News

Topics Covered: Raffi Ahamad Bantah Terima iPhone dari Blueray, Sebut hanya Basa-basi

Raffi Ahmad Bantah Terima iPhone dari Blueray, Sebut Hanya Basa-basi Konteks Tuduhan dalam Kasus Suap Topics Covered - Nama Raffi Ahmad kembali menjadi

Desk News
Published Juni 12, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments

Raffi Ahmad Bantah Terima iPhone dari Blueray, Sebut Hanya Basa-basi

Konteks Tuduhan dalam Kasus Suap

Topics Covered – Nama Raffi Ahmad kembali menjadi sorotan setelah ia membantah tudingan menerima iPhone serta barang elektronik lainnya dari perusahaan kargo Blueray Cargo. Tuduhan ini muncul setelah ia dihubungkan dengan persidangan dugaan kasus korupsi terkait pengadaan barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Meski nama Blueray Cargo disebut dalam sidang tersebut, Raffi menegaskan bahwa hubungannya dengan perusahaan itu hanya bersifat singkat dan tidak memiliki makna bisnis yang mendalam.

Dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026), Raffi menjelaskan bahwa pertemuan dengan Blueray Cargo terjadi saat dirinya sedang berada di New York, Amerika Serikat, pada Oktober 2025. Saat itu, ia berada di kota tersebut bersama Desta, Gading Marten, dan Ariel. Ia menegaskan bahwa interaksi dengan pihak perusahaan kargo hanya berupa ajakan berfoto, tanpa adanya pertukaran barang atau kepentingan finansial.

“Saya keluar dari Awang Kitchen, lalu tiba-tiba ada tiga toko di sebelahnya yang bernama Blueray. Mereka memanggil saya, ‘Mas Raffi, Mas Ariel, Mas Gading, tolong foto dengan saya’. Kami pun menuruti ajakan mereka dan berfoto di depan kantornya,” ujar Raffi.

Menurut Raffi, kejadian tersebut adalah bagian dari acara rutin di New York, di mana ia dan teman-temannya sedang mengunjungi toko produk Indonesia bernama Awang Kitchen. Ia mengakui bahwa toko tersebut berada dekat dengan kantor Blueray Cargo, namun tidak ada indikasi bahwa ia menerima hadiah atau barang apa pun dari perusahaan tersebut. “Ini hanya basa-basi, bukan kejadian luar biasa,” tambahnya.

Hadir dalam Acara yang Dianggap Formal

Raffi menjelaskan bahwa kehadirannya di New York bukanlah untuk tujuan pribadi, melainkan dalam rangka acara resmi yang dihadiri oleh sejumlah tokoh dunia. Ia menegaskan bahwa dalam waktu sekitar satu jam, ia dan rekan-rekannya hanya bertemu sebentar dengan staf Blueray Cargo. “Mereka memanggil kami untuk foto, tetapi tidak ada pembicaraan lain selain itu,” katanya.

Dalam perjalanan ke New York, Raffi mengungkapkan bahwa ia tidak memiliki rencana untuk mengunjungi kantor Blueray Cargo sebelum bertemu di toko Awang Kitchen. Ia mengatakan bahwa kejadian berfoto tersebut terjadi secara spontan dan tidak ada hubungan langsung dengan kasus suap yang sedang menimpa dirinya. “Saya tidak tahu apakah mereka memberikan iPhone atau barang elektronik lainnya, tapi saya yakin itu hanya sekadar tawaran,” jelas Raffi.

Konteks Kasus Suap yang Menyeret Nama Raffi

Kasus dugaan suap yang menyeret Raffi Ahmad terkait importasi barang menjadi perhatian publik karena menyangkut tindakan korupsi di lingkungan Bea dan Cukai. Dalam sidang, Blueray Cargo disebut sebagai salah satu perusahaan yang terlibat dalam praktik tersebut. Namun, Raffi membantah bahwa kehadirannya di New York dan interaksi dengan perusahaan kargo itu merupakan bagian dari skema suap.

