Prosesi Wisuda Universitas Ekuitas Indonesia: Dirut Bank BJB Ayi Subarna dan 275 Lulusan Lainnya Hadir Bersama
Special Plan – Sabtu 27 Juni 2026, Universitas Ekuitas Indonesia (UEI) menggelar acara wisuda bagi para lulusan Gelombang I tahun akademik 2025/2026. Acara ini diadakan di Hotel Harris & Convention Festival Citylink, Bandung, dan dihadiri oleh sejumlah tokoh, termasuk Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB), Ayi Subarna. Ia turut serta dalam upacara wisuda bersama 275 lulusan yang berasal dari berbagai program studi, seperti S1 Manajemen, S2 Manajemen, serta D3 Perbankan dan Keuangan, serta D3 Akuntansi.
Acara Wisuda Gelombang I Tahun Akademik 2025/2026
Wisuda ini menjadi momen penting bagi UEI, yang secara resmi meluluskan 276 mahasiswa. Jumlah lulusan terdiri dari 273 orang yang menyelesaikan pendidikan pada tahun akademik 2025/2026 dan 3 lulusan dari tahun sebelumnya. Dalam acara tersebut, Ayi Subarna MM, yang juga mantan dosen di UEI, berkesempatan menyampaikan sambutan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan. Ia berbicara tentang peran pendidikan tinggi dalam membentuk sumber daya manusia yang siap bersaing di era digital.
“Pendidikan tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membekali seseorang dengan kemampuan berpikir kritis dan adaptasi terhadap perubahan,” ujar Ayi Subarna dalam sambutannya.
Acaranya dibuka oleh Ketua Senat UEI, Dr. Acu Kusnandar SE.MM, yang menekankan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan dunia kerja. Ia menambahkan bahwa keberhasilan lulusan tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh kemampuan mereka dalam mengaplikasikan ilmu di lingkungan nyata.
Pencapaian Lulusan yang Membawa Kebanggaan
Berdasarkan laporan resmi, para lulusan mencatatkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang cukup mengesankan. Program S2 Manajemen menghasilkan rata-rata IPK sebesar 3,87, meski masa studinya hanya 2,6 tahun. Sementara itu, Program S1 Akuntansi menunjukkan IPK rata-rata 3,60 dengan durasi studi 3,5 tahun. Angka-angka ini menunjukkan bahwa UEI berhasil menciptakan lingkungan belajar yang mendorong konsentrasi dan fokus mahasiswa.
Sejumlah lulusan juga menjadi sorotan karena menggabungkan pengalaman akademik dengan kegiatan praktis di bidang profesional. Sebagai contoh, lulusan D3 Perbankan dan Keuangan serta D3 Akuntansi diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata di sektor keuangan dan ekonomi. Sementara itu, lulusan S1 Manajemen dan S2 Manajemen berharap menjadi pemimpin yang inovatif dalam berbagai sektor.
Penguatan Strategis dalam Kurikulum dan Kemitraan
Dalam pidatonya, Rektor UEI Prof. Dr. R Arief Helmi menjelaskan tiga pilar utama yang menjadi fokus strategis universitas. Pertama, penguatan kurikulum berbasis OBE (Outcome Based Education), yang bertujuan menghasilkan lulusan yang mampu mencapai kompetensi tertentu sesuai kebutuhan pasar kerja. “Kurikulum UEI dirancang agar mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara efektif,” katanya.
“Jadilah orang yang bermanfaat, bukan hanya pintar,” pesan Rektor Arief Helmi, mengutip semangat almarhum B.J. Habibie.
Kedua, UEI mendorong pengembangan keterampilan kerja melalui program ‘Ten X’, yang membekali mahasiswa dengan soft-skill dan teknologi keahlian esensial. “Di tengah era transformasi digital, kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan menjadi kunci keberhasilan,” tambahnya.
Ketiga, universitas terus mempererat kemitraan dengan PT Bank BJB dan institusi strategis lainnya. Kolaborasi ini diharapkan memperkaya pengalaman mahasiswa melalui praktik kerja, sehingga mereka tidak hanya memiliki pemahaman teoritis, tetapi juga kekuatan empiris di lapangan. “Melalui sinergi dengan Bank BJB, kami ingin memastikan lulusan UEI siap menghadapi tantangan industri,” jelas Rektor.
Wisuda sebagai Langkah Awal Karier yang Cerah
Prosesi wisuda ini menandai pencapaian akhir dari perjalanan belajar para lulusan. Mereka akan memasuki dunia kerja dengan harapan mampu mengembangkan potensi dan kontribusi maksimal. Ayi Subarna, dalam pidatonya, menyoroti pentingnya kolaborasi antara universitas dan sektor industri. “Lulusan UEI harus menjadi pilar penggerak perekonomian lokal dan nasional,” tuturnya.
Menurut Arief Helmi, UEI terus berkomitmen untuk menjadi mitra strategis dalam pendidikan tinggi. “Kami berusaha menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan industri, sehingga lulusan memiliki keunggulan kompetitif di berbagai bidang,” ujarnya. Program-program yang ditawarkan UEI, seperti S1 Akuntansi dan S2 Manajemen, dirancang untuk memenuhi permintaan pasar yang semakin dinamis.
Wisuda ini juga menjadi ajang perkenalan antara
