Kerap Gasak Bahan Kue Senilai Puluhan Juta, Maling Spesialis Toko di Tasikmalaya Akhirnya Diciduk
Pemuda Terekam CCTV saat Mencuri di Toko Wen Wen
Historic Moment – Seorang pemuda yang diduga terlibat dalam aksi pencurian berulang di sejumlah toko bahan kue di Kota Tasikmalaya akhirnya ditangkap oleh karyawan toko. Kejadian ini terjadi di Toko Wen Wen, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Sambongjaya, Kecamatan Mangkubumi, pada Selasa (30/6/2026). Pria berusia sekitar 20 tahun itu diperkirakan mencuri barang senilai ratusan juta rupiah sebelum diamankan oleh petugas. Rekaman video yang menangkap aksi pelaku telah beredar luas di media sosial, menjadi sorotan publik.
“Iya betul, kemarin kami menerima laporan terkait kejadian tersebut. Terduga pelaku sudah kita amankan,” ujar Kapolsek Mangkubumi Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Ipan Faisal, saat diwawancara di Bale Kota Tasikmalaya, Rabu (1/7/2026).
Menurut informasi yang didapat, pelaku mungkin sudah berulang kali melakukan pencurian di toko-toko lain sebelum akhirnya terjaring dalam aksi terbaru. Kasus ini saat ini masih dalam tahap penyelidikan, dengan polisi terus mengumpulkan bukti dan memeriksa saksi-saksi. “Masih dalam proses penyelidikan. Nanti akan kami sampaikan kembali apabila ada perkembangan lebih lanjut,” tambah Ipan.
Pemilik Toko Wen Wen, Lani Setiadi, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut bukan pertama kalinya. Sejak beberapa bulan lalu, toko yang bergerak di bidang bahan-bahan untuk pembuatan kue tersebut sering mengalami kerugian. Kehilangan barang diperkirakan mencapai angka ratusan juta, dan kepolisian masih mencari tahu apakah pelaku bersalah melakukan aksi yang sama di tempat lain. “Sudah beberapa kali ada laporan kehilangan, dan dari penelusuran internal kami menduga ini berkaitan dengan orang yang sama,” kata Lani.
Toko Wen Wen yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan ini adalah salah satu dari banyak toko yang menjadi sasaran pencurian oleh pelaku spesialis. Aksi pelaku tidak hanya menargetkan bahan kue, tetapi juga peralatan masak dan perlengkapan lainnya. Dalam beberapa minggu terakhir, pihak toko sempat meningkatkan pengawasan untuk mencegah aksi serupa. Namun, kemungkinan kurangnya kehati-hatian membuat pelaku bisa masuk ke dalam lingkaran keamanan toko tersebut.
Pelaku diciduk setelah memasuki toko dan berusaha mengambil bahan-bahan yang disimpan di laci atau rak tertutup. Meski sempat berusaha melarikan diri, ia terjebak karena karyawan toko langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Rekaman video aksi pelaku beredar di media sosial, memicu respons cepat dari pihak berwenang. “Terduga pelaku diamankan dengan baik, dan kami akan mengusut lebih lanjut,” jelas Ipan Faisal.
Aksi pencurian ini menimbulkan kecemasan di kalangan warga sekitar toko. Banyak orang mengatakan bahwa pelaku spesialis ini sudah dikenal di wilayah Mangkubumi. Dari laporan warga, pelaku sering mengincar toko yang berada di area rawan. Karena sering berulang, polisi menganggap kejadian tersebut cukup signifikan dan layak ditindaklanjuti. “Kami sudah mendalami kronologi kejadian dan mencari tahu motifnya,” tambah Ipan.
Dalam penyelidikan, polisi juga memeriksa bukti-bukti dari CCTV toko, serta laporan warga sekitar. Selain itu, pihak kepolisian sedang memeriksa identitas pelaku, termasuk riwayat kejahatannya sebelumnya. “Kami masih membutuhkan waktu untuk memproses informasi ini, tetapi sudah menemukan petunjuk penting,” kata Ipan. Kejadian di Toko Wen Wen menjadi contoh bagaimana aksi pencurian spesialis bisa terjadi di tempat yang sehari-hari digunakan oleh warga.
Kapolsek Mangkubumi juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli di sekitar area kawasan perdagangan. “Kami ingin memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang di tempat lain,” tutur Ipan. Pemilik toko berharap bahwa tindakan cepat ini bisa memberikan efek jera kepada pelaku dan mengurangi kejadian serupa. “Dengan menangkap pelaku, kami merasa lebih aman dan bisa fokus pada bisnis,” tambah Lani Setiadi.
Penangkapan ini juga memberikan keterangan lebih jelas tentang identitas pelaku. Dari hasil investigasi awal, pelaku diketahui seorang pemuda yang sebelumnya pernah melarikan diri setelah mencuri di toko lain. Meski tidak selalu berhasil, kejadian di Toko Wen Wen menjadi bukti bahwa pelaku siap mengambil risiko besar untuk mengincar bahan-bahan bernilai tinggi. “Dia mungkin sudah merencanakan aksinya sejak lama, dan ini adalah kesempatan terbaiknya,” ujar salah seorang karyawan toko yang tidak ingin disebutkan namanya.
Pelaku yang berusia sekitar 22 tahun ini diduga memanfaatkan kelemahan pengawasan di toko. Dengan bantuan CCTV dan pengakuan dari karyawan, polisi bisa langsung mengamankan pelaku saat aksinya terjadi. Keberhasilan penangkapan ini juga diapresiasi oleh warga sekitar, yang menganggap tindakan kepolisian cukup cepat. “Saya kagum dengan petugas, karena mereka langsung tindak lanjuti laporan warga,” komentar seorang warga yang tinggal dekat toko.
Kejadian pencurian di Toko Wen Wen menunjukkan bahwa aksi spesialis bisa terjadi di mana saja, bahkan di tempat yang sehari-hari digunakan oleh masyarakat. Dengan adanya penangkapan, diharapkan t
