Strategi Penting: Pram minta jajarannya pacu pertumbuhan ekonomi sesuai target presiden
Gubernur DKI Jakarta Sampaikan Instruksi Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi 8% sesuai Arahan Presiden
Di Balai Kota, Jakarta, Kamis, Pramono Anung Wibowo, Gubernur DKI Jakarta, menegaskan komitmen jajaran pemerintahan untuk mendorong peningkatan ekonomi Jakarta hingga 8% per tahun, sesuai dengan rencana Presiden Prabowo Subianto. Menurut Pramono, target pertumbuhan ekonomi tersebut harus dipersiapkan secara matang oleh Pemerintah DKI Jakarta agar dapat tercapai sesuai arahan pemerintah pusat.
“Pemerintah DKI Jakarta harus mengikuti apa yang menjadi arahan dari pemerintah pusat, sehingga kami mempersiapkan langkah-langkah ke depan, apa yang akan dilakukan oleh Pemerintah DKI Jakarta di tahun 2027 ini,” jelas Pramono.
Sebagai mantan tokoh yang sering disapa dengan nama Pram, ia mengakui bahwa situasi ekonomi saat ini cukup berat untuk mencapai target tersebut. Banyak tantangan yang dihadapi oleh Pemprov DKI Jakarta, terutama dalam menjaga konsistensi pertumbuhan ekonomi. Namun, Pramono tetap optimis bahwa dengan strategi yang tepat, target dapat dicapai.
Kondisi Eksternal Jadi Faktor Penting dalam Rencana Pembangunan
Dalam sambutan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, Pramono juga menyebutkan tantangan global yang mungkin memengaruhi ekonomi lokal. Ia mengingatkan bahwa konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran menjadi isu krusial yang memerlukan perhatian khusus.
“Dengan demikian, Pemerintah DKI Jakarta harus mengambil langkah-langkah untuk jangka pendek mengatasi itu,” ungkap Pramono.
Menurutnya, konflik tersebut hingga saat ini belum menemukan titik temu, dan dampaknya bisa berupa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), penurunan pendapatan, serta berbagai persoalan ekonomi lainnya. Pramono menekankan perlunya antisipasi dan respons cepat dari pemerintah daerah untuk menghadapi perubahan dinamika eksternal tersebut.
