DonasiKitaBisa
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Official Announcement: Pramono Anung Ungkap Rahasia Jaga Kebugaran: Rutin Bersepeda hingga Lari 10K

Published Juni 27, 2026 · Updated Juni 27, 2026 · By Joko Setiawan

Pramono Anung Ungkap Rahasia Jaga Kebugaran: Rutin Bersepeda hingga Lari 10K

Official Announcement - Dalam acara pelantikan pengurus KONI di Balai Agung Jakarta, Jumat, 26 Juni 2026, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan kebiasaan rutinnya berolahraga sebagai cara menjaga kesehatan fisik serta mental. Ia menjelaskan bahwa menjalankan tugas pengelolaan ibu kota membutuhkan kondisi tubuh dan pikiran yang prima. Untuk mencapai hal tersebut, Pramono menekankan pentingnya aktivitas fisik yang teratur sebagai bagian dari gaya hidup sehatnya.

Menurut Pramono, Jakarta adalah kota dengan dinamika yang sangat kompleks, sehingga ia memandang olahraga sebagai alat untuk menjaga konsentrasi dan daya tahan. "Setiap minggu, saya selalu berusaha bergerak agar pikiran tetap sehat, karena Jakarta ini sangat kompleks," katanya. Ia menambahkan bahwa kebugaran fisik tidak hanya menjaga tubuh tetap kuat, tetapi juga membantu mengurangi stres dalam menghadapi tantangan sehari-hari.

Dalam menjalankan rutinitasnya, Pramono sering menggunakan road bike untuk melakukan aktivitas sepeda. Ia mengatakan kecepatan rata-rata sekitar 30 hingga 40 kilometer per jam, yang ia anggap cukup efektif untuk memperkuat daya tahan serta meningkatkan kesehatan jantung. "Seperti yang disampaikan oleh Bapak Marciano sebelumnya, saya memang sangat menyukai olahraga. Saya yakin, jika bertaruh dalam usia saya untuk menang dalam balap sepeda di ruangan ini, hasilnya akan memuaskan," tambahnya.

Di samping sepeda, Pramono juga menjadikan lari sebagai bagian dari olahraga rutin. Setiap Minggu pagi, ia meluangkan waktu untuk berlari, yang ia yakin membantu memperbaiki kesehatan secara menyeluruh. Ia bahkan menjadi salah satu peserta Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026 dalam nomor lari 10 kilometer. "Saya percaya, dengan menjaga kebugaran seperti ini, saya bisa tetap terjaga secara fisik dan mental," ujarnya.

"Saya yakin, di lingkungan ASN DKI Jakarta, tidak ada pejabat yang berani sepeda dengan intensitas seperti saya," kata Pramono sambil tertawa. Ia mengatakan bahwa tingkat keseriusannya dalam olahraga membuatnya menjadi contoh bagi banyak orang. Menurutnya, kebiasaan tersebut tidak hanya membuat dirinya lebih bugar, tetapi juga memperkuat kemampuan berpikir kritis saat mengambil keputusan.

Dalam wawancara tersebut, Pramono juga menyebutkan ketertarikannya terhadap dunia olahraga, khususnya dalam konteks pengembangan prestasi di Jakarta. Ia menyatakan bahwa keikutsertaannya dalam acara pelantikan KONI bukan hanya sekadar kehadiran, tetapi juga bentuk dukungan terhadap olahraga sebagai bagian dari pengembangan masyarakat. "Olahraga adalah sarana untuk menumbuhkan semangat dan kebugaran di tengah kehidupan yang serba cepat," tambahnya.

Pramono juga menyebutkan hubungannya dengan klub sepak bola Persija Jakarta, yang ia anggap sebagai kebanggaan masyarakat Jakarta. Ia memperhatikan perkembangan tim tersebut, meski tidak selalu menjadi pemain. "Saya selalu mendukung Persija, karena mereka mewakili semangat Jakarta yang tak pernah lelah berjuang," katanya. Ia mengungkapkan bahwa olahraga, baik sepeda maupun sepak bola, memiliki peran penting dalam menciptakan komunitas yang sehat dan berkualitas.

Meski aktif dalam olahraga, Pramono tidak menyangkal bahwa ia sering mengalami kesulitan dalam menjalani rutinitas. Ia menyebutkan bahwa bertemu dengan Diky Soemarno, mantan Ketua Umum Pengurus Pusat The Jakmania yang kini menjabat sebagai Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, sering membuatnya merasa perlu menambah semangat. "Terkadang, setiap kali bertemu Diky, saya merasa harus berusaha lebih keras agar tetap dalam kondisi terbaik," katanya sambil tertawa.

Pramono mengakui bahwa olahraga bukan hanya tentang fisik, tetapi juga mental. Ia menekankan bahwa menjaga kebugaran fisik membantu meningkatkan kinerja dalam pekerjaan sehari-hari. "Jika tubuh bugar, pikiran pun lebih jernih dalam menghadapi masalah," ujarnya. Ia juga menyarankan kepada masyarakat umum untuk memprioritaskan aktivitas fisik, terutama di tengah kehidupan yang serba digital dan kurang gerak.

Sebagai seorang pemimpin, Pramono menganggap olahraga adalah bagian integral dari pola hidup sehat. Dengan rutinitas sepeda dan lari, ia merasa bisa menjaga energi sepanjang hari. "Selain itu, olahraga membantu saya tetap segar dalam menghadapi tugas yang menuntut kejelian dan kecepatan respons," tambahnya. Ia berharap kebiasaan ini dapat menjadi inspirasi bagi pejabat lain di Jakarta untuk menjaga kesehatan secara aktif.

Di akhir wawancara, Pramono kembali menegaskan bahwa olahraga adalah kunci utama dalam mengelola kehidupan seorang pemimpin. "Dengan tetap aktif, saya merasa bisa memberikan yang terbaik untuk Jakarta," katanya. Pernyataan ini sejalan dengan upayanya mempromosikan kebugaran di kalangan pejabat, termasuk dalam lingkungan ASN DKI Jakarta.