Skip to content
Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Kenang Sosok Danny Setiawan, KDM Ungkap Kisah Penolakan TPA hingga Teguran Baju Hitam

Sari Purnama - donasikitabisa.com 4 mins read

Jawa Barat berduka atas wafatnya mantan Gubernur Jawa Barat, Danny Setiawan. Almarhum meninggal di kediamannya di Jalan Anggrek, Kota Bandung, pada Sabtu, 19

Kenang Sosok Danny Setiawan, KDM Ungkap Kisah Penolakan TPA hingga Teguran Baju Hitam

Dedi Mulyadi Kenang Danny Setiawan sebagai Tokoh yang Berarti bagi Purwakarta

Donasikitabisa.com – Jawa Barat berduka atas wafatnya mantan Gubernur Jawa Barat, Danny Setiawan. Almarhum meninggal di kediamannya di Jalan Anggrek, Kota Bandung, pada Sabtu, 19 September 2026. Kepergiannya meninggalkan kesan mendalam bagi banyak pihak, termasuk Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Bagi Dedi, Danny Setiawan bukan hanya figur yang pernah memimpin Jawa Barat. Hubungan keduanya telah terjalin cukup lama, sejak Dedi masih menjalankan tugas sebagai Wakil Bupati Purwakarta. Dalam perjalanan karier politik dan pengabdiannya di daerah, Dedi menyimpan sejumlah pengalaman yang membentuk pandangannya terhadap sosok Danny.

Kenangan itu mencakup dukungan yang diterimanya ketika mulai menapaki pencalonan sebagai Bupati Purwakarta. Danny disebut turut memberi dorongan serta gagasan pada masa awal perjalanan tersebut. Dukungan seperti ini menjadi bagian penting dalam proses seorang pemimpin daerah membangun keyakinan, jaringan, dan arah kebijakan bagi wilayah yang dipimpinnya.

Dukungan bagi Pendidikan Berbasis Kesundaan

Salah satu kontribusi yang paling dikenang Dedi berkaitan dengan pendidikan. Danny pernah memberikan bantuan dana awal senilai Rp500 juta untuk pembangunan SDK Kahuripan Pajajaran di Purwakarta. Sekolah itu dirancang sebagai sekolah ekologi yang berlandaskan nilai-nilai kesundaan.

Dana awal tersebut memiliki arti besar karena menjadi pijakan bagi gagasan pendidikan yang ingin diwujudkan. Meski anggaran itu sempat dialihkan, keberadaan dukungan dari Danny membantu cita-cita pembangunan sekolah tersebut tetap berjalan. SDK Kahuripan Pajajaran akhirnya berhasil diwujudkan dan hingga kini masih berdiri di Purwakarta.

Kisah itu memperlihatkan bahwa dukungan terhadap pendidikan tidak selalu berhenti pada wacana. Gagasan mengenai sekolah berbasis ekologi dan budaya lokal membutuhkan komitmen, pendanaan, serta keberlanjutan agar dapat hadir sebagai ruang belajar nyata. Dalam ingatan Dedi, peran Danny menjadi salah satu bagian dari perjalanan berdirinya sekolah tersebut.

Pendidikan yang mengangkat lingkungan dan identitas daerah juga memiliki makna yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Nilai kesundaan dapat menjadi unsur pembentuk karakter, sementara perhatian terhadap ekologi mengajak peserta didik memahami hubungan manusia dengan lingkungan sekitarnya. Keberadaan SDK Kahuripan Pajajaran menjadi jejak nyata dari gagasan yang pernah mendapat dukungan pada masa awal pembangunannya.

Peristiwa Bandung Darurat Sampah

Di samping dukungan dan perhatian terhadap pendidikan, Dedi juga mengingat Danny sebagai sosok yang tidak ragu memberikan teguran. Dari berbagai pengalaman bersama almarhum, terdapat dua momen yang paling membekas bagi Dedi.

Salah satunya terjadi ketika Jawa Barat menghadapi situasi yang dikenal sebagai “Bandung Darurat Sampah”. Pada masa itu, Danny menetapkan Purwakarta sebagai salah satu lokasi pembuangan sampah. Keputusan tersebut kemudian menjadi bagian dari pengalaman yang membekas dalam hubungan keduanya.

Persoalan sampah selalu menyentuh kepentingan banyak daerah sekaligus. Ketika sebuah wilayah menghadapi kondisi darurat, kebutuhan akan tempat penanganan dapat memunculkan tantangan baru bagi kawasan lain. Karena itu, kebijakan terkait pembuangan dan pengelolaan sampah tidak hanya berkaitan dengan teknis pengangkutan, tetapi juga menyangkut kesiapan daerah penerima, lingkungan, serta kehidupan warga di sekitarnya.

Bagi Dedi, peristiwa itu tidak sekadar menjadi catatan tentang kebijakan pemerintahan. Pengalaman tersebut juga melekat sebagai salah satu momen ketika Danny menyampaikan teguran. Teguran dari seorang tokoh senior dapat menjadi pelajaran dalam menjalankan kepemimpinan, terutama ketika seorang kepala daerah berhadapan dengan persoalan yang memiliki dampak luas.

Kenangan atas Sosok Pemimpin Jawa Barat

Wafatnya Danny Setiawan menghadirkan kembali ingatan tentang relasi, gagasan, dan pengalaman yang pernah dibangun selama masa pengabdian di Jawa Barat. Dalam kenangan Dedi Mulyadi, almarhum hadir sebagai pribadi yang memberi dukungan saat dibutuhkan, sekaligus sebagai figur yang mampu memberikan koreksi.

Dua sisi tersebut menunjukkan bahwa hubungan dalam pemerintahan dan politik tidak selalu hanya berbicara tentang kesepakatan. Ada pula ruang bagi nasihat, perbedaan pandangan, serta teguran yang dapat menjadi bagian dari proses pendewasaan seorang pemimpin. Pengalaman seperti itu sering kali bertahan lebih lama dibanding peristiwa formal yang tercatat dalam agenda pemerintahan.

Dukungan Danny terhadap pembangunan SDK Kahuripan Pajajaran dan pengalaman terkait penetapan Purwakarta dalam masa darurat sampah menjadi bagian dari kenangan personal Dedi terhadap almarhum. Keduanya menggambarkan jejak hubungan yang berlangsung sejak Dedi masih menjadi Wakil Bupati Purwakarta.

Kepergian Danny Setiawan pada 19 September 2026 menjadi momen duka bagi Jawa Barat. Di tengah suasana kehilangan, cerita-cerita tentang dukungan, gagasan pendidikan, serta teguran yang pernah disampaikan almarhum kembali mengemuka sebagai bagian dari perjalanan kepemimpinan di daerah.

Frequently Asked Questions

What is Kenang Sosok Danny Setiawan KDM Ungkap?

Kenang Sosok Danny Setiawan KDM Ungkap is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Kenang Sosok Danny Setiawan KDM Ungkap matter?

Kenang Sosok Danny Setiawan KDM Ungkap matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Gabung diskusi