News

Jalan Raya Lenteng Agung Arah Depok Ditutup Sementara – Ada Perbaikan Saluran Air

Jalan Raya Lenteng Agung Arah Depok Ditutup Sementara, Ada Perbaikan Saluran Air Jalan Raya Lenteng Agung Arah Depok - Sebuah ruas jalan di wilayah Lenteng

Desk News
Published Juni 1, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Jalan Raya Lenteng Agung Arah Depok Ditutup Sementara, Ada Perbaikan Saluran Air

Jalan Raya Lenteng Agung Arah Depok – Sebuah ruas jalan di wilayah Lenteng Agung, Jakarta Selatan, mengalami penutupan sementara mulai Senin, 1 Juni 2026, pukul 14.00 WIB hingga Selasa, 2 Juni 2026, pukul 05.00 WIB. Penutupan ini terjadi karena sedang dilakukan perbaikan terhadap saluran air bawah tanah yang mengakibatkan terjadinya amblas di kawasan tersebut. Perbaikan ini dianggap penting untuk mengatasi masalah infrastruktur yang sudah lama terabaikan, sehingga mengganggu alur lalu lintas sehari-hari.

Langkah Pemprov DKI Jakarta untuk Memastikan Kelayakan Jalan

Pemprov DKI Jakarta menyatakan bahwa penutupan jalan Raya Lenteng Agung arah Depok dilakukan untuk memastikan proses perbaikan saluran air dapat berjalan lancar. “Kami melakukan penutupan jalan ini selama beberapa jam karena sedang ada perbaikan. Jadwalnya dimulai pukul 14.00 WIB hingga 05.00 WIB pagi hari,” jelas Kadishub DKI Jakarta, Budi Awaluddin, dalam wawancara dengan wartawan Senin (1/6). Ia menambahkan bahwa tim penanggung jawab akan memastikan semua jalur kembali bisa dilalui setelah pekerjaan selesai.

“Dan insyaallah, besok pagi semua sudah bisa dilintasi kembali,” kata Budi Awaluddin, menjelaskan rencana kembalinya akses jalan setelah proses perbaikan selesai. Ia juga menyebutkan bahwa selama penutupan berlangsung, pihaknya telah menyiapkan rute alternatif untuk mengurangi gangguan pada pengguna jalan.

Menurut informasi yang diberikan, kejadian amblas terjadi di salah satu titik kritis saluran air bawah tanah yang berada di area Lenteng Agung. Amblas tersebut menyebabkan bagian jalan rusak dan berpotensi membahayakan pengguna jalan. Dengan adanya penutupan, petugas dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan pihak terkait akan melakukan inspeksi menyeluruh untuk memastikan tidak ada risiko kecelakaan atau kerusakan lebih lanjut.

Penempatan Petugas untuk Mengarahkan Pengguna Jalan

Untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas selama jalan ditutup, Pemprov DKI Jakarta mengirimkan petugas ke beberapa titik strategis. “Kami menempatkan petugas di kawasan Tapal Kuda dan putaran Universitas Pancasila guna memandu pengguna jalan ke rute alternatif,” kata Budi Awaluddin. Kedua titik tersebut dipilih karena menjadi jalur utama yang sering dilewati oleh kendaraan baik dari arah Depok maupun Jakarta Selatan.

Rute alternatif yang disiapkan disebutkan oleh pihak Dinas Perhubungan akan melalui jalan-jalan sekitar seperti Jalan Kalimalang dan Jalan Raya Serpong. “Pengguna jalan dianjurkan mengikuti petunjuk arah dari petugas untuk menghindari kemacetan di sekitar area yang ditutup,” tambah Budi Awaluddin. Ia juga meminta masyarakat untuk bersabar dan mengikuti arahan yang diberikan oleh petugas yang diturunkan di titik-titik tersebut.

Pelaksanaan Perbaikan Saluran Air dan Dampak pada Pekerjaan Sehari-hari

Perbaikan saluran air yang dilakukan di Lenteng Agung berdampak signifikan terhadap mobilitas warga. Sejumlah kendaraan terpaksa mengalihkan rute, sementara transportasi umum seperti angkutan umum dan taksi juga terganggu. Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengakui bahwa penutupan jalan ini menjadi bagian dari upaya memperbaiki sistem drainase yang rawan bocor, terutama di musim hujan.

“Kami sedang fokus pada peningkatan infrastruktur bawah tanah agar bisa mencegah masalah serupa di masa mendatang,” tutur Budi Awaluddin. Ia menekankan bahwa perbaikan ini bukan hanya untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi, tetapi juga untuk memastikan kapasitas saluran air dapat menampung volume air hujan yang besar. “Ini adalah langkah preventif agar tidak ada kejadian amblas lagi,” tambahnya.

Menurut rencana, perbaikan saluran air akan memakan waktu sekitar 12 jam. Meski durasinya singkat, namun tim teknis harus ekstra hati-hati dalam melakukan pengerjaan karena area yang ditutup berada di tengah kawasan padat penduduk. “Kami mengupayakan agar pekerjaan berjalan cepat, tetapi tetap aman,” ujar Budi Awaluddin. Ia juga menyebutkan bahwa selama perbaikan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan berkala terhadap kestabilan tanah di sekitar lokasi.

Kebocoran saluran air sebelumnya telah menimbulkan perhatian publik, terutama setelah beberapa warga melaporkan adanya retakan di permukaan jalan. Masalah ini semakin serius setelah terjadi amblas yang mengakibatkan bagian jalan terputus. “Selama ini, kita hanya mengatasi gejala, tetapi sekarang fokusnya pada penyembuhan akar masalah,” ujar Budi Awaluddin.

Sebagai langkah pencegahan, Pemprov DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat untuk menghindari area yang rawan kejadian serupa. “Sementara pekerjaan berlangsung, kami berharap masyarakat mengikuti arahan petugas agar kecelakaan tidak terjadi,” tambahnya. Selain itu, pihaknya juga menyiapkan sistem pemantauan dengan menggunakan sensor canggih untuk memastikan kestabilan saluran air setelah perbaikan selesai.

Dengan penutupan jalan ini, harapan Pemprov DKI Jakarta adalah bahwa infrastruktur bawah tanah di Lenteng Agung dapat kembali stabil dan tidak menyebabkan hambatan bagi pengguna jalan. “Ini adalah langkah awal dari rencana jangka panjang untuk memperbaiki saluran air di seluruh wilayah Jakarta,” pungkas Budi Awaluddin. Ia berharap kerja sama dari masyarakat dapat membantu mengurangi gangguan selama proses perbaikan berlangsung.

Leave a Comment