News

Latest Program: Mimpi Pram, Buka Night Market 24 Jam di Tengah Pusat Kota Jakarta

pi Pram, Buka Night Market 24 Jam di Tengah Pusat Kota Jakarta Latest Program - Pemimpin DKI Jakarta, Pramono Anung, tengah merancang inisiatif baru yang akan

Desk News
Published Juni 30, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Mimpi Pram, Buka Night Market 24 Jam di Tengah Pusat Kota Jakarta

Latest Program – Pemimpin DKI Jakarta, Pramono Anung, tengah merancang inisiatif baru yang akan mengubah wajah kota metropolitan tersebut. Menurut informasi terkini, gubernur akan menghadirkan pasar malam yang buka sepanjang hari, memanfaatkan lokasi strategis di tengah pusat kota. Rencana ini dianggap sebagai bagian dari upaya untuk memperkaya pengalaman warga dan pengunjung Jakarta, sekaligus meningkatkan aksesibilitas ke sejumlah titik vital di kota tersebut.

Langkah ini muncul setelah Pramono mengungkapkan rencana besar terkait proyek MRT rute Dukuh Atas–Kota Tua, yang akan segera rampung. Kawasan Pasar Baru, sebagai pusat kuliner, diharapkan menjadi magnet baru untuk pengunjung. Ia juga menyebutkan bahwa ini bukan hanya keputusan spontan, tetapi hasil kajian mendalam terhadap kebutuhan masyarakat dan peluang ekonomi.

“Kemudian ada satu tempat yang sedang kami rencanakan, tetapi ini tidak saya umumkan tempatnya, yang akan kami buka 24 jam,” kata Pramono di kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Selasa (30/6/2026).

Dalam pernyataannya, Pramono menekankan bahwa pasar malam ini akan beroperasi mulai pukul 17.00 hingga 05.00 WIB, memberi ruang bagi pengunjung untuk bersantai sepanjang hari. Ia menjelaskan bahwa pengoperasian 24 jam bertujuan untuk menjangkau lebih banyak kalangan, termasuk pekerja shift malam, wisatawan, dan warga yang membutuhkan fasilitas hiburan. Lokasi pasar ini akan diakses melalui berbagai moda transportasi umum, seperti angkot, bus, dan MRT, sehingga memudahkan pergerakan orang.

Pasca rampungnya proyek MRT, Pramono mengharapkan aksesibilitas ke Pasar Baru akan meningkat signifikan. Selain itu, kawasan tersebut akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung, termasuk lahan parkir yang memadai. Ini merupakan upaya untuk menjaga kenyamanan pengunjung, mengurangi kemacetan, dan mengoptimalkan penggunaan ruang publik. Pemilihan Pasar Baru sebagai lokasi juga dianggap strategis karena kawasan tersebut sudah dikenal sebagai pusat dagang dan budaya.

Pasar malam 24 jam ini diharapkan menjadi pilihan alternatif bagi masyarakat yang ingin menghabiskan waktu di luar kegiatan sehari-hari. Dengan operasional yang lebih fleksibel, pengunjung bisa menikmati suasana kota Jakarta kapan saja, tanpa terbatas pada waktu tertentu. Pramono juga menyebutkan bahwa penyelenggaraan pasar ini akan mencakup berbagai pilihan makanan, minuman, dan barang dagang yang menarik, serta memperhatikan aspek kebersihan dan kenyamanan lingkungan.

Harapan untuk Pengembangan Kota

Menurut Pramono, pasar malam ini merupakan bagian dari visi pembangunan Jakarta yang lebih modern dan inklusif. Ia mengatakan bahwa konsep ini dirancang untuk memperkaya kota sebagai destinasi wisata dan pusat kehidupan. Dengan operasional 24 jam, pengunjung tidak hanya bisa menikmati kuliner, tetapi juga berbagai kegiatan budaya dan hiburan yang disediakan.

Pemimpin DKI Jakarta juga menyebutkan bahwa proyek ini akan menjadi bahan evaluasi untuk masa depan kota. “Kami ingin memastikan bahwa semua fasilitas ini bisa dinikmati oleh masyarakat luas, tanpa mengganggu fungsi utama pusat kota,” tambahnya. Hal ini menunjukkan komitmen Pramono untuk menyeimbangkan pengembangan ekonomi dengan kebutuhan warga dan lingkungan sekitar.

Kehadiran night market 24 jam di tengah pusat kota Jakarta diharapkan mampu mendorong pertumbuhan usaha kecil dan menengah, terutama di sektor kuliner dan kerajinan tangan. Selain itu, tempat ini juga bisa menjadi media promosi bagi wisatawan yang ingin mengenal budaya lokal. Pramono menjelaskan bahwa pembangunan akan dilakukan secara bertahap, dengan penyesuaian terhadap permintaan masyarakat.

Menurut rencana, pasar malam ini akan dihiasi dengan dekorasi yang menarik dan nyaman. Kombinasi antara suasana tradisional dan fasilitas modern diharapkan bisa menciptakan pengalaman baru bagi pengunjung. Pramono juga menegaskan bahwa pengaturan waktu operasional akan memperhatikan keseimbangan antara kebutuhan warga dan pengaruh terhadap lingkungan sekitar.

Persiapan dan Tantangan

Sebelum peluncuran resmi, Pramono menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan yang matang. Termasuk dalam hal perizinan, koordinasi dengan pihak terkait, dan penataan infrastruktur. “Ini bukan sekadar ide, tetapi rencana yang sudah kami buat dengan cermat,” tegasnya. Ia juga mengatakan bahwa keberhasilan proyek ini bergantung pada partisipasi masyarakat dan keseragaman standar layanan.

Tantangan yang mungkin dihadapi antara lain persaingan dengan pasar-pasar lain di Jakarta, serta perubahan pola lalu lintas di kawasan pusat kota. Untuk mengatasi hal tersebut, Pramono menegaskan bahwa akan dilakukan penyesuaian rute transportasi dan pengelolaan lahan. “Kami ingin menjaga kota tetap hidup, tetapi tidak terlalu padat,” katanya.

Dengan adanya night market 24 jam, Jakarta diharapkan bisa menjadi contoh kota yang menawarkan kenyamanan dan keberagaman. Pramono menyebutkan bahwa ini merupakan salah satu dari beberapa inisiatif yang akan diluncurkan dalam beberapa bulan ke depan. Ia juga berharap konsep ini bisa menjadi inspirasi bagi kota-kota lain di Indonesia.

Sejumlah pihak menilai bahwa keberadaan pasar malam ini bisa memperkaya kehidupan kota dan memperkuat ekonomi lokal. Namun, ada juga yang mempertanyakan dampaknya terhadap kualitas udara dan kepadatan lalu lintas. Pramono menjawab dengan menyatakan bahwa fasilitas seperti lahan parkir dan jalur khusus akan dikembangkan untuk mengurangi potensi masalah tersebut.

Leave a Comment