Insiden Kecelakaan di Tol Paspro: Mobil Gus Hilman Terlibat, Dua Staf Meninggal
Mobil Anggota DPR Gus Hilman Kecelakaan – Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas terjadi pada hari Sabtu, 23 Mei 2026, di Jalan Tol Probolinggo (Paspro), yang menimpa mobil yang digunakan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Gus Hilman. Dalam kejadian tersebut, dua korban meninggal dunia, yakni Alex Anwaruh dan Adinda Najwa, yang keduanya bekerja sebagai staf di bawah Gus Hilman. Informasi ini dibagikan oleh Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota, Aipda Taufik, yang menyebutkan bahwa kondisi korban serta penumpang lainnya masih memprihatinkan.
Keterangan dari Petugas
Aipda Taufik menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi di jalur utara Tol Paspro, tepatnya di sekitar KM 45. Dalam laporan polisi, diketahui terdapat empat penumpang dalam mobil yang digunakan oleh Gus Hilman. Dua di antaranya, Alex Anwaruh dan Adinda Najwa, mengalami kematian akibat cedera serius, sementara satu orang lainnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soetomo Surabaya. Satu penumpang yang masih hidup, yakni Gus Hilman sendiri, serta sopirnya, sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit tersebut.
“Korban total ada empat orang. Dua meninggal dunia, satu dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya, dan satu lainnya dirawat di rumah sakit,” kata Taufik dilansir detikJatim, Minggu (24/5/2026).
Dalam pemeriksaan awal, polisi menyebutkan bahwa penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan. Berbagai kemungkinan, seperti kecepatan tinggi, kesalahan pengemudi, atau faktor eksternal seperti cuaca buruk, sedang dikaji lebih lanjut oleh tim investigasi. Petugas juga mengecek kondisi kendaraan untuk memastikan apakah terdapat kerusakan teknis yang memicu kejadian tersebut.
Detail Kecelakaan dan Lokasi
Menurut sumber di lapangan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.30 pagi. Mobil yang terlibat, berwarna hitam, melaju kencang sebelum terlibat tabrakan dengan kendaraan lain. Lokasi kejadian berada di dekat exit Tol Paspro, yang merupakan salah satu jalur utama menuju kota Probolinggo dan wilayah sekitarnya. Lokasi ini memiliki lalu lintas yang cukup padat, terutama di jam-jam sibuk, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.
Para saksi yang ada di sekitar lokasi menyebutkan bahwa kecelakaan terjadi akibat mobil Gus Hilman mengalami miring atau kehilangan kendali. “Saya melihat mobil itu berbelok tajam ke kanan, lalu terpental ke jalur sebelah,” ujar salah satu saksi, yang enggan disebutkan namanya. Selain itu, kondisi jalan yang sedikit basah akibat hujan deras sehari sebelumnya juga menjadi faktor yang diperhitungkan.
Profil Gus Hilman dan Peran dalam DPR
Gus Hilman, seorang anggota DPR dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), merupakan salah satu wakil rakyat yang aktif dalam berbagai isu sosial dan politik. Sebagai anggota Komisi X DPR RI, ia dikenal sebagai perwakilan yang berfokus pada pendidikan, kesehatan, dan kebijakan pemerintahan lokal. Kecelakaan ini tidak hanya mengguncang keluarga dan rekan kerjanya, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan transportasi di wilayah tersebut.
Menurut keterangan resmi dari Polres Probolinggo Kota, kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut telah diperiksa untuk menemukan penyebab pasti. “Kami sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari saksi-saksi serta penumpang yang selamat,” terang Taufik. Dengan adanya dua korban meninggal, kecelakaan ini menjadi salah satu insiden paling serius dalam sejarah lalu lintas di area Tol Paspro.
Kondisi Korban dan Tanggung Jawab Pihak Terkait
Dua staf yang tewas, Alex Anwaruh dan Adinda Najwa, ditemukan dalam kondisi parah setelah mobil yang mereka tumpangi terguling. Polisi menyebutkan bahwa sebelumnya tidak ada tanda-tanda kecelakaan beruntun, sehingga dugaan awal adalah kesalahan satu kendaraan. Namun, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan.
Untuk sementara, informasi yang diperoleh menunjukkan bahwa mobil yang digunakan Gus Hilman melaju cepat dan mungkin mengalami kecelakaan akibat pengemudi yang tidak terkontrol. Sopir yang selamat mengatakan bahwa ia berusaha memperbaiki kemudi setelah mendengar suara tabrakan, tetapi tidak sempat mencegah kondisi terburuk. “Saya berusaha mengendalikan kendaraan, tapi mobil itu mulai miring sebelum tabrakan terjadi,” jelas sopir tersebut.
Respons dari Masyarakat dan Lingkungan Kerja
Insiden ini langsung menyebarkan kegusaran di kalangan masyarakat Probolinggo dan sekitarnya. Banyak warga membagikan informasi melalui media sosial, menyebutkan bahwa kecelakaan tersebut terjadi di jalur yang sering digunakan oleh anggota dewan dan pejabat pemerintah. “Saya kaget melihat mobil itu terguling. Ada dua orang yang terluka parah dan tidak bisa diselamatkan,” ungkap seorang warga yang berada di dekat lokasi kejadian.
Di lingkungan kerja Gus Hilman, korban meninggal menjadi duka yang mendalam. Kepala Bagian Organisasi Fraksi PKB, Budi Santoso, mengungkapkan bahwa keduanya adalah staf yang sangat loyal dan berdedikasi. “Mereka selalu mendukung kegiatan Gus Hilman, baik dalam rapat maupun kunjungan ke daerah-daerah terpencil,” kata Budi. Dengan kehilangan dua staf tersebut, Gus Hilman mengalami gangguan dalam urusan keseharian, meskipun ia berusaha mengatur tim penanganan darurat.
Kecelakaan di Tol Paspro ini juga menjadi momentum untuk mengevaluasi keamanan jalan tol dan penggunaan kendaraan pribadi oleh anggota dewan. Badan Penyelidikan Kecelakaan Lalu Lintas (Gakkum) mengatakan akan menyelidiki lebih lanjut apakah ada pelanggaran protokol keselamatan yang menjadi penyebab utama. “Kami akan memastikan penyebab kecelakaan ini agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Taufik.
Baca selengkapnya di sini (ygs/ygs)
