DonasiKitaBisa
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Visit Agenda: Pemerintah Janji Tambah Peron dan Fasilitas Lain di Stasiun JIS hingga 2027

Published Juni 23, 2026 · Updated Juni 23, 2026 · By Intan Nugroho

Pemerintah Janji Tambah Peron dan Fasilitas Lain di Stasiun JIS hingga 2027

Visit Agenda - Stasiun Jakarta International Stadium (JIS), yang berlokasi di Tanjung Priok, Jakarta Utara, akan mengalami peningkatan infrastruktur dalam beberapa tahun ke depan. Menteri Perhubungan, Dudy Purwaghandi, menyatakan komitmen pemerintah untuk mengembangkan fasilitas di stasiun tersebut, termasuk penambahan peron, hingga 2027. Pernyataan ini disampaikan usai acara peresmian stasiun yang diadakan oleh Pemerintah Daerah (Pemprov) DKI Jakarta, Senin (22/6).

"Stasiun JIS saat ini masih menggunakan satu platform, dan pihaknya telah menyampaikan rencana pengembangan lanjutan kepada Pemprov DKI," ujar Dudy dalam wawancara setelah acara. Ia menegaskan bahwa pembangunan akan dilakukan secara bertahap, dengan target penyelesaian dalam kurun waktu setahun atau hingga 2027.

Menurut Dudy, keberadaan stasiun JIS merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat sistem transportasi umum di Jakarta. Meski saat ini stasiun tersebut hanya memiliki satu peron, ia meyakinkan bahwa pengembangan lanjutan akan memperbaiki kapasitas dan kenyamanan bagi penumpang KRL. Dudy menambahkan bahwa pihaknya sedang berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah untuk memastikan proyek ini berjalan sesuai rencana.

Sebagai informasi tambahan, Stasiun JIS telah aktif melayani masyarakat sejak beberapa waktu lalu. Dudy menjelaskan bahwa rute Jakarta Kota-Tanjung Priok membutuhkan waktu tempuh sekitar 15 menit, sementara Jakarta Kota ke JIS hanya memakan waktu 10 menit. "Stasiun ini sudah beroperasi, dan kita akan terus memperbaikinya agar bisa menjadi titik transit yang permanen," katanya.

Kemitraan dan Target Pengembangan

Pengembangan Stasiun JIS tidak hanya terbatas pada peron, tetapi juga mencakup fasilitas pendukung lainnya. Dudy menyebutkan bahwa peningkatan ini bertujuan untuk mengakomodasi kebutuhan penumpang yang semakin meningkat, terutama seiring dengan kehadiran arena olahraga dan pertunjukan musik di kawasan Tanjung Priok. Ia berharap, dengan fasilitas yang lebih lengkap, stasiun ini bisa menjadi solusi transportasi yang lebih efektif bagi warga sekitar.

Proses pengembangan Stasiun JIS akan dilakukan secara bertahap, mulai dari penguatan infrastruktur hingga penambahan layanan kenyamanan. Dudy menekankan bahwa pihaknya tidak ingin stasiun ini hanya menjadi titik transit sementara. "Kita ingin Stasiun JIS menjadi bagian dari jaringan transportasi yang stabil dan berkelanjutan," tambahnya.

Peresmian dan Koneksi JPO

Selain pengembangan stasiun, Pemprov DKI Jakarta juga meresmikan pengaktifan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang menghubungkan Ancol dengan Stasiun JIS. JPO ini diharapkan mampu mengurangi kemacetan yang sering terjadi akibat pengunjung acara besar di kawasan tersebut. Kedua proyek ini dianggap sebagai langkah strategis untuk meningkatkan mobilitas di daerah utara Jakarta.

Dudy mengungkapkan bahwa JPO Ancol-JIS akan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin berpindah dari satu titik ke titik lain tanpa harus mengandalkan kendaraan bermotor. "Dengan JPO, penumpang bisa lebih cepat dan nyaman menyeberang, terutama saat jam sibuk," katanya. Pemprov DKI mengklaim bahwa koneksi ini akan menjadi bagian dari sistem transportasi terpadu yang lebih efisien.

Sebagai tambahan, Dudy menyebutkan bahwa pengaktifan Stasiun JIS dan JPO diharapkan mampu mengurangi tekanan lalu lintas di sekitar kawasan. Pemprov DKI juga memberikan penjelasan bahwa penggunaan stasiun ini akan diimbangi dengan penguatan infrastruktur jalan raya, agar semua akses terpenuhi. "Kita ingin semua layanan transportasi menjadi satu kesatuan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dengan kepadatan," ujar Dudy.

Manfaat dan Harapan Masa Depan

Kehadiran Stasiun JIS diharapkan memberikan manfaat signifikan bagi pengguna kereta api. Dudy menyebutkan bahwa dengan penambahan fasilitas, jam operasional dan kenyamanan penumpang akan meningkat. "Stasiun JIS akan menjadi titik akses utama bagi warga sekitar, terutama yang ingin menuju ke arena olahraga atau kegiatan musik," jelasnya.

Menurut rencana, pengembangan Stasiun JIS akan melibatkan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Dudy menjelaskan bahwa proyek ini akan didanai melalui alokasi anggaran bersama dengan dana dari Pemprov DKI. "Kita ingin semua pihak bekerja sama untuk memastikan pengembangan ini berjalan optimal," katanya.

Komitmen pemerintah ini juga mencerminkan pentingnya infrastruktur transportasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kota berkelanjutan. Dudy menegaskan bahwa Stasiun JIS tidak hanya menjadi fasilitas transportasi, tetapi juga menjadi simbol kemajuan Jakarta di bidang perhubungan. "Ini adalah bagian dari visi Jakarta untuk menjadi kota yang modern dan mudah diakses," ujarnya.