News

New Policy: Masuk Opsi Venue Piala Presiden 2026, Kesiapan Stadion Si Jalak Harupat Digenjot

Masuk Opsi Venue Piala Presiden 2026, Kesiapan Stadion Si Jalak Harupat Digenjot New Policy - Kabupaten Bandung kembali menjadi sorotan dalam persiapan

Desk News
Published Juli 8, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments

Masuk Opsi Venue Piala Presiden 2026, Kesiapan Stadion Si Jalak Harupat Digenjot

New Policy – Kabupaten Bandung kembali menjadi sorotan dalam persiapan penyelenggaraan Piala Presiden 2026. Stadion Si Jalak Harupat, yang terletak di wilayah tersebut, dianggap sebagai salah satu kandidat venue pertandingan pramusim kompetisi sepak bola nasional yang digelar pada tahun ini. Dalam rangka memastikan kesiapan, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung sedang fokus melakukan pengembangan fasilitas stadion guna memenuhi standar yang ditetapkan oleh Panitia Penyelenggara Piala Presiden 2026 dan PSSI.

Persiapan untuk Mewujudkan Venue Berkualitas

Sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan infrastruktur olahraga, Dispora Kabupaten Bandung telah merencanakan berbagai langkah persiapan sebelumnya. Dicky Anugrah, Kepala Dispora setempat, mengungkapkan bahwa kesiapan Stadion Si Jalak Harupat melibatkan koordinasi intensif antara pihaknya dan tim yang bertugas menjaga operasional stadion. “Kita sedang melakukan evaluasi terhadap fasilitas stadion agar dapat memenuhi ekspektasi penyelenggara Piala Presiden 2026,” terang Dicky, Selasa (7/7/2026).

Menurut Dicky, proses asesmen telah dimulai sejak beberapa bulan terakhir. PSSI dan Panitia Penyelenggara Piala Presiden 2026 melakukan inspeksi lapangan ke stadion untuk menilai kecukupan sarana dan prasarana. “Hasil asesmen tersebut menjadi dasar bagi keputusan akhir,” tambahnya. Dicky menjelaskan bahwa keputusan untuk menyewa stadion sebagai venue pertandingan didasarkan pada hasil evaluasi teknis yang menyeluruh, termasuk kondisi lapangan, sistem pencahayaan, serta kemampuan penonton untuk memenuhi standar keamanan dan kenyamanan.

Langkah Terukur untuk Memastikan Kesiapan

Dalam rangka mewujudkan kesiapan yang maksimal, Dispora Kabupaten Bandung telah melakukan perbaikan beberapa aspek kritis. Fasilitas seperti sistem pengaturan keamanan, layanan kesehatan, dan infrastruktur parkir sedang ditingkatkan. Selain itu, tim teknis juga sedang meninjau ulang prosedur operasional stadion agar sesuai dengan kebutuhan kompetisi tingkat nasional. “Kita juga memastikan bahwa semua perlengkapan pertandingan, seperti peralatan wasit dan sistem skor, siap digunakan,” kata Dicky.

Menurut informasi yang didapat, asesmen yang dilakukan PSSI dan panitia penyelenggara melibatkan beberapa tahapan. Pertama, tim melakukan survei terhadap kondisi lapangan dan bangunan stadion. Kedua, mereka mengevaluasi kapasitas penonton dan sistem penjualan tiket. Ketiga, tim juga memastikan keberadaan fasilitas pendukung seperti ruang ganti, kamar mandi, dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Dicky menjelaskan bahwa keputusan akhir akan diambil setelah semua aspek tersebut diverifikasi secara menyeluruh.

Pengalaman Berharga dari Piala Presiden 2025

Kabupaten Bandung memang sudah memiliki pengalaman sebagai tuan rumah Piala Presiden sebelumnya. Dicky mengungkapkan bahwa dari penyelenggaraan Piala Presiden 2025, beberapa kelemahan dan kekurangan dalam pengelolaan stadion telah diidentifikasi. “Dari penyelenggaraan tahun lalu, kita memperoleh wawasan tentang kebutuhan tambahan yang perlu disiapkan,” katanya.

