Veda Pratama siap taklukkan GP AS usai raih podium di Brasil
Veda Pratama siap taklukkan GP AS usai raih podium di Brasil
Jakarta (ANTARA) – Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, yang membela Honda Team Asia, menargetkan kemenangan di balapan Moto3 GP Amerika Serikat (AS) yang akan berlangsung di Sirkuit Americas, Texas, 27-29 Maret 2026. Prestasi di GP Brasil, Minggu (22/3), menjadi pemicu semangatnya untuk terus berjuang di ajang internasional.
“Sirkuit Americas, yang baru pertama kali saya kunjungi, menantikan tantangan baru. Meski demikian, saya yakin bisa terus meningkatkan performa melalui pengalaman dan persiapan matang,” ujar Veda, seperti yang dikutip dari laman resmi tim Honda Racing, Selasa.
Veda mengungkapkan bahwa meskipun masih termasuk debutan di Moto3, dirinya telah terbiasa dengan tekanan dan dinamika balapan tingkat dunia. Hal ini terlihat dari peningkatan prestasi pada dua seri awal musim 2026. Dalam balapan perdana di Buriram, Thailand, ia berada di posisi kelima, sementara di GP Brasil, ia berhasil memperoleh podium.
“Saya tidak pernah menduga bisa berdiri di podium hanya setelah dua seri. Namun, pencapaian ini membuktikan bahwa saya memiliki potensi untuk bertarung di baris depan. Saya ingin terus berusaha lebih keras,” kata Veda, yang pernah menjuarai Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025.
Veda menekankan peran penting dukungan tim dalam meraih hasil di Brasil. Menurutnya, kesuksesan dalam balapan tidak terlepas dari kolaborasi seluruh anggota tim, mulai dari pembalap hingga teknis, manajemen, dan ofisial. “Kerja tim sangat solid, sehingga semuanya berjalan lancar. Hasil di Brasil adalah pencapaian terbesar saya sampai saat ini,” tuturnya.
Selain itu, Veda tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang selalu memberikan dukungan dan doa. “Saya berterima kasih atas perhatian dan semangat dari para pendukung tanah air,” ujarnya.
Kemajuan Veda dalam GP Brasil mencatatkan sejarah, karena ia menjadi pembalap pertama dari Indonesia yang mampu memasuki podium kompetisi Moto3 tingkat dunia. Ia juga meraih posisi tiga besar dalam balapan FIM World Championship Grand Prix, yang menjadi prestasi pertama dalam karier internasionalnya.
