Distamhut Jaksel tebang pohon yang rawan tumbang di Kebayoran Baru
Distamhut Jaksel tebang pohon yang rawan tumbang di Kebayoran Baru
Di Jakarta Selatan, petugas dari Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) melakukan penebangan pohon yang berpotensi tumbang di Jalan Gandaria Tengah, Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru. Pohon yang ditebang merupakan jenis mahoni dengan diameter sekitar 90 sentimeter dan tinggi hampir 10 meter.
Ketua Regu Tim Penopingan Distamhut Jaksel, Wanda, menjelaskan bahwa sebelum tindakan penebangan dilakukan, terlebih dahulu dilakukan survei. Hasilnya, pohon tersebut dinyatakan perlu ditebang secara utuh karena batangnya telah keropos hingga 70 persen.
Dalam proses penebangan, 11 personel dan satu unit mobil tangga dikerahkan. “Sisa batang dan daun akan dibawa ke lokasi pencacahan di area TPU Kampung Kandang,” ucapnya. Upaya ini bertujuan meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga, terutama pada saat hujan disertai angin kencang.
Kami mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah melaporkan pohon rawan tumbang ini, sehingga bisa segera ditindaklanjuti,” tambah Wanda.
Pemangkasan di Jalan Moch Kahfi II
Sementara itu, di Jalan Moch Kahfi II, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, empat pohon rawan tumbang dipangkas. Koordinator Lapangan Tim Penopingan, Mulyadi, mengatakan bahwa pemangkasan dilakukan sebagai respons atas laporan warga melalui aplikasi JAKI.
“Awalnya hanya dua pohon yang direncanakan dipangkas. Namun, setelah melihat kondisi pohon sekitarnya yang juga berpotensi tumbang, akhirnya ditambah dua pohon,” kata Mulyadi.
Empat pohon yang dipangkas hari ini termasuk beringin dengan ketinggian 16 meter, trambesi sekitar 12 meter, serta saga yang masing-masing memiliki ketinggian serupa. Delapan personel Pasukan Hijau, lengkapi dengan peralatan pendukung dan satu truk, turut dikerahkan untuk tugas tersebut.
“Pemangkasan ini juga membuat lingkungan lebih terang, khususnya di malam hari. Dengan demikian, potensi kejadian negatif bisa diminimalisir. Semoga masyarakat merasa lebih aman dan nyaman,” ujarnya.
