News

Latest Program: Perkuat Ketahanan Energi, Wadirut Pertamina Tekankan Urgensi Kolaborasi Lintas Bisnis

Perkuat Ketahanan Energi, Wadirut Pertamina Tekankan Kolaborasi Lintas Bisnis Langkah Strategis untuk Memastikan Stabilitas Pasokan Energi Latest Program

Desk News
Published Juni 11, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments

Perkuat Ketahanan Energi, Wadirut Pertamina Tekankan Kolaborasi Lintas Bisnis

Langkah Strategis untuk Memastikan Stabilitas Pasokan Energi

Latest Program – Pertamina, sebagai perusahaan energi nasional, terus mendorong kerja sama yang lebih erat antarunit usaha dan subholding dalam menghadapi tantangan pasokan energi di wilayah strategis seperti Pulau Jawa. Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Oki Muraza, menyampaikan pesan ini selama kunjungan kerja ke berbagai lokasi operasional perusahaan di Jawa. Dalam rangkaian kegiatan Management Walkthrough (MWT), Oki menekankan bahwa sinergi antardepartemen menjadi kunci untuk memperkuat ketahanan energi nasional, terutama mengingat tingkat permintaan bahan bakar di wilayah tersebut yang terus meningkat.

Kilang Balongan: Pusat Produksi yang Kompleks

Salah satu lokasi yang menjadi fokus Oki dalam kunjungannya adalah Kilang Balongan, yang merupakan salah satu fasilitas pengolahan minyak terbesar di Pertamina. Kilang ini memiliki kapasitas produksi mencapai 150 ribu barrel per hari dan mampu menghasilkan berbagai produk bahan bakar berkualitas tinggi. Oki menjelaskan bahwa kilang ini berperan penting dalam memenuhi kebutuhan energi Jawa Barat, menjadikannya salah satu titik kritis dalam rantai pasok.

Upstream dan Downstream Harus Bersatu

Dalam diskusinya, Oki menekankan bahwa kerja sama antarbidang usaha, dari hulu hingga hilir, harus terjalin secara harmonis. Ia menyebutkan bahwa Pulau Jawa, yang memiliki kebutuhan energi tertinggi di Indonesia, memerlukan integrasi sistem yang lebih kuat antarunit. “Klaster Jawa memiliki kebutuhan energi yang sangat besar, sehingga seluruh lini harus bersinergi, mulai dari hulu hingga hilir, baik dalam memenuhi kebutuhan minyak maupun gas bumi,” ujarnya dalam

sebuah wawancara dengan media.

Peran Strategis Lapangan Jatibarang

Lapangan Jatibarang, yang dioperasikan oleh PT Pertamina EP, juga menjadi sorotan dalam perjalanan Oki. Sebagai bagian dari aset strategis Pertamina Hulu Energi, lapangan ini mencakup tiga kabupaten, yaitu Indramayu, Cirebon, dan Majalengka. Pengembangan struktur Akasia Prima di lokasi tersebut adalah salah satu langkah untuk memastikan stabilitas pasokan minyak. Oki menyatakan bahwa semua entitas di bawah Pertamina harus bekerja dengan semangat One Pertamina, yang menjadikan perusahaan sebagai satu kesatuan yang solid.

Facility Balongan: Proses Gas yang Efisien

Selain kilang, Oki juga mengunjungi Onshore Processing Facility (OPF) Balongan, yang merupakan pusat pemrosesan gas bumi. Fasilitas ini telah beroperasi sejak 2014 dan mampu memproses gas dari lapangan lepas pantai Pertamina Hulu Energi (PHE) ONWJ. Kapasitas pemrosesan OPF Balongan mencapai 40 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD), yang memastikan pasokan energi gas terus terjaga untuk kebutuhan industri dan masyarakat.

Implementasi Program Kerja yang Terencana

Kunjungan Oki ke berbagai lokasi operasional tidak hanya menekankan pentingnya kerja sama, tetapi juga meminta percepatan eksekusi program kerja yang telah direncanakan. Menurut Oki, perusahaan telah menyusun berbagai target dan strategi, sehingga seluruh tim Pertamina harus fokus pada pelaksanaan tugas secara bertahap. “Target sudah ada, program kerja sudah ada, strateginya juga sudah ada. Banyak hal yang bisa kita kerjakan bersama dan diselesaikan satu per satu,” katanya dalam

ucapan selama pertemuan dengan manajemen.

