News

Key Strategy: Ini Rencana AS Pemerintah RI di Bandara Kertajati Majalengka

Ini Rencana AS Pemerintah RI di Bandara Kertajati Majalengka Penjelasan Menhub tentang Rencana Pengembangan Bandara Kertajati Key Strategy - Pemerintah

Desk News
Published Juni 30, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments

Ini Rencana AS Pemerintah RI di Bandara Kertajati Majalengka

Penjelasan Menhub tentang Rencana Pengembangan Bandara Kertajati

Key Strategy – Pemerintah Indonesia, melalui Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, memberikan penjelasan terkait langkah strategis dalam pengembangan Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat. Meskipun ada perencanaan untuk mengaktifkan kembali Bandara Husein Sastranegara di Bandung, Menhub menegaskan bahwa Bandara Kertajati tetap akan menjadi pusat utama untuk perawatan pesawat dan kawasan industri penerbangan. Pernyataan ini diungkapkan dalam keterangan resmi yang diberikan di Jakarta, Selasa (30/6/2026). Menurut Dudy, pengaktifan kembali Bandara Husein tidak akan mengurangi fungsi Bandara Kertajati, yang tetap ditempatkan sebagai basis pengembangan sektor kebandarudaraan.

“Kita terus mendorong Kertajati untuk dioptimalkan. Pengaktifan kembali Bandara Husein tidak akan mengubah peran Bandara Kertajati. Pemerintah tetap mengembangkan kawasan tersebut sebagai aviation park yang mendukung berbagai aktivitas industri kebandarudaraan,” kata Menhub dalam keterangan resmi.

Menurut Dudy Purwagandhi, Bandara Kertajati memiliki peran kritis dalam memperkuat keberlanjutan sektor penerbangan di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa konsep pengembangan bandara ini mencakup berbagai aspek, seperti layanan perawatan pesawat, pemeliharaan, dan kegiatan pendukung industri penerbangan. Tidak hanya itu, kawasan ini juga diharapkan menjadi pusat pengembangan teknologi dan layanan terkait operasional bandara, serta meningkatkan keterlibatan sektor swasta dalam proyek ini.

Strategi Pemerintah untuk Memaksimalkan Potensi Bandara Kertajati

Pemerintah Indonesia menekankan bahwa Bandara Kertajati tidak hanya akan tetap menjadi bandara utama, tetapi juga dijadikan tempat strategis untuk pengembangan infrastruktur penerbangan. Menhub mengungkapkan bahwa kawasan ini memiliki potensi besar untuk menjadi pusat industri penerbangan yang kompetitif, sekaligus menjadi pelaku utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah sekitarnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa Bandara Kertajati dapat memenuhi kebutuhan industri jangka panjang, terutama dalam hal layanan teknis dan operasional yang memadai.

Menurut Menhub, pengembangan Bandara Kertajati sejalan dengan kebijakan nasional dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan penerbangan. Ia menambahkan bahwa kawasan ini akan diintegrasikan dengan sejumlah proyek lain, seperti pusat pengujian pesawat dan pusat data penerbangan. Dengan adanya fasilitas tersebut, Bandara Kertajati akan menjadi magnet bagi perusahaan-perusahaan kebandarudaraan, baik dari dalam maupun luar negeri. Langkah ini bertujuan untuk mendorong keberlanjutan industri penerbangan, sekaligus mempercepat modernisasi sistem transportasi udara di Jawa Barat.

Kawasan Industri Penerbangan: Konsep dan Manfaat

Pengembangan Bandara Kertajati sebagai kawasan industri penerbangan memiliki konsep yang komprehensif. Selain sebagai bandara internasional, kawasan ini akan menjadi sentra untuk kegiatan seperti perawatan pesawat, pembuatan komponen aeronautika, dan pendukung lainnya. Menhub menjelaskan bahwa proyek ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada bandara-bandara lain, terutama di wilayah yang memiliki kepadatan lalu lintas udara tinggi.

