Latest Program: Menteri LH Bakal Adopsi Green Policing Polda Riau Jadi Kebijakan Nasional
Pernyataan Menteri LH Soal Adopsi Green Policing
Latest Program – Kunjungan kerja perdana Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LH) Jumhur Hidayat ke Polda Riau, yang dilakukan setelah dirinya dilantik pada Selasa, 5 Mei 2026, membuka kesempatan untuk mengungkap rencana penerapan kebijakan nasional berbasis konsep Green Policing. Pernyataan ini disampaikan saat ia bertemu dengan Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, dalam upaya memperkuat kerja sama lintas instansi untuk menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.
Green Policing sebagai Pola Pendekatan Ideal
Jumhur Hidayat menekankan bahwa kebijakan Green Policing, yang telah dijalankan di Polda Riau, memiliki potensi besar untuk diadopsi secara nasional. Ia menyampaikan apresiasi atas upaya Kapolda Riau dalam mengintegrasikan pendekatan penegakan hukum dengan peran masyarakat dalam perlindungan lingkungan. “Insyaallah akan saya adopsi menjadi kebijakan nasional, terima kasih Pak Kapolda. Jadi ini bagus banget, saya bisa membayangkan betapa hebatnya jika konsep ini diaplikasikan secara universal, mencakup seluruh institusi,” ujarnya.
Dalam sesi diskusi, Jumhur menjelaskan bahwa Green Policing bukan sekadar metode penegakan hukum, tetapi juga strategi holistik yang menggabungkan langkah-langkah dari tingkat bawah ke atas. Menurutnya, pendekatan ini berkesinambungan, memungkinkan perubahan lingkungan hidup terjadi secara bertahap melalui kesadaran kolektif masyarakat dan tindakan pemerintah yang terpadu. “Dari bawah, masyarakat dibangun kesadarannya, sementara dari atas, pemerintah memberikan langkah pemulihan yang diperlukan. Dalam akhirnya, akan ada kekuatan hukum untuk mengatasi pelanggaran lingkungan,” jelasnya.
Pola yang Menarik untuk Generasi Muda
Jumhur menyoroti pentingnya konsep ini bagi generasi muda, terutama dalam memupuk kebiasaan ramah lingkungan sejak dini. Ia menilai bahwa Green Policing memberikan contoh baik dalam upaya menciptakan pola hidup yang lebih hijau. “Ini luar biasa, saya sangat senang karena ada keseimbangan antara pendekatan top-down dan bottom-up. Apalagi untuk Gen-Z, mereka butuh contoh konkret seperti penanaman pohon atau pengurangan limbah untuk memahami pentingnya lingkungan,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa konsep ini bisa menjadi model bagi daerah-daerah lain, karena menawarkan solusi yang adaptif dan berkelanjutan. “Saya rasa ini sesuatu yang ideal. Semoga kebijakan ini tidak hanya berjalan di Riau, tetapi juga di provinsi-provinsi lain, sehingga membentuk kerangka kerja nasional yang komprehensif,” imbuh Jumhur.
Respons Kapolda Riau atas Kunjungan Menteri LH
Sebagai tanggapan atas kunjungan Menteri Jumhur Hidayat, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memberikan apresiasi tinggi. Ia menyatakan bahwa hadirnya Menteri LH di Mapolda Riau memberikan dorongan baru dalam meningkatkan sinergi antara kepolisian dengan instansi terkait. “Kehadiran Bapak Menteri memberikan energi baru yang sangat positif untuk memperkuat komitmen kami dalam menjaga keberlanjutan lingkungan,” kata Herry.
Kapolda Riau menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci keberhasilan penerapan kebijakan lingkungan. Menurutnya, kepolisian memiliki peran penting dalam mendorong pengelolaan sumber daya alam dan mengendalikan polusi. “Sinergi ini sangat penting bagi kami, karena memungkinkan penanganan isu lingkungan secara terpadu, terstruktur, dan berkelanjutan,” paparnya.
Pendekatan Lintas Instansi untuk Lingkungan yang Lebih Baik
Kapolda Riau menyampaikan bahwa program Green Policing di Riau menjadi bukti nyata bagaimana kepolisian bisa berperan aktif dalam isu lingkungan. Ia berharap kebijakan ini diimplementasikan di tingkat nasional, karena mampu menciptakan pola kerja yang efektif. “Kami sangat mengapresiasi komitmen Bapak Menteri dalam membangun kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan Polda Riau. Ini membuka peluang kerja sama yang lebih erat antara pusat dan daerah,” ujarnya.
Menurut Irjen Pol Herry, penerapan Green Policing memerlukan partisipasi aktif dari berbagai pihak. “Dengan sinergi yang baik, kami bisa menangani masalah lingkungan secara lebih sistematis. Misalnya, dalam mengatasi sampah plastik, polusi udara, atau deforestasi, kepolisian dan instansi lain bisa bekerja sama dengan lebih baik,” jelasnya.
Green Policing sebagai Strategi Berkelanjutan
Green Policing dianggap sebagai langkah strategis dalam menjaga ekosistem lingkungan, khususnya di tengah tantangan global seperti perubahan iklim. Jumhur Hidayat menyoroti bahwa konsep ini menggabungkan kekuatan hukum dengan kebijakan proaktif, sehingga mencegah kehancuran lingkungan sejak awal. “Dengan pendekatan ini, lingkungan tidak hanya dijaga, tetapi juga dipulihkan secara bertahap melalui partisipasi masyarakat dan dukungan pemerintah,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa Green Policing bisa menjadi wadah untuk menyebarkan kesadaran lingkungan ke berbagai lapisan masyarakat. “Saya berharap konsep ini diadopsi di daerah-daerah lain, karena lingkungan hidup yang baik adalah tanggung jawab bersama. Dengan adanya Green Policing, peran masyarakat bisa lebih terangsang, sementara pemerintah memberikan langkah-langkah dukungan yang konkrit,” papar Jumhur.
Potensi Perluasan Kebijakan Nasional
Jumhur Hidayat menyatakan bahwa Polda Riau bisa menjadi salah satu titik awal untuk menyebarluaskan Green Policing ke seluruh Indonesia. Ia berharap bahwa konsep ini tidak hanya dipakai sebagai alat hukum, tetapi juga sebagai kebijakan yang menyentuh seluruh aspek kehidupan masyarakat. “Dengan menyebarluaskan kebijakan ini, kita bisa mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan, yang tentu akan memberikan dampak besar bagi generasi mendatang,” imbuhnya.
Kapolda Riau juga menyatakan bahwa Green Policing bukan hanya penting untuk Riau, tetapi juga sebagai model yang bisa diikuti oleh daerah lain. “Dengan adanya kerja sama yang terstruktur, kita bisa mengatasi masalah lingkungan secara lebih efektif, terutama dalam menghadapi ancaman global seperti perubahan iklim dan kerusakan hutan,” tambah Herry Heryawan.
Dalam konteks ini, Jumhur Hidayat berharap pemerintah pusat bisa memberikan dukungan penuh untuk mengembangkan program Green Policing ke seluruh negeri. “Ini adalah kesempatan bagus untuk menciptakan kebijakan yang berkelanjutan, yang bisa diadopsi oleh semua institusi. Dengan demikian, lingkungan hidup kita akan terus diperhatikan dan dilestarikan,” pungkasnya.
Kemitraan yang Perlu Ditingkatkan
Kapolda Riau menegaskan
