Keutamaan Salat Tarawih Malam ke-14 Ramadan – Malaikat Jadi Saksi Ibadah

Keutamaan Salat Tarawih Malam ke-14 Ramadan, Malaikat Jadi Saksi Ibadah

Di tengah bulan Ramadan 1447 H, umat Muslim Indonesia memasuki malam ke-14 pada Selasa 3 Maret 2026, saat adzan magrib berkumandang. Malam ini menjadi kesempatan untuk menjalankan salat tarawih, yang merupakan bagian dari ibadah yang penuh berkah di bulan suci.

Meski bukan bagian dari kewajiban, salat Tarawih di bulan suci Ramadan memiliki nilai ibadah yang unik dan berlimpah berkah. Setiap malamnya diyakini memberikan berbagai keutamaan, termasuk pahala yang berbeda-beda.

Penjelasan Keutamaan Tarawih Malam Ke-14

Salah satu penjelasan mengenai keistimewaan salat tarawih pada malam ke-14 bisa ditemukan dalam kitab Durratun Nashihin. Kitab ini sering digunakan oleh pesantren dan memuat berbagai nasihat serta dorongan untuk menjaga semangat beribadah selama Ramadan.

Latin: Wa fil-lailatir rbi‘ata ‘asyarah j’atil-mal’ikatu yasyhadna lahu annahu qad shallat-tarwh, fal yuhsibuhullhu yaumal-qiymah.

Artinya: “Pada malam keempat belas, malaikat menjadi saksi bahwa dia telah melaksanakan salat Tarawih. Maka Allah tidak akan menghisabnya pada hari kiamat.”

Menurut kitab tersebut, siapa pun yang merayakan salat Tarawih pada malam ke-14 akan mendapatkan keutamaan luar biasa. Hal ini termasuk malaikat yang menjadi saksi atas ibadahnya, sehingga Allah SWT tidak akan menyiksa di hari kiamat.

Riwayat Tentang Pahala Malam Ke-14

Dalam kitab yang sama, terdapat riwayat lain yang menyebutkan bahwa pahala melaksanakan salat pada malam ke-14 setara dengan mendapatkan Lailatul Qadar. Berikut penggalan hadis:

Latin: Man shall fil-lailatir rbi‘ati ‘asyrah u‘iya tsawban ka’annahu adraka lailatal-qadr.

Artinya: “Barang siapa yang melaksanakan salat pada malam ke-14, maka dia diberi pahala seakan-akan dia mendapatkan Lailatul Qadar.”

Lailatul Qadar, seperti disebutkan dalam Al-Qur’an, merupakan malam yang lebih baik dari seribu bulan. Ibadah di malam itu memiliki nilai pahala yang setara dengan kebaikan yang dilakukan selama puluhan tahun. Meski umumnya Lailatul Qadar diyakini terjadi pada sepuluh malam terakhir Ramadan, hadis ini menegaskan bahwa keutamaan Allah SWT juga hadir di malam ke-14.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar diatas untuk daftar donor darah

Malam ke-14 sering dianggap sebagai titik ujian kesungguhan beribadah. Di awal bulan, banyak umat Muslim yang antusias dan masjid dipenuhi jamaah. Namun, seiring berjalannya Ramadan, sebagian orang mulai merasa kewalahan atau kembali sibuk dengan rutinitas sehari-hari. Keberadaan malam ke-14 mengingatkan untuk tetap bersemangat dan konsisten menjalani ibadah, tanpa kehilangan semangat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *