Yang Dibahas: 20 Update Baru Perang Iran, 140 Tentara AS Luka-Trump Omong Doang
Update Terkini Perang Iran: 140 Tentara AS Terluka, Trump Mengancam
Perang di Timur Tengah terus berlangsung sengit. Sejak AS dan Israel melakukan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, yang mengakibatkan kematian Ayatollah Khamenei, konflik tidak berhenti. Berikut rangkuman terbaru dari CNBC Indonesia, Rabu (11/3/2026).
Korban dan Serangan Baru
Pentagon mengungkapkan bahwa sekitar 140 personel militer AS terluka selama perang. Sebelumnya, tujuh anggota pasukan AS telah gugur sejak awal konflik. Angka ini menunjukkan tingkat kerusakan yang semakin parah.
Tidak Ada Gencatan Senjata
Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyatakan bahwa negara itu tidak akan mengizinkan gencatan senjata. “Kami tidak mencari gencatan senjata,” katanya dalam pernyataan media sosial. Ia menegaskan bahwa AS dan Israel harus menerima “pelajaran” untuk menghindari serangan ulang terhadap Iran.
Ledakan di Teheran
Kota Teheran mengalami tiga ledakan Selasa malam. Namun, hingga kini belum ada informasi resmi tentang sasaran yang dituju.
Israel Serang Lagi
Militer Israel mengumumkan “gelombang serangan” baru setelah ledakan terjadi di Teheran. “IDF telah memulai serangan tambahan terhadap target rezim teror Iran,” tulis mereka dalam saluran Telegram. Langkah ini menunjukkan intensifikasi operasi militer.
Iran Balas Serangan
Iran meluncurkan serangan rudal baru, menargetkan kota-kota Israel termasuk Tel Aviv. Pasukan Garda Revolusi Iran mengklaim bahwa tindakan ini bertujuan melindungi kepentingan AS di wilayah tersebut.
IEA Gelar Pertemuan Darurat
Negara-negara anggota Badan Energi Internasional (IEA) berkumpul untuk diskusi darurat. Pertemuan ini fokus pada keamanan pasokan minyak dan risiko pelepasan stok darurat akibat gangguan perang di wilayah Timur Tengah.
Trump Peringatkan Ranjau di Selat Hormuz
Trump mengingatkan Iran agar tidak menempatkan ranjau di Selat Hormuz. Ia menyatakan pasukan AS telah menghancurkan 10 kapal pemasang ranjau Iran. “Konsekuensi militer yang belum pernah terjadi sebelumnya akan menantung Teheran jika menargetkan Selat Hormuz,” ancamnya.
“Konsekuensi militer yang belum pernah terjadi sebelumnya akan menantung Teheran jika menargetkan Selat Hormuz,”
Peringatan Trump muncul setelah Iran bersumpah akan memblokir aliran minyak Teluk, yang menyebabkan fluktuasi harga minyak.
Harga Minyak Turun Drastis
Harga minyak mentah jatuh tajam, dengan Brent merosot 11,3% menjadi US$87,80 per barel. Penurunan ini terjadi setelah penghentian pengiriman barang karena serangan di Selat Hormuz.
Drone Ukraina Bantu Negara Teluk
Para ahli pertahanan drone dari Ukraina akan berkunjung ke Qatar, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi minggu ini. Mereka bertujuan membantu negara-negara tersebut mengantisipasi serangan Iran.
Peretasan Kamera Israel
Direktorat keamanan siber Israel mengungkapkan bahwa Iran melakukan puluhan peretasan terhadap kamera pengawasan untuk kegiatan spionase sejak awal perang. Mereka meminta masyarakat memperbarui kata sandi dan perangkat lunak.
30 Mata-Mata Iran Ditangkap
Kementerian Intelijen Iran mengumumkan penangkapan 30 orang yang diduga melakukan pengintaian “atas nama musuh Amerika-Zionis”. Salah satu dari mereka adalah warga negara asing, identitasnya belum diungkapkan.
Diplomat Israel Dituduh Bunuh Diplomat Iran
Iran menuntut Israel atas pembunuhan empat diplomat mereka dalam serangan akhir pekan di sebuah hotel di Beirut. Klaim ini disampaikan melalui surat yang ditujukan kepada kepala PBB.
Kilang Minyak Ruwais Ditutup
Fasilitas minyak terbesar di dunia, Ruwais di Uni Emirat Arab, menghentikan operasinya sebagai tindakan pencegahan. Penutupan ini terjadi setelah serangan pesawat tak berawak mengenai kompleks industri.
Bencana Minyak Arab Saudi
Perusahaan minyak Arab Saudi, Aramco, memperingatkan bahwa konflik di Timur Tengah dapat berdampak besar terhadap pasokan minyak global.

