News

Key Strategy: Proyek Pengaspalan Jalan Wisata Bandung Terhambat BRT, Farhan Minta Maaf

Key Strategy: Proyek Pengaspalan Jalan Wisata Bandung Terhambat, Farhan Minta Maaf Key Strategy - Upaya pembenahan infrastruktur jalan di Kota Bandung terus

Desk News
Published Juli 10, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Key Strategy: Proyek Pengaspalan Jalan Wisata Bandung Terhambat, Farhan Minta Maaf

Key Strategy – Upaya pembenahan infrastruktur jalan di Kota Bandung terus berlangsung sebagai bagian dari program beautifikasi yang menargetkan 17 ruas jalan pada koridor wisata. Meskipun beberapa ruas telah menunjukkan kemajuan signifikan, tidak semua pekerjaan berjalan tanpa hambatan. Dari keseluruhan 10 paket pekerjaan yang melibatkan proses overlay atau pelapisan ulang aspal, baru lima di antaranya yang telah mencapai penyelesaian penuh seratus persen. Key Strategy ini menjadi fokus utama pemerintah kota dalam memastikan proyek berjalan sesuai rencana.

Ruas Jalan yang Telah Selesai Dikerjakan

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, terdapat lima paket pekerjaan jalan yang telah rampung sepenuhnya. Paket pertama mencakup Jalan Astanaanyar menuju Panjunan yang menghubungkan dua kawasan penting. Paket kedua adalah Jalan L.L.R.E. Martadinata yang dikenal juga dengan nama Jalan Riau. Sementara itu, paket ketiga meliputi Jalan Ir. H. Juanda di kawasan Dago yang merupakan salah satu arteri utama kota.

Dua paket terakhir yang telah selesai adalah Jalan Lengkong Besar yang terhubung dengan Lengkong Kecil, serta Jalan Stasiun Timur yang bersebelahan dengan Perintis Kemerdekaan. Kelima ruas ini telah melalui proses pelapisan ulang aspal dengan standar kualitas yang sesuai dengan rencana awal proyek. Key Strategy dalam penyelesaian pekerjaan ini memastikan setiap ruas mendapatkan perhatian yang sama.

Pekerjaan yang Masih Berjalan

Sementara itu, terdapat lima paket pengaspalan lain yang masih terus dalam tahap pengerjaan. Paket-paket tersebut meliputi Jalan Merdeka yang merupakan pusat kota, Jalan Braga yang terkenal dengan nuansa historisnya, serta Jalan Wastukancana yang menghubungkan berbagai titik penting. Dua paket terakhir adalah Jalan Tamansari dan Jalan Sulanjana yang juga menjadi bagian dari koridor wisata Bandung.

Jika dijumlahkan secara keseluruhan, total panjang jalan yang menjadi sasaran pekerjaan pengaspalan mencapai sekitar 10,24 kilometer. Angka ini mencerminkan skala besar dari program perbaikan infrastruktur yang sedang digarap oleh pemerintah kota. Key Strategy yang diterapkan memungkinkan pemantauan progress setiap paket secara real-time.

Fokus pada Ruas dengan Mobilitas Tinggi

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menjelaskan bahwa saat ini Pemkot Bandung memfokuskan perhatiannya pada perbaikan ruas-ruas jalan yang memiliki tingkat mobilitas paling tinggi. Pendekatan ini diambil untuk memastikan bahwa jalan-jalan dengan lalu lintas padat mendapatkan prioritas perbaikan terlebih dahulu. Key Strategy ini terbukti efektif dalam mengatasi masalah yang muncul di lapangan.

Jalan Dago menjadi salah satu contoh utama dari ruas jalan yang mendapat perhatian khusus. Ruas ini dihadapkan pada sejumlah tantangan teknis yang cukup kompleks. Menurut Wali Kota, Dago dipilih untuk dikerjakan lebih dulu karena tingginya volume kendaraan yang melintas setiap harinya. Key Strategy dalam penanganan Dago menunjukkan komitmen Pemkot untuk menyelesaikan masalah secara tuntas.

“Itu sebabnya Dago duluan, tetapi karena sangat ramai dan banyak mobil besar lewat ke situ, jadi ambrol. Nah, sekarang Dago yang ke arah Dago Bengkok dindingnya sedang diperkuat dengan suntikan-suntikan cor beton,” kata Farhan, Kamis (9/7/2026).

Penjelasan tersebut memberikan gambaran jelas tentang kondisi yang dihadapi. Lalu lintas yang padat ditambah dengan kehadiran kendaraan-kendaraan besar menyebabkan beberapa bagian jalan mengalami kerusakan. Sebagai respons, tim teknis sedang melakukan penguatan dinding di area Dago Bengkok menggunakan metode suntikan beton yang diharapkan dapat mengatasi masalah ambrol tersebut.

Program beautifikasi ini tidak hanya bertujuan memperbaiki permukaan jalan, tetapi juga meningkatkan kenyamanan bagi pengguna jalan dan wisatawan yang berkunjung ke Bandung. Dengan penyelesaian bertahap dari 10 paket pekerjaan, diharapkan seluruh koridor wisata akan memiliki kondisi jalan yang optimal dalam waktu dekat. Key Strategy yang konsisten akan memastikan proyek ini selesai tepat waktu dan sesuai anggaran yang telah dialokasikan.

Leave a Comment