Tak Berkategori

Diumumkan: Iran Tetapkan Kepemimpinan Sementara Usai Ali Khamenei Gugur dalam Serangan AS-Israel

Iran Tetapkan Kepemimpinan Sementara Usai Ali Khamenei Gugur dalam Serangan AS-Israel Setelah Ayatullah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran, gugur akibat serangan rudal yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel, pemerintah negara itu resmi menetapkan otoritas kepemimpinan sementara. Keputusan ini…

Desk Tak Berkategori
Published 01/03/2026
Reading time 1 minutes
Conversation No comments
A handout picture provided by the Iranian supreme leader Ayatollah Ali Khamenei’s office shows him addressing teachers and education officials from across the country in Tehran on May 17, 2025. Khamenei accused US President Donald Trump on May 17 of lying about using American power to establish peace in war-ravaged Gaza. (Photo by KHAMENEI.IR / AFP) / RESTRICTED TO EDITORIAL USE - MANDATORY CREDIT "AFP PHOTO / KHAMENEI.IR/ HANDOUT / " - NO MARKETING NO ADVERTISING CAMPAIGNS - DISTRIBUTED AS A SERVICE TO CLIENTS

Iran Tetapkan Kepemimpinan Sementara Usai Ali Khamenei Gugur dalam Serangan AS-Israel

Setelah Ayatullah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran, gugur akibat serangan rudal yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel, pemerintah negara itu resmi menetapkan otoritas kepemimpinan sementara. Keputusan ini diumumkan setelah eskalasi konflik pada Jumat (28/2), yang memicu kekacauan di sejumlah wilayah. Wakil Presiden Iran, Mohammad Mokhber, menyatakan bahwa tiga pejabat utama akan menjalankan fungsi Pemimpin Tertinggi selama masa transisi.

“Presiden, ketua pengadilan, dan seorang anggota Dewan Wali akan mengambil alih tugas Pemimpin Tertinggi secara sementara,”

demikian informasi yang dirilis oleh kantor berita IRNA.

Serangan oleh AS dan Israel terjadi pada pagi hari Jumat (28/2), dengan target utama di kota Teheran. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur dan korban jiwa di antara warga sipil. Dalam respons, Iran segera membalas dengan menargetkan wilayah Israel serta fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah. Kematian Khamenei memicu keputusan pemerintah untuk mengumumkan masa berkabung selama 40 hari dan cuti kerja selama seminggu.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) serta Angkatan Darat Iran, dalam pernyataan tertulis, berjanji akan membalas tindakan yang mengakibatkan kematian pemimpin tertinggi mereka. Kejadian ini menjadi pemicu ketegangan baru dalam hubungan Iran dengan negara-negara Barat, terutama setelah serangan yang disebut sebagai pembalasan atas kematian Khamenei.

Lia Saputra

Lia Saputra adalah penulis yang aktif dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat dan program donasi pendidikan. Ia sering terlibat langsung dalam penggalangan dana serta distribusi bantuan untuk komunitas kurang mampu. Tulisan Lia banyak berisi panduan praktis, cerita lapangan, serta inspirasi nyata yang mendorong pembaca untuk mulai berkontribusi dalam kegiatan sosial.

Leave a Comment