Yang Dibahas: Ada Tangan Tersembunyi Putin di Balik Perang Iran, Ini 5 Faktanya
Kerja Sama Rusia-Iran Dikaitkan dengan Konflik Global
Dalam wawancara dengan CBS News, sumber diplomatik menyebutkan bahwa negara-negara Eropa secara terbuka menyampaikan kepada utusan AS bahwa Rusia secara langsung memberikan dukungan materi bagi operasi militer Iran. Pernyataan ini menunjukkan hubungan yang lebih dalam dibandingkan apa yang diakui secara publik oleh Amerika Serikat. Selain itu, pihak Eropa berargumen bahwa perang di Ukraina, yang dianggap sebagai konflik besar di Eropa sejak Perang Dunia II, memiliki keterkaitan dengan konflik di Timur Tengah karena kerja sama antara Rusia dan Iran.
Pertukaran Teknologi dan Keterlibatan Rusia
Seorang pejabat senior Inggris mengungkapkan bahwa pertukaran teknologi antara Rusia dan Iran telah meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, Iran tidak hanya mengirimkan drone Shahed ke Moskow, tetapi juga berbagi pengetahuan produksi yang membantu Rusia memperbaiki kemampuan serangan drone mereka. Meski demikian, pejabat tersebut mengakui belum bisa memastikan adanya transfer perangkat keras terbaru ke Iran.
“Kerja sama pertahanan Rusia-Iran telah berkembang pesat selama beberapa tahun terakhir, dan kemajuan teknologi Iran kini terlihat dalam serangan di Timur Tengah,” kata pejabat Inggris kepada CBS News.
Kerja Sama yang Salangkal dengan Eropa
Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noël Barrot mengungkapkan bahwa hubungan antara Rusia dan Iran bersifat dua arah. Ia menyatakan, “Ada alasan untuk percaya bahwa Rusia sekarang mendukung upaya militer Iran, yang tampaknya fokus pada target Amerika.”
“Tidak ada tindakan Rusia yang menghambat atau memengaruhi operasi kami atau efektivitasnya,” kata Marco Rubio, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, setelah pertemuan G7.
Presiden Ukraina Zelenskyy mengunggah bukti bahwa Rusia menyediakan informasi intelijen sinyal dan elektronik kepada Iran. Menurut laporan intelijen, fasilitas militer AS dan sekutunya di wilayah Timur Tengah dan Teluk “difoto oleh satelit Rusia untuk kepentingan Iran.” Fasilitas yang disebutkan meliputi pangkalan AS-Inggris di Diego Garcia, Bandara Internasional Kuwait, Pangkalan Udara Pangeran Sultan di Arab Saudi, serta lokasi di Turki dan Qatar.
Rusia Diduga Bantu Iran Targetkan Amerika
Dalam wawancara dengan pemimpin G7, Kaja Kallas, diplomat Uni Eropa, menyatakan bahwa Rusia memberikan intelijen untuk memastikan Iran dapat menyerang posisi militer AS di Timur Tengah. “Kita melihat Rusia membantu Iran dengan intelijen untuk menargetkan warga Amerika, membunuh mereka, dan juga mendukung penggunaan drone oleh Iran,” ujarnya.
Putin Dituduh Memengaruhi Strategi Iran
Menteri Pertahanan Inggris John Healey menyebutkan bahwa ia melihat “tangan tersembunyi Putin” di balik upaya perang Iran. Dalam kesempatan yang sama, Pete Hegseth, Menteri Pertahanan AS, mengatakan bahwa Presiden Trump “sangat menyadari siapa yang berbicara dengan siapa” dan yakin bahwa “apa pun yang seharusnya tidak terjadi … sedang dihadapi dengan keras.”
Amerika Serikat Berupaya Menyeimbangkan Ancaman
Direktur Intelijen Nasional AS menyimpulkan bahwa keempat negara—China, Rusia, Iran, dan Korea Utara—memiliki kekhawatiran serupa terhadap konfrontasi langsung dengan AS. Meski terdapat kerja sama strategis, evaluasi menunjukkan bahwa tingkat keselarasan kepentingan masih kurang dari konflik yang saling bertentangan.

