapi juga masyarakat secara luas,” pungkasnya.

Dengan melibatkan lembaga pendidikan, Pertamina Lubricants mengharapkan program ini bisa memberikan dampak jangka panjang. Keterampilan yang diperoleh oleh siswa tidak hanya bermanfaat untuk karier mereka, tetapi juga menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas pelayanan di lingkungan sekitar. Melalui Free Oil Day, perusahaan menggabungkan kepedulian terhadap pendidik dengan pengembangan sumber daya manusia di sektor otomotif. Ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat keberlanjutan industri, serta menumbuhkan kemitraan yang saling menguntungkan.

Leave a Comment