Ketahanan Energi sebagai Prioritas Utama

Kebutuhan energi di Pulau Jawa, yang merupakan pusat pertumbuhan ekonomi dan populasi terbesar di Indonesia, semakin meningkat seiring berkembangnya aktivitas industri dan transportasi. Oki menilai bahwa kolaborasi lintas bisnis tidak hanya mampu meningkatkan produksi minyak, tetapi juga memastikan keandalan pasokan gas bumi. “Kita harus bergerak dengan semangat satu Pertamina agar setiap masalah dapat diatasi secara kolektif,” imbuhnya.

Stabilitas Pasokan Energi: Tantangan yang Harus Dihadapi Bersama

Dalam konteks ketahanan energi, Oki menyoroti bahwa tantangan operasional yang muncul tidak bisa diselesaikan oleh satu divisi sendirian. Sinergi antarunit usaha, seperti antara Pertamina EP dan Pertamina Patra Niaga, menjadi fondasi untuk mengatasi hambatan dalam proses produksi dan distribusi. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan mencapai keterandalan pasokan tergantung pada komunikasi yang terstruktur dan koordinasi yang optimal.

Peran PHE ONWJ dalam Memperkuat Pasokan

Selain kilang dan OPF, Pertamina juga mengandalkan operasi dari Pertamina Hulu Energi (PHE) ONWJ untuk memastikan keberlanjutan pasokan energi. Fasilitas ini berada di Balongan, Kabupaten Indramayu, dan berfungsi sebagai penghubung antara produksi gas di lepas pantai dan distribusi ke konsumen. Oki mengingatkan bahwa pengelolaan sumber daya alam harus selalu diawasi secara ketat agar tidak ada kekurangan pasokan dalam kondisi darurat.

Kolaborasi sebagai Penjaga Stabilitas Nasional

Pertamina, sebagai salah satu badan usaha milik negara (BUMN), memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan stabilitas energi nasional. Oki menyatakan bahwa sinergi lintas bisnis bukan hanya menguntungkan perusahaan, tetapi juga mendukung kebutuhan rakyat Indonesia. “Kolaborasi ini akan memperkuat kapasitas kita dalam menghadapi perubahan pasar dan kebutuhan energi yang dinamis,” tambahnya.

Masa Depan Energi: Perlu Konsistensi dan Inovasi

Kunjungan Oki juga menjadi momen untuk meninjau kemajuan proyek strategis Pertamina, termasuk pengembangan fasilitas produksi di Lapangan Jatibarang. Ia menilai bahwa pengelolaan sumber daya energi harus terus berinovasi, terutama dalam menghadapi persaingan global dan perubahan iklim. “Kita harus terus meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi agar mampu memenuhi target yang telah ditetapkan,” ujarnya dalam

pidato terbuka.

Ketahanan Energi: Eksplorasi dan Pengolahan yang Terpadu

Oki menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak bisa terlepas dari ketersediaan energi yang stabil. Oleh karena itu, keberhasilan eksplorasi di hulu dan pengolahan di hilir harus dijaga dengan ketat. Ia mencontohkan bahwa Kilang Balongan dan OPF Balongan memainkan peran yang saling melengkapi dalam menjaga konsistensi pasokan. “Semangat One Pertamina akan menjadi penjaga keberlanjutan pasokan energi di masa depan,” pungkas Oki.

Dalam rangka meningkatkan daya tahan energi nasional, Pertamina terus menggerakkan sinergi antarunit usaha. Setiap proyek, mulai dari pengembangan lapangan hulu hingga optimalisasi fasilitas hilir, dirancang untuk memastikan keandalan pasokan. Oki Muraza, sebagai wadirut, menjadi penjaga komitmen perusahaan untuk bergerak secara terpadu. Kunjungan ke berbagai area operasional bukan hanya memperkuat hubungan antarbagian, tetapi juga mendorong konsistensi dalam mencapai tujuan nasional. Dengan membangun kolaborasi yang lebih intensif, Pertamina berharap dapat menjawab tantangan energi di tahun-tahun mendatang.

Ketahanan energi menjadi prioritas utama karena peran strategis Pulau Jawa dalam perekonomian nasional. Oki menilai bahwa keterlibatan semua lini bisnis, termasuk operasi minyak, gas, dan distribusi, akan memastikan suplai energi tidak terganggu. Ia juga menyebutkan bahwa perusahaan harus terus beradaptasi dengan dinamika pasar, termasuk meningkatkan efisiensi produksi dan mengurangi dampak lingkungan. Dengan demikian, Pertamina tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga pada keberlanjutan yang bisa dirasakan oleh seluruh m

Leave a Comment