Pembahasan Penting: Isak Tunya-Melani Bame terpilih jadi Duta Bahasa Papua 2026
Isak Samuel Tunya dan Melani Tebout Bame Jadi Duta Bahasa Papua 2026
Jayapura, Sabtu malam – Isak Samuel Tunya serta Melani Tebout Bame resmi dikukuhkan sebagai Duta Bahasa Papua 2026 setelah berhasil menyelesaikan kompetisi akhir yang digelar di Jayapura, Papua. Kepala Balai Bahasa Papua Valentina L Tanate mengungkapkan bahwa pemilihan ini bertujuan membangun kesadaran generasi muda terkait pentingnya penggunaan bahasa daerah.
“Kegiatan ini diadakan setiap tahun oleh seluruh Balai Bahasa di Indonesia, dan hasil penilaian para juri mengarah pada pengukuhan Isak Samuel Tunya serta Melani Tebout Bame sebagai Duta Bahasa Papua 2026,” ujarnya.
Peserta dari seleksi mencakup enam provinsi di Tanah Papua, yaitu Papua, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Barat, dan Papua Barat Daya. Valentina menjelaskan bahwa Balai Bahasa di wilayah tersebut hanya memiliki satu kantor, sehingga seleksi mencakup perwakilan dari seluruh provinsi yang masuk dalam lingkup kerja mereka.
Dalam proses seleksi, hanya lima provinsi yang mengirimkan peserta ke tahap 10 besar, termasuk Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Barat, dan Papua Barat Daya. Valentina menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan menjaga keberlanjutan 428 bahasa daerah yang ada di Tanah Papua.
“Bahasa daerah di Indonesia saat ini terdapat 729, 428 di antaranya terdapat di Tanah Papua. Maka melalui kegiatan ini, kita dorong generasi muda menjadi mitra Balai Bahasa Papua untuk melestarikan bahasa-bahasa daerah,” katanya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Papua Rafatul Mulkiyah Fakiri berharap program ini bisa memberikan edukasi kepada generasi muda untuk lebih menghargai berbagai jenis bahasa, baik lokal, nasional maupun internasional.
“Kami harap generasi muda Papua, melalui kegiatan positif Duta Bahasa, semakin mencintai bahasa daerah, bahasa Indonesia, dan bahasa asing,” ujarnya.
