News

Hari Ketiga Pencarian Korban KM Ocean Three – PSDKP Natuna Terus Lakukan Upaya Pencarian

n Korban KM Ocean Three, PSDKP Natuna Terus Lakukan Upaya Pencarian Hari Ketiga Pencarian Korban KM Ocean - Pencarian korban kapal KM Ocean Three yang

Desk News
Published Juni 30, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments

Hari Ketiga Pencarian Korban KM Ocean Three, PSDKP Natuna Terus Lakukan Upaya Pencarian

Hari Ketiga Pencarian Korban KM Ocean – Pencarian korban kapal KM Ocean Three yang tenggelam di perairan Natuna memasuki hari ketiga. Operasi ini terus berjalan intensif, dengan tim penyelamat gabungan melakukan upaya maksimal untuk menemukan sisa-sisa penumpang yang masih hilang. Pada hari kedua pencarian, satu korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, namun pada hari ini, tim SAR kembali mengungkapkan ditemukannya satu jasad korban yang dalam kondisi meninggal. Pencarian terus dilakukan dengan semangat tinggi, meski kondisi cuaca dan laut masih memengaruhi efektivitas operasi.

Kapal KM Ocean Three, yang merupakan kapal nelayan berbobot sekitar 300 ton, tenggelam pada Jumat, 24 Juni 2026, setelah mengalami kecelakaan di perairan Natuna. Kecelakaan ini terjadi saat kapal sedang melakukan aktivitas penangkapan ikan, dengan jumlah awak kapal sebanyak 12 orang. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal tersebut terperangkap dalam badai yang cukup kuat, sehingga menyebabkan kapal tenggelam dalam waktu singkat. Sampai saat ini, total korban yang ditemukan adalah dua orang, dengan delapan penumpang yang masih dalam pencarian.

Koordinator Satuan Pengawas PSDKP Natuna, Hafid Alfajri, S.ST.Pi., M.H., mengatakan bahwa tim SAR gabungan terus bergerak cepat untuk memastikan semua korban dapat ditemukan. “Kami terus berupaya keras untuk menemukan semua korban yang belum ditemukan, bekerja sama dengan seluruh elemen tim SAR yang terlibat,” ujar Hafid kepada media, Senin, 29 Juni 2026. Ia menambahkan bahwa operasi penyisiran dilakukan secara terus-menerus, dengan penyesuaian strategi berdasarkan data yang terus diperbarui.

“PSDKP Natuna memberikan kontribusi aktif dalam operasi ini, baik melalui teknologi penyelamatan maupun tim profesional yang terlatih. Kami berharap dapat menemukan sisa-sisa korban lainnya dalam waktu dekat, agar keluarga para nelayan dapat merasa tenang,” tulis Hafid dalam pernyataan resmi.

Dalam pencarian hari ini, tim SAR menggunakan berbagai metode, termasuk penyelaman langsung, penggunaan drone, serta penerapan teknik sonar untuk menemukan sisa-sisa kapal. Area pencarian mencakup perairan Natuna yang dikenal memiliki kedalaman laut mencapai 2.500 meter, sehingga menambah kesulitan dalam proses penyisiran. Para penyelam yang terlibat dalam operasi harus melawan arus yang cukup kuat dan kondisi gelap yang sering terjadi di siang hari. Hafid menyebutkan bahwa keberhasilan menemukan satu korban dalam kondisi meninggal menunjukkan kemajuan dalam upaya penyelamatan.

Sejumlah pihak mengapresiasi kinerja tim SAR yang terlibat dalam operasi ini. Kementerian Perhubungan, instansi terkait, dan organisasi penyelamat lokal memberikan dukungan penuh, termasuk akses ke peralatan tercanggih serta personel yang bertugas sepanjang hari. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna, Yudi Pratama, mengungkapkan bahwa operasi ini membutuhkan koordinasi intensif antarinstansi, serta masyarakat setempat yang aktif memberikan informasi. “Kerja sama yang solid antara semua pihak menjadi kunci keberhasilan hingga saat ini,” kata Yudi.

Kapal KM Ocean Three ditemukan tenggelam pada hari kedua kecelakaan, dengan posisi di sekitar 200 meter dari lokasi kejadian. Awalnya, tim SAR hanya berhasil menemukan satu korban selamat, namun pada hari ketiga, satu jasad korban lainnya berhasil diangkat. PSDKP Natuna mengungkapkan bahwa proses penyisiran tidak hanya fokus pada lokasi awal kecelakaan, tetapi juga melibatkan penyisiran di sekitar daerah terdampar. Beberapa kapal penangkap ikan lokal juga turut membantu dalam pencarian, dengan membagikan informasi mengenai kondisi permukaan laut dan keberadaan benda-benda yang terapung.

Menurut laporan dari KPP Natuna, hingga hari ini, total korban yang ditemukan adalah dua orang, dengan delapan penumpang yang masih dalam proses pencarian. KPP Natuna telah mengerahkan sekitar 50 personel, termasuk penyelam, petugas darat, dan kapal penolong. Peralatan seperti sonar, alat penyelaman, serta drone terus digunakan untuk mempercepat proses. Walaupun cuaca masih tergolong buruk, para penyelam tetap menjalankan tugas mereka dengan tekun. Hafid menjelaskan bahwa tim SAR memprioritaskan keamanan dan keselamatan dalam setiap tahap operasi.

Pencarian korban ini juga memberikan dampak psikologis yang signifikan bagi keluarga para nelayan yang terlibat dalam kecelakaan. Beberapa keluarga mengungkapkan harapan besar untuk menemukan anggota keluarga mereka yang masih dalam proses penyisiran. Dalam wawancara dengan media, salah satu warga setempat, Rudi Surya, mengatakan bahwa masyarakat terus memberikan dukungan moril dan materil untuk tim SAR. “Masyarakat mempercayai upaya yang dilakukan oleh PSDKP Natuna, karena mereka berpengalaman dan tekun dalam menangani kasus penyelamatan,” ujar Rudi.

Dalam situasi darurat seperti ini, PSDKP Natuna terus menyesuaikan strategi pencarian berdasarkan kondisi terkini. Tim melakukan analisis terhadap data cuaca, arus laut, dan informasi dari kapal-kapal lain yang berlayar di sekitar area kejadian. Koordinator operasi juga meminta bantuan dari instansi terkait, termasuk instansi kesehatan untuk menangani korban yang sudah ditemukan. “Kami berharap dapat menemukan korban yang tersisa sebelum akhir pekan ini, agar proses penyelamatan dapat segera selesai,” tambah Hafid.

Operasi pencarian ini juga menjadi momentum bagi pihak berwenang untuk mengevaluasi sistem keamanan dan keselamatan di perairan Natuna. Hafid menyebutkan bahwa kecelakaan KM Ocean Three menunjukkan pentingnya penguasaan teknologi penyelamatan serta pelatihan berkala bagi awak kapal. “Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi seluruh pihak untuk meningkatkan kesiapan menghadapi situasi darurat di laut,” jelasnya. Selain itu, PSDKP Natuna juga mengimbau kepada para nelayan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan aktivitas laut.

Sejauh ini, upaya pencarian korban KM Ocean Three telah melibatkan delapan kapal penolong, lima helikopter, serta tiga penyelam yang bertugas sepanjang hari. KPP Natuna mengatakan bahwa pihaknya akan terus memperluas area pencarian, terutama di daerah yang sulit dijangkau oleh alat berat. W

Leave a Comment