News

Key Strategy: Ketua DPD Gerindra H Amir Mahpud Ingatkan Kader Soal Menjaga Marwah Partai Gerindra

Ketua DPD Gerindra H Amir Mahpud Ingatkan Kader Soal Menjaga Marwah Partai Gerindra Key Strategy - Di tengah momentum politik yang dinamis, Ketua DPD Partai

Desk News
Published Juni 15, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments

Ketua DPD Gerindra H Amir Mahpud Ingatkan Kader Soal Menjaga Marwah Partai Gerindra

Key Strategy – Di tengah momentum politik yang dinamis, Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat, H Amir Mahpud, menekankan pentingnya kesadaran kader dalam menjaga martabat partai. Pada acara Diklat Laskar Gerindra Jawa Barat di Tasikmalaya, 12-14 Juni 2026, ia menyampaikan pesan yang menegaskan bahwa keberadaan Gerindra tidak hanya tergantung pada keberhasilan strategi, tetapi juga pada sikap dan komitmen anggota partai. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk kepala daerah, anggota DPRD dari fraksi Gerindra, serta pengurus DPP Partai Gerindra HM Endipat Wijaya.

Sejarah dan Nilai Partai Gerindra

H Amir Mahpud mengingatkan peserta diklat bahwa Partai Gerindra didirikan dengan visi yang jelas, yakni menciptakan Indonesia yang mandiri, berdaulat, dan memiliki identitas kuat. “Semangat ini harus menjadi fondasi bagi setiap kader, terutama Laskar Gerindra yang bertugas sebagai garda terdepan,” tutur H Amir Mahpud dalam sambutannya. Ia menjelaskan bahwa sejarah partai mencerminkan perjuangan untuk mengangkat suara rakyat dan menegakkan keadilan di tengah tantangan sistem politik yang kompleks. Dalam pidatonya, ia juga menyebutkan bahwa marwah Gerindra tidak hanya bergantung pada prestasi kelembagaan, tetapi juga pada tindakan nyata anggotanya di masyarakat.

“Semangat itu harus hidup dalam diri setiap kader, terutama Laskar Gerindra yang akan berada di garis depan,” kata H Amir Mahpud.

Menurut H Amir Mahpud, kader Partai Gerindra, termasuk para anggota Laskar Gerindra, memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kepercayaan publik. Ia menekankan bahwa mereka harus mampu menjadi pionir ketika masyarakat menghadapi kesulitan, ketika ada ketidakadilan, atau ketika kebijakan pemerintah dianggap tidak berpihak pada kepentingan rakyat. Selain itu, kader juga diharapkan aktif menghadapi serangan terhadap nama baik partai atau tokoh utamanya, Presiden Prabowo Subianto, melalui fitnah dan informasi yang menyesatkan. “Kader harus menjadi penjaga kejujuran dan integritas, karena itu adalah ciri khas Gerindra,” ujarnya.

Penguatan Kaderisasi dan Strategi Pemenangan

Dalam rangka meningkatkan kualitas anggota, acara Diklat Laskar Gerindra Jawa Barat ini dirancang untuk memberikan pemahaman lebih dalam tentang sejarah, visi, dan misi partai. Selain itu, peserta juga diberikan bimbingan mengenai strategi pemenangan serta cara mengorganisasi kegiatan di tingkat akar rumput. “Diklat ini merupakan sarana untuk memperkuat keterlibatan kader dalam proses pengambilan keputusan dan implementasi program partai,” jelas H Amir Mahpud.

Menurutnya, pelatihan ini tidak hanya memperdalam wawasan tentang ideologi partai, tetapi juga melatih kemampuan berkomunikasi, kerja sama, serta disiplin dalam menghadapi berbagai dinamika. “Kader Gerindra harus siap bekerja keras, mengorbankan waktu, tenaga, bahkan kenyamanan pribadi, demi keberhasilan bangsa dan kesejahteraan rakyat,” tambah H Amir Mahpud. Ia juga menyoroti pentingnya membangun hubungan yang erat dengan masyarakat, agar partai bisa menjadi wadah yang mampu merespons kebutuhan warga secara langsung.

Tantangan Era Persaingan Politik

H Amir Mahpud menyoroti bahwa era politik saat ini semakin ketat, tidak hanya dalam persaingan antar partai, tetapi juga dalam memperoleh dukungan publik. “Kita tidak bisa mengandalkan tokoh atau figur tunggal saja. Kekuatan partai terletak pada kaderisasi yang solid,” katanya. Ia mengingatkan bahwa Laskar Gerindra adalah bagian penting dari upaya membangun basis kader yang kuat dan berpengaruh di lapangan. “Laskar Gerindra harus menjadi contoh dalam menjunjung nilai-nilai partai dan menjawab tantangan zaman,” imbuhnya.

Acara diklat ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk memahami bagaimana partai Gerindra berperan dalam menciptakan perubahan. H Amir Mahpud menekankan bahwa Laskar Gerindra tidak hanya sekadar penggerak, tetapi juga pengawal yang memastikan prinsip partai tetap terjaga. “Setiap tindakan kader harus konsisten dengan tujuan Gerindra, yaitu mewujudkan keadilan dan kesejahteraan,” ujarnya.

“Dalam situasi seperti ini, kita tidak cukup hanya mengandalkan tokoh atau figur. Kekuatan nyata partai ada pada kaderisasi. Dan Laskar Gerindra adalah ujung tombak kaderisasi di lapangan,” ucap H Amir Mahpud.

Selama acara, peserta diklat juga diajak untuk merenungkan peran partai dalam menjaga keseimbangan antara kekuasaan dan keadilan. H Amir Mahpud menilai bahwa Laskar Gerindra memiliki tanggung jawab utama dalam memastikan bahwa setiap kebijakan partai tidak menyimpang dari tujuan awalnya. “Kader harus mampu menginterpretasikan visi Gerindra ke dalam tindakan nyata, baik dalam situasi normal maupun krisis,” katanya.

Dalam konteks persaingan politik yang sengit, H Amir Mahpud menekankan bahwa kaderisasi adalah kunci untuk mempertahankan kepercayaan rakyat. Ia berharap para peserta diklat mampu menjadi penggerak utama di daerah masing-masing, dengan mengedepankan kejujuran, kemampuan komunikasi, dan sikap disiplin. “Kader Gerindra harus selalu siap untuk menjadi teladan, karena keberhasilan partai bergantung pada keberhasilan kader,” ujarnya. Dengan bimbingan yang intensif, ia optimis bahwa Laskar Gerindra bisa menjadi garda terdepan dalam menghadapi berbagai tantangan politik yang ada.

Sebagai tokoh Jawa Barat, H Amir Mahpud juga menyampaikan harapan bahwa kader Gerindra akan mampu mengisi kekosongan dalam pembangunan daerah. “Kader harus siap mengambil inisiatif, memperkuat kehadiran partai di tengah masyarakat, dan menunjukkan kompetensi dalam berbagai bidang,” katanya. Ia menambahkan bahwa keberhasilan partai Gerindra di masa depan bergantung pada keberhasilan melatih kader yang memiliki integritas dan kemampuan memimpin. “Dengan Laskar Gerindra yang kuat, partai bisa menjadi pilihan utama rakyat dalam menghadapi berbagai isu nasional dan lokal,” tutupnya.

Leave a Comment