Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Gelombang PHK Ancam Pekerja Garmen di Jateng, Said Iqbal Minta Pemerintah Bertindak

Fitri Setiawan - donasikitabisa.com 4 mins read 72 views

Industri tekstil dan garmen di Indonesia sedang menghadapi masa-masa sulit. Gelombang PHK Ancam Pekerja Garmen yang terjadi di Jawa Tengah menjadi sorotan

Gelombang PHK Ancam Pekerja Garmen di Jateng, Said Iqbal Minta Pemerintah Bertindak

Gelombang PHK Ancam Pekerja Garmen di Jateng: Gelombang PHK Ancam Pekerja Garmen di Jawa Tengah Donasikitabisa.com – Industri tekstil dan garmen di

Gelombang PHK Ancam Pekerja Garmen di Jawa Tengah

Donasikitabisa.com – Industri tekstil dan garmen di Indonesia sedang menghadapi masa-masa sulit. Gelombang PHK Ancam Pekerja Garmen yang terjadi di Jawa Tengah menjadi sorotan utama. Hampir 1.500 karyawan di sektor ini berisiko kehilangan pekerjaan mereka. Penasihat Khusus Presiden Said Iqbal segera merespons situasi genting ini. Ia meminta pemerintah pusat untuk turun tangan dan melindungi para pekerja.

Data Awal dari Serikat Buruh

Said Iqbal telah menerima laporan resmi dari pengurus serikat buruh di Jawa Tengah. Laporan tersebut menyebutkan adanya potensi pemutusan hubungan kerja di dua perusahaan besar. Perusahaan pertama adalah PT Victoria Apparel yang berlokasi di Kota Semarang. Perusahaan ini memiliki investasi dari Tiongkok dan diperkirakan akan memberhentikan sekitar 800 karyawan.

Perusahaan kedua adalah PT Samwon yang beroperasi di Kabupaten Jepara. Dengan dukungan investor asal Korea Selatan, PT Samwon juga berencana memangkas sekitar 670 karyawan. Total pekerja yang terancam PHK mencapai hampir 1.500 orang. Angka ini cukup signifikan bagi stabilitas ketenagakerjaan di Jawa Tengah. Gelombang PHK Ancam Pekerja Garmen ini perlu ditangani dengan serius oleh semua pihak terkait.

Saya baru saja menerima laporan dari pengurus Serikat Buruh Jawa Tengah bahwa terdapat potensi PHK di dua perusahaan garmen dan tekstil itu. Informasi ini masih bersifat awal dan akan kami dalami lebih lanjut di lapangan, kata Said Iqbal.

Koordinasi dengan Pemerintah Pusat

Sebagai langkah awal, Said Iqbal berkomitmen untuk segera melaporkan persoalan ini kepada Ketua Satgas PHK. Ketua Satgas tersebut adalah Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Selain itu, tembusan laporan juga akan dikirimkan kepada pimpinan DPR RI. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Cucun Ahmad Syamsurijal akan menerima laporan tersebut.

Said Iqbal menekankan bahwa negara harus hadir ketika perusahaan menghadapi kesulitan operasional. Ia menilai pemerintah harus bergerak cepat untuk melindungi ribuan pekerja. Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan solusi yang menguntungkan kedua belah pihak. Gelombang PHK Ancam Pekerja Garmen bukan hanya masalah bagi pekerja, tetapi juga bagi keberlangsungan usaha perusahaan.

Saya akan melaporkan persoalan ini kepada Ketua Satgas (Satuan Tugas) PHK agar segera dilakukan langkah-langkah penyelamatan. Negara harus hadir ketika perusahaan menghadapi kesulitan dan para pekerja terancam kehilangan mata pencahariannya, ujar Said Iqbal dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026.

Kunjungan Lapangan dan Solusi Bersama

Sebagai tindak lanjut konkret, Said Iqbal dijadwalkan mengunjungi kedua perusahaan pada Senin, 27 Juli 2026. Kunjungan ini akan mencakup PT Victoria Apparel di Semarang dan PT Samwon di Jepara. Tujuan utama kunjungan tersebut adalah memetakan kondisi riil perusahaan. Ia juga akan mencari solusi bersama manajemen, serikat pekerja, dan pemerintah daerah setempat.

Industri garmen dan tekstil merupakan salah satu sektor yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar di Indonesia. Pemutusan hubungan kerja massal dapat berdampak tidak hanya pada pekerja individu, tetapi juga pada stabilitas ekonomi lokal. Dengan adanya koordinasi antara pemerintah pusat, DPR, dan pihak terkait lainnya, diharapkan dapat ditemukan solusi yang tepat. Gelombang PHK Ancam Pekerja Garmen ini harus segera ditangani agar tidak meluas ke sektor lainnya.

Perkembangan lebih lanjut dari situasi ini akan terus dipantau oleh berbagai pihak terkait. Said Iqbal dan timnya akan melakukan evaluasi mendalam setelah kunjungan lapangan. Langkah-langkah penyelamatan yang diambil harus sesuai dengan kebutuhan pekerja dan perusahaan. Masyarakat dan pekerja di Jawa Tengah kini menantikan hasil dari proses koordinasi dan negosiasi yang sedang berlangsung untuk menentukan nasib mereka di masa depan.

Frequently Asked Questions

Apa itu Gelombang PHK Ancam Pekerja Garmen di Jateng?

Gelombang PHK Ancam Pekerja Garmen di Jateng adalah topik utama yang dibahas di artikel ini dengan konteks praktis agar pembaca memahami informasinya dengan jelas.

Mengapa Gelombang PHK Ancam Pekerja Garmen di Jateng penting?

Gelombang PHK Ancam Pekerja Garmen di Jateng penting karena membantu pembaca membandingkan pilihan, menghindari kesalahan umum, dan mengambil keputusan yang lebih tepat.

Bagaimana cara memakai panduan Gelombang PHK Ancam Pekerja Garmen di Jateng ini?

Gunakan poin utama, contoh, dan tautan terkait di halaman ini sebagai rujukan awal, lalu cek detail terbaru sebelum mengambil keputusan final.

Gabung diskusi