Kebijakan Baru: Korsel pertimbangkan transfer satu prototipe KF-21 ke Indonesia
Korsel pertimbangkan transfer satu prototipe KF-21 ke Indonesia
Dalam upaya mempercepat kerja sama pertahanan, Korea Selatan dan Indonesia menyetujui secara prinsip pengiriman salah satu dari enam prototipe jet tempur KF-21 ke Jakarta. Hal ini diungkapkan oleh seorang anggota dewan di Seoul, Selasa, mengacu pada dokumen dari badan pengadaan pertahanan. Kesepakatan tersebut datang tepat saat proyek pengembangan bersama mereka mendekati penyelesaian.
Proses transfer prototipe KF-21 satu kursi, yang digunakan untuk menguji kemampuan operasional seperti pemberian bahan bakar di udara, sedang dipertimbangkan. Anggota dewan Kang Dae-sik menyebutkan bahwa diskusi bulan Februari menghasilkan kesepakatan tentang penyerahan unit tersebut. Nilai total kesepakatan mencapai sekitar 600 miliar won (Rp6,8 triliun), termasuk biaya jet tempur sebesar 350 miliar won (Rp3,9 triliun) dan pendanaan pengembangan tambahan.
“Kedua pihak telah menyetujui penyerahan prototipe KF-21 satu kursi sebagai bagian dari pengujian verifikasi,” kata Kang Dae-sik, mengutip perjanjian yang tercatat dalam dokumen resmi.
Proyek KF-21 dimulai oleh Korea Selatan pada 2015 sebagai langkah untuk mengembangkan jet tempur supersonik dalam negeri. Indonesia bergabung sebagai mitra dengan sistem berbagi biaya, sebagai pertukaran teknologi, prototipe, serta syarat tambahan. Menurut laporan, badan program akuisisi pertahanan akan menentukan jadwal pengiriman prototipe dan dokumen teknis setelah Indonesia menyelesaikan pembayaran kontribusinya sebesar 600 miliar won (Rp6,8 triliun).
Awalnya, Indonesia menyetujui kontribusi sekitar 20 persen dari total dana proyek. Namun, mereka kemudian mengusulkan penurunan persentase kontribusi sebagai balas atas penyesuaian tingkat transfer teknologi. Pada Juni tahun lalu, kedua negara menandatangani perjanjian akhir yang menurunkan kontribusi Indonesia menjadi jumlah saat ini.
Selain transfer prototipe, Seoul juga sedang berunding dengan Jakarta untuk menyetujui ekspor 16 unit jet tempur KF-21. Kesepakatan ini akan menjadi penjualan pertama ke luar negeri untuk pesawat tempur buatan dalam negeri Korea Selatan.
