DonasiKitaBisa
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Important News: Pramono Klaim Pengguna Transportasi Umum ke JIS Meningkat 300 Persen

Published Juli 8, 2026 · Updated Juli 8, 2026 · By Sari Purnama

Pramono Klaim Pengguna Transportasi Umum ke JIS Meningkat 300 Persen

Important News - Pada 7 Juli 2026, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membagikan data mengejutkan terkait kenaikan penggunaan transportasi umum menuju Jakarta International Stadium (JIS). Menurutnya, jumlah orang yang beralih menggunakan sarana publik ke lokasi tersebut meningkat tajam, mencapai 300 persen dalam dua minggu setelah Stasiun JIS resmi diresmikan. Pernyataan ini disampaikan Pramono saat berbicara di Balai Agung Jakarta, menjelaskan dampak positif dari pembukaan fasilitas transportasi baru yang diinisiasi bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Inaugurasi Stasiun JIS dan Peningkatan Akses

Stasiun JIS, yang merupakan bagian dari proyek pembangunan infrastruktur transportasi besar di Ibu Kota, diresmikan pada 22 Juni 2026 oleh Pramono dan Budi Karya. Kehadiran stasiun ini diharapkan dapat mengurangi beban lalu lintas sekitar JIS, khususnya saat acara besar seperti konser musik atau pertandingan sepak bola digelar. Pramono menyatakan bahwa selama dua minggu terakhir, penggunaan angkutan umum ke area tersebut mengalami lonjakan signifikan, bahkan mencapai tiga kali lipat dibandingkan sebelumnya. “Tidak ada kemacetan yang terjadi, meskipun jumlah pengguna meningkat tajam,” tambahnya.

“Dan kemarin saya mendapatkan laporan pada hari Minggu, transportasi ke JIS mengalami kenaikan 300 persen lebih dan tidak menimbulkan kemacetan,” kata Pramono di Balai Agung Jakarta.

Menurut Pramono, keberadaan Stasiun JIS menjadi solusi strategis untuk mengatasi masalah kepadatan lalu lintas yang sering terjadi di sekitar area tersebut. Ia menjelaskan bahwa sebelum pembukaan stasiun, JIS sering menjadi titik kumpul antrean kendaraan pribadi, terutama saat even besar yang menarik ribuan penonton. Dengan adanya stasiun kereta api ini, warga kota bisa lebih mudah mencapai lokasi tanpa harus terjebak macet.

Konektivitas Antar Moda Transportasi

Pramono menekankan bahwa peningkatan penggunaan transportasi umum ke JIS menunjukkan pentingnya integrasi antar moda transportasi. Ia menyampaikan bahwa Pemprov DKI Jakarta sedang berupaya memperkuat jaringan koneksi untuk menjaga alur lalu lintas tetap lancar. “Ini menunjukkan urgensi meningkatkan infrastruktur transportasi di sekitar JIS agar warga bisa memanfaatkan alternatif yang lebih efisien,” ujarnya.

Keberhasilan Stasiun JIS juga dianggap sebagai langkah penting dalam mengoptimalkan aksesibilitas ke berbagai lokasi strategis di Jakarta. Pramono menambahkan bahwa keberadaan stasiun tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses fasilitas umum tanpa tergantung pada kendaraan pribadi. “Dengan Stasiun JIS, kita bisa memastikan bahwa warga tidak hanya mengurangi penggunaan mobil pribadi, tetapi juga mengurangi polusi udara dan emisi karbon,” jelasnya.

“JIS yang dulu kalau ada konser, ada sepak bola pasti macetnya ke mana-mana, sekarang JIS sudah terhubung dengan Ancol, KRL-nya sudah berhenti di bawahnya JIS,” ujar Pramono.

Stasiun JIS yang terletak di kawasan Ancol tersebut beroperasi sebagai titik transit antara kereta api dan transportasi lainnya, seperti bus serta angkutan kota. Ini menjadi keuntungan bagi pengguna yang ingin mengakses JIS tanpa harus menghabiskan waktu lama dalam perjalanan. Pramono menyebutkan bahwa angka 300 persen peningkatan penggunaan transportasi umum merupakan bukti nyata bahwa inisiatif ini membuahkan hasil yang baik.

Manfaat untuk Masyarakat Umum

Dalam pidatonya, Pramono juga menyampaikan bahwa pembukaan Stasiun JIS tidak hanya menguntungkan warga sekitar, tetapi juga berdampak luas bagi kota Jakarta secara keseluruhan. Ia menegaskan bahwa kemajuan ini menjadi bukti bahwa pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang memudahkan kehidupan masyarakat. “Kita mengerjakan sesuatu (Stasiun JIS) yang mudah-mudahan memberikan manfaat bagi warga secara keseluruhan,” lanjutnya.

Berdasarkan data yang dibagikan, tingkat kepadatan kendaraan pribadi di sekitar JIS berkurang signifikan. Pramono menjelaskan bahwa sebelumnya, akibat kurangnya akses transportasi umum, warga cenderung menggunakan mobil pribadi untuk menuju ke lokasi tersebut. Namun, dengan adanya stasiun kereta api, jumlah pengguna angkutan umum meningkat drastis, sehingga memungkinkan pengurangan jumlah kendaraan yang bergerak di jalan raya. Hal ini juga berdampak pada kemacetan di sekitar JIS, terutama saat event besar.

Menurut Pramono, data peningkatan penggunaan transportasi umum tersebut menjadi bukti bahwa perubahan kebijakan infrastruktur bisa menyelesaikan masalah yang selama ini dianggap sulit. “Kita harus terus berinovasi untuk menciptakan kemudahan transportasi yang berkelanjutan,” katanya. Ia berharap proyek ini bisa menjadi contoh sukses bagi kota-kota lain dalam mengatasi masalah mobilitas.

Keberlanjutan dan Pemantauan Lanjutan

Pramono juga menyampaikan bahwa hasil peningkatan penggunaan transportasi umum ke JIS akan terus dipantau untuk memastikan dampak positif yang berkelanjutan. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini tidak hanya diukur dari jumlah pengguna, tetapi juga dari kenyamanan dan efisiensi sistem transportasi yang diterapkan. “Kita perlu memastikan bahwa penggunaan transportasi umum terus meningkat, bukan hanya pada saat event besar, tetapi juga dalam kondisi normal,” tutur Pramono.

Dalam konteks ini, Pemprov DKI Jakarta berencana melanjutkan peningkatan aksesibilitas ke berbagai tempat wisata dan fasilitas publik lainnya. Pramono menyatakan bahwa pembukaan Stasiun JIS bukan akhir dari upaya peningkatan infrastruktur transportasi, melainkan langkah awal menuju sistem transportasi yang lebih terintegrasi. “Ini adalah bagian dari visi kita untuk membuat Jakarta lebih nyaman dan ramah lingkungan,” imbuhnya.

Komentar Pramono mendapat tanggapan positif dari sejumlah warga Jakarta yang turut hadir dalam acara tersebut. Beberapa di antara mereka menyebutkan bahwa kemudahan akses ke JIS telah memberikan pengaruh signifikan pada kebiasaan mobilitas sehari-hari. Selain itu, kenyamanan menggunakan transportasi umum juga dianggap sebagai faktor utama dalam meningkatkan penggunaan sarana tersebut.

Dengan adanya Stasiun JIS, harapan masyarakat akan pembangunan infrastruktur transportasi terus meningkat. Pramono menyatakan bahwa proyek ini menjadi bagian dari upaya mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, terutama di kawasan yang sering dilalui oleh lalu