DonasiKitaBisa
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Spesifikasi Jetour T1 i-DM – Bodi Bongsor dan Tenaga Besar Siap Tantang GWM Tank 300

Published Juni 10, 2026 · Updated Juni 10, 2026 · By Lia Nugroho

Spesifikasi Jetour T1 i-DM, Bodi Bongsor dan Tenaga Besar Siap Tantang GWM Tank 300

Spesifikasi Jetour T1 i DM - Dalam segmen SUV hybrid, persaingan semakin sengit. Salah satu kendaraan yang mencuri perhatian adalah Jetour T1 i-DM, mobil berbodi kotak yang menggabungkan kekuatan mesin konvensional dengan teknologi hibrida. Meski tidak segah mobil listrik sepenuhnya, sistem plug-in hybrid (PHEV) menawarkan kelebihan yang menarik bagi konsumen yang membutuhkan kombinasi performa dan efisiensi bahan bakar. Dalam pasar Indonesia, Jetour T1 i-DM bersaing dengan beberapa model populer seperti GWM Tank 300 HEV, Jaecoo J7 SHS, dan BYD Sealion 6 DM-I.

Teknologi Hibrida PHEV yang Efisien

Sistem hybrid plug-in (PHEV) pada Jetour T1 i-DM dirancang untuk mengurangi konsumsi bahan bakar tanpa mengorbankan kekuatan mesin. Dengan baterai lithium-ion berkapasitas 14,4 kWh, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 50 km dalam mode listrik murni. Setelah baterai habis, mobil beralih ke mesin bensin 1,5 liter yang diimbangi oleh motor listrik. Kombinasi ini tidak hanya membuatnya lebih hemat bahan bakar, tetapi juga memberi kemampuan akselerasi yang responsif.

“Jetour T1 i-DM menjadi salah satu pilihan SUV boxy yang dibekali systemhybrid,” tulis PIKIRAN RAKYAT dalam laporan terbarunya.

Teknologi PHEV ini berfungsi sebagai jembatan bagi pengguna yang masih ragu dengan mobil listrik sepenuhnya. Kelebihan utama dari sistem ini adalah kemampuan mengurangi emisi sekaligus menjaga kenyamanan berkendara. Dalam praktiknya, pengguna bisa memanfaatkan daya baterai untuk menempuh jarak pendek tanpa bahan bakar, sementara untuk perjalanan jarak jauh, mesin bensin menjadi penunjang utama. Hal ini menjadikannya solusi ideal bagi konsumen yang ingin beralih ke mobil lebih ramah lingkungan tanpa mengorbankan kinerja.

Performa dan Keunggulan Mesin

Jetour T1 i-DM memperlihatkan kekuatan yang mengesankan. Mesin bensin 1,5 liter yang dikombinasikan dengan motor listrik menghasilkan tenaga total hingga 180 PS dan torsi 350 Nm. Performa ini membuatnya bisa melaju dari 0-100 km/jam dalam waktu kurang dari 8 detik, yang cukup kompetitif untuk kelas SUV berbodi besar. Dengan transmisi CVT, pengemudi dapat merasakan perpindahan gigi yang halus dan hemat bahan bakar.

Sebagai SUV, Jetour T1 i-DM menawarkan ruang kabin yang luas serta kapasitas penumpang hingga 7 orang. Bodi kotak yang menjadi ciri khas model ini tidak hanya memberikan kesan gagah, tetapi juga meningkatkan stabilitas saat berkendara. Meski terlihat besar, mobil ini cukup mudah dioperasikan, terutama dalam kota. Selain itu, teknologi stop-start yang terintegrasi mencegah pemborosan bahan bakar saat mobil berhenti, menjadikannya lebih ramah lingkungan.

Desain yang Khas dan Fungsional

Jetour T1 i-DM memiliki desain yang konsisten dengan identitas SUV berbodi kotak. Kombinasi antara bentuk tegas dan garis dinamis memberikan kesan kokoh namun tetap modern. Lampu depan LED dengan motif garis vertikal memperkuat kesan sporty, sementara bagian belakang dilengkapi lampu sein yang menyala saat parkir. Detail seperti grille depan berbentuk trapesium dan velg alloy 18 inci memberikan kesan elegan sekaligus tangguh.

Fitur bertenaga pada Jetour T1 i-DM tidak terbatas pada mesin. Terdapat sistem dekapan kaki (footrest) di kursi belakang, yang memudahkan penggunaan untuk menyetir atau memasukkan barang. Sistem infotainment berbasis layar sentuh dan dukungan koneksi Bluetooth serta USB juga menjadi nilai tambah bagi pengguna yang menginginkan kemudahan akses teknologi. Selain itu, kemudi bertransmisi otomatis mempercepat proses berkendara, terutama saat menghadapi kondisi jalan yang beragam.

Pesaing dalam Segmen SUV Hibrida

Di Indonesia, segmen SUV hibrida semakin populer karena kebutuhan konsumen akan keekonomisan dan kekuatan. GWM Tank 300 HEV, misalnya, menjadi lawan yang tidak bisa diabaikan. Mobil ini memiliki desain futuristik dan mesin hybrid yang mampu menghasilkan tenaga 180 PS. Namun, Jetour T1 i-DM menawarkan kinerja lebih baik dalam hal akselerasi dan konsumsi bahan bakar. Sementara Jaecoo J7 SHS dan BYD Sealion 6 DM-I juga hadir dengan teknologi hibrida, keunggulan Jetour T1 i-DM terletak pada pilihan mesin yang lebih kuat dan harga yang terjangkau.

Konsumen yang memilih SUV hibrida seringkali mencari keseimbangan antara kemampuan off-road dan kenyamanan berkendara. Jetour T1 i-DM menggabungkan keduanya dengan baik. Meski tidak memiliki ground clearance sebesar GWM Tank 300, mobil ini tetap mampu menghadapi medan perjalanan yang tidak rata. Selain itu, kapasitas bahan bakar yang lebih besar dibandingkan model-model sebelumnya menjamin jarak tempuh yang lebih jauh tanpa perlu mengisi daya baterai setiap hari.

Kesimpulan dan Outlook

Jetour T1 i-DM berdiri sebagai pilihan yang menarik dalam pasar SUV hibrida. Dengan desain yang gagah, performa yang tinggi, dan konsumsi bahan bakar yang efisien, mobil ini mampu menghadapi tantangan dari merek-merek lain seperti GWM Tank 300. Namun, untuk menjadi pemenang di pasar Indonesia, masih diperlukan strategi pemasaran yang kuat serta penawaran harga yang kompetitif.

Menurut beberapa analis, kehadiran Jetour T1 i-DM mengubah persaingan segmen SUV berbodi besar. Dengan perpaduan antara tenaga mesin yang besar dan daya listrik yang ramah lingkungan, mobil ini menawarkan solusi modern bagi pengguna yang menginginkan kemudahan dan kekuatan sekaligus. Dalam beberapa bulan ke depan, diperkirakan akan ada lebih banyak model hibrida yang masuk ke pasar, tetapi Jetour T1 i-DM tetap menjadi salah satu yang layak dipertimbangkan.