Kawasan industri penerbangan di Bandara Kertajati diharapkan dapat menyerap tenaga kerja lokal, sekaligus memperkuat keberadaan sektor manufaktur dan teknologi di Jawa Barat. Menurut Dudy, kawasan ini juga akan menjadi tempat uji coba inovasi dalam operasi bandara, seperti penggunaan sistem digital dan penerapan standar internasional dalam layanan penerbangan. Dengan demikian, Bandara Kertajati bukan hanya menjadi pusat penerbangan, tetapi juga menjadi model pengembangan industri yang berkelanjutan.

Menhub menegaskan bahwa pengembangan Bandara Kertajati akan dilakukan secara bertahap, dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat dan sektor industri. Ia menjelaskan bahwa keberadaan kawasan ini dapat membantu mempercepat penguatan ekosistem penerbangan, terutama dalam hal peningkatan kualitas layanan dan infrastruktur. Proyek ini juga diharapkan menjadi referensi bagi bandara-bandara lain di Indonesia dalam menjalankan strategi pengembangan yang lebih terpadu.

Pengaktifan Kembali Bandara Husein Sastranegara: Peran Tambahan

Menhub juga menyebutkan bahwa pengaktifan kembali Bandara Husein Sastranegara di Bandung akan memberikan manfaat tambahan bagi sektor penerbangan. Ia menegaskan bahwa Bandara Husein tidak akan menggantikan peran Bandara Kertajati, tetapi akan menjadi pelengkap dalam meningkatkan aksesibilitas ke bandara-bandara lain di wilayah Jawa Barat. Pemerintah memandang bahwa pengembangan kedua bandara ini saling melengkapi, sehingga dapat mendorong pertumbuhan industri penerbangan secara keseluruhan.

Dudy Purwagandhi menjelaskan bahwa Bandara Husein Sastranegara akan dimanfaatkan kembali sebagai bandara umum yang melayani kebutuhan masyarakat sekitar, terutama di wilayah Bandung dan sekitarnya. Namun, ia menegaskan bahwa Bandara Kertajati tetap akan menjadi pusat utama untuk kegiatan industri penerbangan, seperti perawatan dan pemanfaatan teknologi. Dengan adanya dua bandara yang berbeda fungsi, pemerintah berharap dapat memenuhi kebutuhan transportasi udara yang beragam.

Aspek Ekonomi dan Investasi dalam Pengembangan Bandara Kertajati

Menurut Menhub, pengembangan Bandara Kertajati akan menjadi salah satu prioritas dalam memacu pertumbuhan ekonomi Jawa Barat. Ia menekankan bahwa kawasan ini akan menjadi tempat investasi yang menarik bagi perusahaan-perusahaan asing dan lokal. Dengan adanya fasilitas industri penerbangan, Bandara Kertajati diharapkan dapat menarik sejumlah investasi besar, yang akan meningkatkan keterlibatan sektor swasta dalam pengembangan infrastruktur transportasi udara.

Pemerintah juga berharap bahwa kawasan Bandara Kertajati dapat menjadi pusat pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia di bidang penerbangan. Menhub menyebutkan bahwa proyek ini akan memberikan kesempatan bagi tenaga kerja lokal untuk terlibat dalam sektor industri yang berkembang. Dengan demikian, Bandara Kertajati tidak hanya menjadi pusat penerbangan, tetapi juga menjadi tempat pembelajaran teknis dan profesional yang memadai.

Dudy Purwagandhi menambahkan bahwa pemerintah akan terus memantau progres pengembangan Bandara Kertajati, termasuk dalam hal pembangunan infrastruktur dan pelayanan kepada masyarakat. Ia menjelaskan bahwa kawasan ini akan menjadi contoh nyata tentang upaya Indonesia dalam membangun sistem penerbangan yang lebih efisien dan modern. Dengan dukungan dari sektor swasta, Menhub optimis bahwa Bandara Kertajati akan menjadi pusat utama industri penerbangan, sekaligus mengurangi beban pada bandara-bandara lain.

Peluang dan Tantangan dalam Pengembangan Bandara Kertajati

Menurut Menhub, pengembangan Bandara Kertajati akan membawa peluang besar bagi sektor penerbangan dan ekonomi wilayah. Ia menyebutkan bahwa kawasan ini akan menjadi penyangga bagi Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, serta meningkatkan aksesibilitas ke bandara-bandara lain di Jawa Barat. Dengan demikian, Bandara Kertajati diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan ketersediaan jasa transportasi udara.

Leave a Comment