Stadion Si Jalak Harupat menjadi venue utama untuk beberapa pertandingan pada Piala Presiden 2025. Dalam kesempatan tersebut, stadion telah menunjukkan kemampuan untuk menampung penonton dalam jumlah besar, serta memenuhi standar kenyamanan selama pertandingan. Dicky menyebut bahwa kesuksesan penyelenggaraan 2025 menjadi motivasi untuk melakukan peningkatan lebih lanjut. “Kita memanfaatkan pengalaman itu sebagai dasar perbaikan,” ujarnya.

Keunggulan Stadion Si Jalak Harupat

Stadion Si Jalak Harupat dikenal sebagai salah satu venue sepak bola yang terbaik di Indonesia. Sejak dibangun pada tahun 1980-an, stadion ini telah menjadi tempat pertandingan utama untuk berbagai kompetisi, termasuk Liga Indonesia dan Piala Indonesia. Selama penyelenggaraan Piala Presiden 2025, stadion ini menunjukkan performa yang baik dan konsistensi dalam menjaga standar kualitas.

Dicky menjelaskan bahwa keunggulan Stadion Si Jalak Harupat terletak pada fasilitas lengkapnya. Stadion tersebut memiliki kapasitas penonton sekitar 30 ribu orang, dengan area parkir yang luas dan aksesibilitas yang memadai. Selain itu, infrastruktur teknis seperti sistem pencahayaan dan pengeras suara juga sudah memadai. “Stadion ini tidak hanya mampu menampung pertandingan besar, tetapi juga bisa menjadi tempat untuk acara khusus seperti latihan tim nasional atau pertandingan internasional,” tambah Dicky.

Keberadaan Stadion Si Jalak Harupat juga dianggap sebagai pendorong untuk meningkatkan daya tarik wisata olahraga di Kabupaten Bandung. Dicky berharap, dengan kesiapan yang lebih baik, stadion ini bisa menjadi salah satu venue yang dipilih untuk pertandingan Piala Presiden 2026. “Kami berupaya memastikan bahwa semua aspek sudah siap, baik dari segi teknis maupun administratif,” tuturnya.

Langkah-Langkah Selanjutnya

Menurut Dicky, Dispora Kabupaten Bandung tengah mempersiapkan beberapa langkah untuk memastikan Stadion Si Jalak Harupat dapat berfungsi optimal selama Piala Presiden 2026. Diantaranya adalah perbaikan sistem pengelolaan keamanan, penambahan fasilitas pendukung, serta penguatan koordinasi dengan pihak penyelenggara. “Kita juga sedang mengecek keberadaan air bersih dan sistem pendingin ruangan di seluruh area stadion,” jelasnya.

Dicky menjelaskan bahwa selain perbaikan fasilitas, persiapan juga mencakup pelatihan staf yang bertugas di stadion. Para petugas diharapkan bisa menghadapi berbagai skenario, termasuk peningkatan jumlah penonton atau kejadian mendadak selama pertandingan. “Kita melakukan simulasi untuk menguji respons tim jika terjadi hal-hal yang tidak terduga,” katanya.

Keputusan untuk menempatkan Stadion Si Jalak Harupat sebagai salah satu venue Piala Presiden 2026 menunjukkan kesiapan Kabupaten Bandung dalam menyambut acara olahraga besar. Dicky berharap, dengan persiapan yang matang, stadion ini dapat menjadi pusat kegiatan olahraga yang stabil dan berkelanjutan. “Kami ingin menjadi tuan rumah yang bisa memberikan kontribusi signifikan bagi dunia sepak bola nasional,” ujarnya.

Menurut Dicky, Piala Presiden 2026 akan menjadi pengujian terakhir sebelum Kabupaten Bandung bisa menjadi tuan rumah untuk event olahraga yang lebih besar, seperti Piala Dunia atau kompetisi internasional lainnya. “Kita ingin menunjukkan kemampuan kita dalam mengelola event sekaligus menguatkan komitmen untuk pengembangan olahraga di daerah ini,” katanya. Dengan perbaikan yang terus dilakukan, Stadion Si Jalak Harupat diperkirakan akan menjadi salah satu pilihan utama bagi penyel

Leave a Comment