Strategi Penting: Pengamat ingatkan posisi Indonesia di tengah konflik Iran-AS

Pengamat Ingatkan Posisi Indonesia Terancam di tengah Konflik Iran-AS

Jakarta – Seorang peneliti dari Pusat Studi Politik dan Sosial Uhamka, Emaridial Ulza, mengungkapkan ancaman terhadap posisi Indonesia di tengah konflik antara Iran dan AS. Dalam laporan strategis Global Trust Intelligence (GTI), ia menyoroti kondisi yang disebut strategic invisibility trap, di mana Indonesia risikonya tidak terlihat dalam perhatian dunia internasional.

Kondisi Global yang Mengubah Persepsi

Emaridial menjelaskan bahwa fenomena ini bukan terkait citra negatif, melainkan ketidakhadiran Indonesia dalam narasi global. “Dunia yang dihiasi arus informasi cepat cenderung mengabaikan negara yang tak aktif menyampaikan pesan strategisnya, terlepas dari kekuatan ekonomi yang dimiliki,” ujarnya.

“Kondisi ini memperlihatkan bahwa pelaku pasar global lebih mengandalkan narasi yang memengaruhi ingatan daripada data objektif. Indonesia yang tidak merumuskan narasinya sendiri berisiko tidak diperhitungkan dalam keputusan penting,” kata Emaridial Ulza.

Efek Ekonomi dari Kehilangan Perhatian Global

Laporan tersebut juga menegaskan dampak ekonomi yang nyata dari ketidakhadiran Indonesia dalam perspektif global. Kondisi reputasi, narasi, dan persepsi yang terganggu bersamaan, menurut Emaridial, dapat menimbulkan konsekuensi seperti tertundanya investasi asing, kenaikan biaya pinjaman, dan keluarnya modal dari dalam negeri.

Keunggulan yang Tidak Dimaksimalkan

Meski menghadapi tantangan, Emaridial menyoroti keberhasilan Indonesia dalam beberapa sektor. Antara lain, kemampuan mengumpulkan pajak digital yang menempatkannya di tiga besar dunia, serta Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai investasi manusia terbesar di kawasan Asia.

“Di era digital, narasi menjadi penentu utama arah ekonomi sebuah negara. Ketika Indonesia tak mampu menyampaikan identitasnya secara efektif, dunia akan menganggapnya sebagai aktor yang tidak penting,” tambah Emaridial Ulza.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *