Kronologi Kecelakaan Anggota DPR Gus Hilman: Sopir Diduga Ngantuk, Tabrak Truk
Kronologi Kecelakaan Anggota DPR Gus Hilman – Insiden kecelakaan tragis terjadi pada hari Sabtu, 23 Mei 2026, sekitar pukul 15.14 WIB, di sebuah jalan yang sebelumnya dianggap aman bagi pengendara. Peristiwa tersebut melibatkan mobil Toyota Innova yang ditumpangi oleh anggota DPR Gus Hilman, serta truk pengangkut dump yang sedang melintas di jalur yang sama. Dalam kecelakaan ini, dua orang yang naik bersama Gus Hilman, yaitu Alex Anwaruh dan Adinda Najwa, meninggal dunia, sementara Gus Hilman dan sopirnya, Mahrus Ali, beruntung selamat dan mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Kondisi Saat Kecelakaan Terjadi
Menurut keterangan dari Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota, Aipda Taufik, kecelakaan terjadi saat mobil Innova bergerak dari arah timur menuju barat. Saat itu, truk dump berada di lajur kiri dan berjalan searah dengan mobil. Sopir Innova, Mahrus Ali, diduga kurang fokus karena mengantuk, sehingga tidak mampu menghindari tabrakan dengan kendaraan di depannya.
“Dari informasi yang kami terima, mobil Innova berjalan normal hingga tiba-tiba menghantam truk dump yang berada di depannya. Kami menduga sopir mobil tersebut mengalami kelelahan, sehingga kurang waspada dalam mengemudi,” jelas Taufik.
Menurut Taufik, lokasi kecelakaan berada di kawasan Probolinggo, tempat yang dikenal sebagai jalur utama untuk transportasi barang. Saat kejadian, cuaca cukup cerah, namun kondisi jalan yang sempit dan sedikit menikung diperkirakan menjadi faktor yang memperburuk situasi. Sopir Innova juga tidak menunjukkan tanda-tanda kemacetan atau gangguan teknis pada kendaraannya.
“Dump truck berada di lajur kiri, yang berarti bergerak dalam arah yang sama dengan mobil. Namun, akibat kurang konsentrasi, mobil Innova menabrak bagian belakang truk. Kecelakaan terjadi secara tiba-tiba, hingga menyebabkan korban meninggal dunia,” tambah Taufik.
Detail Kecelakaan dan Kondisi Korban
Menurut sumber di lokasi kejadian, kecelakaan terjadi saat mobil Innova melaju di jalur tengah, sementara truk dump sedang berjalan di lajur kiri. Akibat tabrakan tersebut, bagian belakang mobil Innova terbentur dengan bak truk, menyebabkan kaca depan mobil pecah dan beberapa bagian interior terlempar. Kedua korban, Alex Anwaruh dan Adinda Najwa, ditemukan dalam kondisi yang memprihatinkan setelah dilarikan ke rumah sakit.
“Kami mengetahui bahwa truk dump berjalan dalam arah yang sama, namun posisi mobil Innova yang terlalu dekat dengan truk membuat tabrakan tidak bisa dihindari. Sopir mobil sempat terjatuh, tetapi segera bangkit dan memastikan penumpangnya selamat,” ujar Taufik.
Dalam proses penyelidikan, petugas lalu lintas melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kendaraan dan keadaan sopir. Mahrus Ali mengalami cedera ringan di bagian lengan, sementara Gus Hilman hanya mengalami perut terbentur dan dibawa ke rumah sakit untuk pengobatan lanjutan. Sementara itu, dua korban yang meninggal langsung dikenal sebagai staf pribadi Gus Hilman, yang ditempatkan di dalam mobil untuk keperluan kunjungan kerja.
Proses Penyelidikan dan Penyebab Kecelakaan
Petugas masih dalam proses investigasi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Meski demikian, dari saksi mata dan data yang terkumpul, kelelahan sopir mobil dinilai sebagai faktor utama. Taufik menjelaskan bahwa kejadian ini terjadi di saat jam sibuk, dengan lalu lintas yang cukup padat, sehingga membuat sopir lebih rentan kelelahan.
“Kami juga memeriksa kamera pengawas di sekitar lokasi. Tidak ada indikasi bahwa truk dump melakukan kesalahan, melainkan mobil Innova yang kehilangan kendali. Sopir diduga mengantuk, sehingga tidak mampu mengantisipasi situasi secara tepat,” tutur Taufik.
Di samping itu, Taufik menyebutkan bahwa kondisi jalan yang sedikit curam di area Probolinggo juga menjadi faktor yang memperbesar risiko kecelakaan. “Sebagian besar korban yang meninggal terbawa oleh kecepatan mobil yang tinggi saat tabrakan terjadi. Dengan kecepatan tersebut, bagian belakang truk menjadi titik sentuhan utama yang menyebabkan kerusakan parah,” katanya.
Setelah kejadian, petugas lalu lintas segera melakukan evakuasi terhadap korban dan memberikan bantuan medis di tempat kejadian. Mobil Innova dan truk dump kemudian dibawa ke bengkel untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dalam pemeriksaan, tidak ditemukan kerusakan pada sistem rem atau lampu mobil, yang menunjukkan bahwa kecelakaan terjadi karena kesalahan pengemudi.
Dampak dan Peran Penyelidikan Selanjutnya
Kejadian ini menimbulkan kekecewaan besar di kalangan masyarakat Probolinggo, yang menganggap jalan tersebut sebagai jalur penting. Beberapa warga mengkritik kesigapan pihak kepolisian dalam mengantisipasi kemungkinan kecel
