Strategi Penting: Pelatih Persija: Kehilangan satu pemain momentum kemenangan hilang
Pelatih Persija: Kehilangan satu pemain momentum kemenangan hilang
Bandarlampung – Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza mengatakan bahwa kehilangan satu pemain di awal babak kedua membuat peluang meraih kemenangan menghilang saat melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC. “Kehilangan satu pemain ini berdampak besar, sehingga hasil yang diperoleh tidak sesuai ekspektasi,” ujarnya di Bandarlampung, Minggu.
“Kartu merah yang diterima Jordi Amat pada menit 47 tidak wajar terjadi,” tambahnya.
Menurut Souza, bermain dengan jumlah pemain berkurang pasti memengaruhi taktik dan alur pertandingan. “Jumlah pemain yang berkurang mengubah cara bermain, bahkan memaksa tim beralih ke strategi bertahan dan mencari peluang serangan balik,” jelas dia.
“Meski babak pertama menawarkan peluang mencetak lebih dari satu gol, tim tidak berhasil meraih hasil maksimal,” kata dia.
Dalam pertandingan Bhayangkara Presisi Lampung FC melawan Persija Jakarta, tim tamu sempat unggul lewat gol Rayhan Hanan di menit pertama. Namun di babak kedua, mereka menambah angka melalui F. Colonego pada menit 62. Di sisi lain, Persija mampu membalikkan skor dengan tiga gol: Muossa Sidibe di menit 27, Dandy Sulistyawan di menit 86, dan Sidibe kembali mencetak gol di menit 94.
Akibat hasil ini, Persija Jakarta turun ke peringkat ketiga klasemen sementara Liga Indonesia Super League, sementara Bhayangkara Presisi Lampung FC naik ke posisi lima dengan poin 44.
