News

Main Agenda: Pakai Baju Berlogo PSI di Lampung, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Pakai Baju Berlogo PSI di Lampung, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri Main Agenda - Dalam perjalanan politik tiga hari yang berlangsung di

Desk News
Published Juni 28, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Pakai Baju Berlogo PSI di Lampung, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Main Agenda – Dalam perjalanan politik tiga hari yang berlangsung di Provinsi Lampung, Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, menunjukkan kehadirannya di berbagai acara yang diundang. Kegiatan tersebut mencakup pertemuan politik, kegiatan sosial, budaya, serta keagamaan. Sabtu (27/6/2026), Jokowi mengungkapkan bahwa dirinya berusaha memenuhi semua undangan yang masuk, baik dari internal partai maupun masyarakat umum. “Saya sedang menyesuaikan agenda yang telah diatur. Hari ini beberapa undangan sudah saya penuhi, termasuk dari PSI, masyarakat, dan relawan,” jelasnya saat berada di Bandar Lampung.

Kunjungan ke Berbagai Daerah

Dua hari pertama di Lampung, mantan Wali Kota Solo tersebut telah mengunjungi tiga lokasi berbeda. Di Kabupaten Mesuji, ia menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Selanjutnya, di Kabupaten Tulang Bawang, Jokowi juga terlibat dalam pertemuan serupa. Tidak ketinggalan, ia turut hadir dalam Rakorda di Kota Bandar Lampung. Selama kegiatan tersebut, Jokowi menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antarlembaga untuk mencapai tujuan bersama.

Sebagai bagian dari upaya menjaga hubungan dengan kader partai, Jokowi berkesempatan berbicara langsung dengan seluruh pengurus DPW, DPD, hingga DPRD PSI di seluruh Lampung. Ia menegaskan bahwa kegiatan politiknya tidak hanya terbatas pada pertemuan formal, tetapi juga mencakup interaksi dengan masyarakat dan pelaku usaha. “Selain bertemu dengan kader partai, saya juga menemui para pengusaha kecil menengah, karena mereka adalah tulang punggung perekonomian daerah,” tambahnya.

Partisipasi dalam Acara Budaya dan Keagamaan

Selama kunjungan di Lampung, Jokowi tidak hanya fokus pada agenda politik. Ia juga menghadiri prosesi adat budaya yang diadakan di Kedaton Agung. Acara tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat ikatan dengan adat istiadat lokal. “Masyarakat Lampung memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, dan saya senang bisa ikut serta dalam pemberian gelar adat,” ujar Jokowi.

Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan, Presiden juga berencana mengunjungi Pondok Pesantren pada hari terakhir. Ia menjelaskan bahwa kehadiran di pesantren bertujuan untuk menjembatani hubungan antara dunia politik dan dunia keagamaan. “Dari sisi masyarakat, saya datang. Dari sisi politik, PSI juga hadir. Di sisi keagamaan, pesantren menjadi representasi penting. Sementara itu, dalam aspek adat budaya, kita berpartisipasi penuh,” katanya.

“Kalau sudah memakai baju berlogo PSI, artinya tahu sendiri.” Ucapan tersebut menjadi poin utama dalam pernyataan Jokowi. Ia mengungkapkan bahwa kehadiran partai di daerah-daerah seperti Lampung adalah bentuk komitmen untuk memperkuat keberadaannya. “Setiap orang yang mengenakan baju partai adalah bagian dari kader atau pendukung yang sadar akan tujuan partai,” terangnya.

Pengaruh dan Keberlanjutan Kehadiran PSI

Jokowi menekankan bahwa partisipasi dalam berbagai acara bukan sekadar untuk menunjukkan dukungan, tetapi juga untuk membangun jaringan dan memperkuat keberlanjutan kehadiran PSI di Lampung. “PSI harus mampu bersinergi dengan masyarakat lokal, agar bisa menjadi bagian dari perubahan yang diharapkan,” tambahnya. Selain itu, ia juga menyoroti peran pesantren dalam membentuk generasi muda yang memiliki pemahaman keagamaan dan kemandirian.

Usai menghadiri Rakorda dan acara adat, Jokowi mengunjungi Pringsewu untuk berdialog langsung dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Ia mengatakan bahwa UMKM adalah fondasi ekonomi yang penting dan perlu didukung secara aktif. “Kita harus memberi perhatian khusus kepada pelaku usaha kecil, karena mereka memiliki peran besar dalam pengembangan perekonomian daerah,” tuturnya.

Koordinasi dan Sinergi dalam Kebijakan

Dalam kunjungan tersebut, Jokowi juga meminta masukan dari para pengurus partai tentang langkah-langkah strategis yang bisa diambil. “PSI memiliki visi yang jelas, dan kita perlu mencari jalan untuk mewujudkan itu di Lampung,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa koordinasi antarlevel partai sangat penting untuk memastikan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya menjaga komunikasi terbuka, Jokowi mengatakan bahwa kegiatan politik tidak bisa terlepas dari kehidupan sosial dan budaya masyarakat. “Kita harus menciptakan suasana yang nyaman dan inklusif, agar semua pihak bisa berpartisipasi aktif,” imbuhnya. Hal ini menunjukkan bahwa Jokowi tidak hanya fokus pada kekuasaan, tetapi juga pada pembangunan yang berkelanjutan dan berpartisipasi luas.

Kesimpulan dan Harapan Masa Depan

Setelah selesai melaksanakan rangkaian acara di Lampung, Jokowi berharap kehadirannya bisa memberikan dampak positif. “Saya yakin, dengan sinergi yang baik antara partai dan masyarakat, Lampung akan terus berkembang,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa pakaian berlogo PSI adalah simbol dari kepercayaan dan keterlibatan pribadi setiap pendukung terhadap partai tersebut. “Ini bukan sekadar baju, tetapi bentuk keanggotaan dan kepedulian terhadap perubahan yang diinginkan,” tutupnya.

Kehadiran Jokowi di Lampung menunjukkan komitmen untuk tetap berpartisipasi dalam dinamika politik lokal. Dengan menghadiri berbagai acara, ia berusaha menjaga hubungan harmonis antara pemerintah, partai, masyarakat, dan institusi keagamaan. Selain itu, kunjungan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat jaringan relawan dan kader PSI di daerah tersebut. Dalam perjalanan tiga hari ini, Jokowi memastikan bahwa setiap kegiatan yang dihadiri memiliki makna yang mendalam, baik dalam konteks politik maupun budaya.

Leave a Comment