Menurut Raffi, tudingan menerima iPhone dari Blueray Cargo muncul karena pihak-pihak tertentu ingin menyoroti kegiatan pribadinya saat berada di luar negeri. Ia menekankan bahwa ia tidak terlibat dalam transaksi bisnis dengan perusahaan tersebut, dan hubungannya hanya sekadar pertemuan singkat. “Saya tidak pernah menyatakan menerima apa pun dari mereka, tapi mereka memanggil saya untuk foto,” lanjut Raffi.

Dalam perjalanan ke New York, Raffi mengaku bahwa ia dan para artis lainnya hanya mengunjungi toko produk lokal Indonesia sambil menikmati suasana kota tersebut. Ia juga menyebut bahwa tidak ada pengawasan atau tindakan khusus yang dilakukan oleh Blueray Cargo selama kunjungan itu. “Mereka hanya meminta foto, dan saya menganggap itu sebagai bagian dari promosi toko mereka,” katanya.

Pengakuan dan Penjelasan Lebih Lanjut

Raffi menambahkan bahwa ia telah memeriksa kembali setiap kegiatan yang dilakukannya selama berada di New York. Ia menegaskan bahwa semua transaksi dan pertemuan selama kunjungan tersebut bersifat transparan dan tidak ada yang mencurigakan. “Saya tidak melupakan hari-hari itu, tapi saya yakin tidak ada hubungan bisnis atau komunikasi lanjutan dengan Blueray Cargo,” jelas Raffi.

Dalam menyampaikan pernyataannya, Raffi mengingatkan publik untuk tidak langsung mengaitkan kegiatan pribadinya dengan kasus korupsi yang sedang diperiksa. Ia menekankan bahwa kejadian berfoto di depan kantor Blueray Cargo hanyalah bagian dari kunjungan rutin ke New York, dan tidak ada indikasi bahwa ia menerima hadiah atau kompensasi finansial dari perusahaan tersebut. “Ini adalah kesempatan untuk memperkenalkan produk Indonesia, dan Blueray Cargo hanya sebagai bagian dari lingkungan bisnis mereka,” kata Raffi.

Raffi juga meminta publik untuk menelusuri sumber tudingan tersebut agar tidak terjadi kesalahpahaman. Ia menilai bahwa pihak-pihak tertentu mungkin menggunakan kesempatan berfoto di New York untuk menciptakan kesan bahwa ia terlibat dalam praktik korupsi. “Saya yakin mereka hanya ingin menyoroti kegiatan saya, tapi saya tidak menyangkal kejadian itu sendiri,” tambahnya.

Respon dari Pihak Blueray Cargo

Sebagai tambahan, Raffi menyoroti bahwa ia belum mendapat konfirmasi resmi dari pihak Blueray Cargo mengenai tudingan menerima iPhone. “Mereka belum memberi saya jawaban, tapi saya yakin mereka hanya ingin membangun citra positif,” ujarnya. Ia juga menilai bahwa hubungan antara Blueray Cargo dan dirinya lebih bersifat kemitraan publik, bukan keuntungan pribadi.

Kehadiran Raffi di New York menjadi momen penting bagi promosi produk Indonesia, termasuk Awang Kitchen, yang menjadi tempat pertemuan utama saat itu. Ia mengungkapkan bahwa pertemuan dengan Blueray Cargo adalah bagian dari acara tersebut, dan tidak ada keuntungan finansial yang terkait langsung. “Ini adalah kegiatan untuk memperkenalkan produk lokal, dan Blueray Cargo juga ingin bergabung,” jelas Raffi.

Dengan pernyataannya tersebut, Raffi berharap masyarakat dapat memahami bahwa tudingan menerima iPhone dari Blueray Cargo hanyalah basa-basi tanpa dasar kuat. Ia pun meminta pihak penyidik untuk memeriksa kembali segala aktivitas yang terjadi saat itu. “Jika ada bukti, saya siap memberikan penjelasan lebih lanjut,” tegas Raffi.

Leave a Comment