Pemanah Kholidin termotivasi usai kalahkan juara Paralimpiade Paris
Pemanah Kholidin Termotivasi Usai Kalahkan Juara Paralimpiade Paris
Jakarta, 30 Maret hingga 4 April – Pemanah Indonesia, Kholidin, mengungkapkan rasa semakin termotivasi setelah memperoleh gelar juara dalam nomor recurve putra di World Archery Para Series Bangkok 2026. Ia menang dengan skor 7-3 melawan Harvinder Singh, atlet India yang pernah memenangkan medali emas di Paralimpiade Paris 2024.
Momen Bersejarah dalam Pertandingan Final
Kemenangan atas Harvinder Singh di babak final dinilai sebagai salah satu penampilan terbaik Kholidin dalam ajang internasional. Ia menyatakan bahwa mengalahkan atlet Paralimpiade tersebut memberi dorongan besar untuk terus berkembang.
“Rasanya sangat luar biasa sekali bisa mengalahkan Singh yang notabene peraih medali emas Paralimpiade Paris,” ujar Kholidin dalam keterangan resminya, Minggu.”
Dalam acara yang berlangsung di Thailand, Kholidin juga membawa pulang medali emas dari nomor recurve beregu campuran bersama Riyanti Ananda. Mereka menundukkan Thailand dengan skor 6-2 dalam laga final. Sementara itu, pada sektor individu recurve putra, Indonesia berhasil menambah satu medali perunggu melalui Setiawan.
Kemajuan Riyanti Ananda dalam Debut Internasional
Riyanti Ananda juga mencuri perhatian setelah meraih tiga medali dalam debutnya di tingkat internasional. Ia mengukir penghargaan emas di nomor recurve beregu putri bersama Noviera Ross serta medali emas dalam recurve beregu campuran dengan Kholidin. Selain itu, ia juga meraih perunggu dari nomor recurve putri.
Di sektor lain, pasangan Arif Firmansyah dan Teodora Audi Ayudia Ferelly meraih medali perak dalam compound beregu campuran. Secara keseluruhan, Indonesia membawa pulang tiga emas, satu perak, dan dua perunggu. Tim berada di peringkat kedua klasemen akhir, hanya kalah dari India yang meraih tujuh emas, tiga perak, dan tiga perunggu.
Hasil di Bangkok menjadi modal penting bagi tim para panahan Indonesia dalam menghadapi agenda internasional berikutnya, seperti Asian Para Games 2026 dan kualifikasi Paralimpiade Los Angeles 2028. Kemenangan ini semakin memperkuat harapan mereka untuk tampil kompetitif di ajang besar.

