Strategi Penting: Menteri PU tinjau pembangunan sumur bor di Nganjuk

Menteri PU Tinjau Pembangunan Sumur Bor di Nganjuk

Nganjuk – Dalam rangka menjaga ketersediaan air, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan kunjungan ke Nganjuk, Jawa Timur, untuk meninjau langsung proyek sumur bor. Tujuan utama dari inisiatif ini adalah memastikan pasokan air terutama bagi kebutuhan pertanian di daerah tersebut. Menurut Dody, sumur bor menjadi solusi cepat atas keluhan masyarakat terkait kesulitan mengairi lahan pertanian di Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Ngetos, Nganjuk.

Lahan pertanian di wilayah ini tergolong tandus dan air tanahnya terbatas. Dody mengatakan bahwa hasil survei geolistrik menunjukkan bahwa kedalaman pengeboran sekitar 150 meter. Saat ini, dua titik lokasi telah dimulai pengerjaannya.

“Hasil uji geolistrik menunjukkan kedalaman pengeboran mencapai sekitar 150 meter. Saat ini sudah ada dua titik yang mulai dikerjakan,” ujar Dody di Nganjuk, Sabtu.

Menurut Dody, proses pengeboran tersebut diharapkan segera menghasilkan air bersih yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan petani. Ia menekankan bahwa sumur ini bukan hanya untuk irigasi sawah, tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga setempat. Dody menyebutkan bahwa target pembangunan sumur bor mampu melayani 233 kepala keluarga atau sekitar 780 jiwa.

Selain itu, sistem irigasi yang dihasilkan juga berpotensi mencakup 120 hektare lahan pertanian. Debit air diperkirakan mencapai 2 hingga 5 liter per detik, yang termasuk dalam kategori sistem air tanah CAT Brantas. “Mudah-mudahan dalam waktu satu bulan air bisa keluar dan dimanfaatkan,” kata dia.

Dody juga meminta semua pihak untuk menjaga sumber air, karena air merupakan sumber daya yang terbatas. “Jangan sampai kita boros, sehingga anak cucu kita nanti kesulitan mendapatkan air,” ujar dia.

Kementerian PU juga mengembangkan rencana pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah tersebut. Program ini diharapkan meningkatkan akses air bersih dan kualitas hidup masyarakat. Dengan SPAM, ketersediaan air diharapkan bisa terjaga sepanjang tahun, sehingga mendorong peningkatan intensitas tanam dan kesejahteraan warga.

Cara Mendaftar untuk Donor Darah pada 22 Juni 2025
Klik pada gambar diatas untuk daftar donor darah

Kepala Desa Oro-Oro Ombo: Bantuan Sumur Bor Diutamakan

Kepala Desa Oro-Oro Ombo, Nganjuk, Bismoko, mengungkapkan bahwa sumur bor berasal dari pengajuan desa kepada Kementerian PU. Ia menjelaskan, masalah air telah menjadi hambatan utama bagi petani. Dari total 135 hektare lahan pertanian, stok air menyusut saat memasuki masa tanam kedua.

“Kami sangat bersyukur ada bantuan ini,” kata Bismoko.

Bismoko menambahkan bahwa sistem irigasi di daerahnya saat ini mengandalkan tadah hujan, sehingga air yang tersedia terbatas. Dengan adanya sumur bor, petani tidak lagi khawatir soal pasokan air. Ia berharap bantuan ini bisa meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *