Hari pertama TKA SMP – Kemendikdasmen: Sejarah baru integrasi asesmen

Hari Pertama Penguji TKA SMP, Kemendikdasmen: Langkah Baru dalam Asesmen Terpadu

Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan bahwa penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) menciptakan langkah baru dalam memadukan asesmen pendidikan secara nasional. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa TKA ini tidak hanya menguji kemampuan akademik siswa, tetapi juga mencakup berbagai aspek lain. “Pada kali pertama sepanjang sejarah, kita mengadakan TKA ini. Dan ujian ini juga tidak hanya menilai kemampuan akademik,” ujarnya di Kabupaten Tangerang, Banten, Senin.

“Jadi, melalui TKA, kita bisa mengukur kemampuan numerasi, literasi, pengembangan karakter, serta lingkungan belajar siswa. Selain itu, kita juga mengevaluasi kemampuan akademik itu sendiri,” tambahnya.

Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen Toni Toharudin menyampaikan pendapat serupa. Menurutnya, pelaksanaan TKA di SMP menghasilkan lima data terpadu yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional. “Ini menjadi bagian dari sejarah baru. Dalam satu kegiatan, kita mengumpulkan lima data kunci untuk perbaikan mutu. Saya rasa ini adalah langkah penting dalam asesmen terintegrasi,” tuturnya.

Proses Penguji TKA SMP: Fokus pada Numerasi dan Karakter

Pada hari pertama pelaksanaan, ujian TKA SMP menguji materi matematika dan numerasi dengan 30 soal yang harus dikerjakan dalam 75 menit. Setelah menyelesaikan dua bidang tersebut, peserta ujian juga menjawab survei karakter selama 20 menit. Kemendikdasmen berharap hasil TKA nantinya membentuk profil kemampuan siswa secara menyeluruh serta menjadi dasar evaluasi kualitas pendidikan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *