News

Official Announcement: Hotman Paris Bongkar Ada ‘Orang Dekat Solo’ Minta Videonya Dihapus, Singgung Nasib Roy Suryo dan Dokter Tifa

Official Announcement -

Desk News
Published Juni 25, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Hotman Paris Bongkar Ada ‘Orang Dekat Solo’ Minta Videonya Dihapus, Singgung Nasib Roy Suryo dan Dokter Tifa

Pernyataan Hotman Paris Menghebohkan Publik

Official Announcement – Perkembangan terbaru dalam kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik yang menyeret Roy Suryo serta Dokter Tifa Tyassuma kembali memicu perhatian masyarakat. Advokat senior Hotman Paris Hutapea, yang dikenal memiliki pengaruh besar dalam dunia hukum, mengungkap adanya pihak yang disebut sebagai ‘orang dekat’ mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta agar videonya dihapus dari media sosial. Video tersebut berisi imbauan agar dua tersangka tidak ditahan selama proses hukum berlangsung, menurut Hotman.

Permintaan Untuk Menghapus Video

Dalam sebuah wawancara, Hotman menjelaskan bahwa video yang dibuatnya menjadi sorotan luas setelah diunggah ke berbagai platform. Ia mengaku sempat berkomunikasi dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung ST Burhanuddin, meminta agar Roy Suryo dan Dokter Tifa tidak harus menjalani penahanan selama pemeriksaan. Menurutnya, langkah ini tidak hanya untuk membela kedua pihak, tetapi juga untuk menjaga stabilitas nasional.

“Mohon arif kebijaksanaan. Proses hukum berjalan terus, silakan, tapi nggak usahlah ditahan,” ujar Hotman dalam percakapan di WhatsApp, dikutip Kamis 25 Juni 2026.

Proses Hukum dan Alasan Hotman

Hotman menegaskan bahwa video tersebut dibuat sebagai tanggapan terhadap situasi hukum yang sedang berkembang. Ia berpendapat bahwa penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa tidak mutlak diperlukan, karena proses hukum tetap bisa berjalan lancar tanpa langkah tersebut. Menurutnya, kedua tersangka memiliki peran penting dalam masyarakat, sehingga penahanan bisa memicu kegaduhan politik.

Dalam wawancara yang sama, Hotman menjelaskan bahwa ia sengaja mengirimkan video ke Ring 1 Istana, karena Presiden Jokowi adalah mantan kliennya. Ia ingin memastikan bahwa keputusan hukum diambil secara transparan dan adil, tanpa terpengaruh oleh tekanan eksternal. “Bahkan ada ‘orang yang dekat dengan Solo’ meminta saya untuk menghapus video tersebut,” tambahnya.

Dampak Penahanan terhadap Stabilitas Nasional

Hotman mengingatkan bahwa penahanan terhadap figur-figur yang memiliki perhatian luas dari publik bisa berpotensi menimbulkan ketegangan. Ia menekankan bahwa keputusan untuk menahan Roy Suryo dan Dokter Tifa mungkin terlihat sebagai bentuk penindasan, yang dapat merusak citra pemerintah dan memengaruhi kondisi ekonomi. Menurutnya, kegundahan politik akibat penahanan ini bisa berdampak pada kepercayaan masyarakat terhadap lembaga hukum.

Dalam video yang viral, Hotman menyampaikan pandangan bahwa penahanan bukanlah solusi utama. Ia berharap proses hukum bisa berjalan dengan cepat namun tetap menjaga keseimbangan antara keadilan dan stabilitas. “Proses hukum tetap bisa berjalan tanpa penahanan, selama ada bukti kuat dan pengadilan bersifat objektif,” jelasnya.

Reaksi Publik dan Tanggapan Hotman

Videonya memicu berbagai reaksi di media sosial, dengan sebagian orang mendukung pendapatnya dan sebagian lain mengkritik. Hotman mengakui bahwa ia menerima pesan dari pihak yang disebut memiliki hubungan dekat dengan Solo. Pesan tersebut, menurutnya, berisi permintaan untuk menghapus video dari platform digital. “Saya diberi arahan agar video tersebut tidak lagi disebarkan,” katanya.

Menurut Hotman, pesan itu diterima setelah video yang ia unggah semakin diperbincangkan. Ia merasa tekanan mulai muncul, tetapi tetap berpegang pada prinsip profesional. “Meski ada permintaan, video tersebut tetap menjadi bagian dari upaya menjelaskan situasi hukum,” tegasnya.

Konteks Kasus dan Keterlibatan Pihak Eksternal

Kasus yang menyeret Roy Suryo dan Dokter Tifa Tyassuma terkait tudingan ijazah Jokowi telah menjadi perdebatan publik. Hotman menjelaskan bahwa video yang ia buat bertujuan mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru menilai kedua pihak sebelum proses hukum selesai. Ia mengatakan bahwa pihak-pihak yang terlibat dalam kasus ini perlu diberi ruang untuk menjelaskan sisi mereka.

Menurut Hotman, ada kemungkinan pihak tertentu ingin menghentikan momentum publik terhadap Roy Suryo dan Dokter Tifa. Ia menilai bahwa video tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keterbukaan informasi. “Saya selalu mencoba menyampaikan pandangan yang objektif, agar masyarakat bisa memahami kedua sisi,” katanya.

Perspektif Hukum dan Kebebasan Berbicara

Hotman juga memaparkan bahwa sebagai pengacara, tugasnya adalah memberikan pendapat berdasarkan fakta dan hukum. Ia mengingatkan bahwa penahanan harus didasarkan pada keputusan pengadilan, bukan tekanan dari pihak luar. “Saya ingin menjaga kebebasan berbicara, agar semua orang bisa menyampaikan pendapat tanpa rasa takut,” ujarnya.

Kasus ini menunjukkan bagaimana isu hukum bisa memicu perdebatan yang melibatkan pihak-pihak di luar ranah hukum. Hotman berharap lembaga-lembaga penegak hukum tetap independen, sambil tetap memperhatikan dampak sosial dari setiap tindakan mereka.

Penutup: Tantangan dalam Proses Hukum

Kehadiran Hotman dalam kasus ini menambah kompleksitas proses hukum. Sebagai advokat terkenal, ia memiliki pengaruh yang bisa memengaruhi persepsi masyarakat. Meski ada tekanan dari pihak dekat Solo, Hotman tetap menegaskan bahwa ia menjalankan tugas dengan baik. “

Leave a Comment