Program Terbaru: Pertamina Patra Niaga tingkatkan layanan dan kenyamanan 1.802 SPBU
Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Layanan dan Kenyamanan 1.802 SPBU
Jakarta – PT Pertamina Patra Niaga tengah melakukan perbaikan komprehensif di seluruh 1.802 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Indonesia. Program ini dirancang untuk menciptakan pengalaman layanan yang lebih baik bagi pengguna, mulai dari perbaikan fasilitas hingga standar pelayanan. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, mengungkapkan bahwa Retail Make Over merupakan langkah penting dalam memastikan kepuasan pelanggan.
“Kami telah melaksanakan transformasi fisik di 1.802 SPBU, yang tersebar di berbagai daerah operasional,” ujarnya.
Distribusi SPBU yang Diperbaiki
Menurut Roberth, distribusi SPBU yang mengalami perombakan mencakup wilayah Sumatera Utara sebanyak 211 unit, Sumatera Selatan 194 SPBU, Jawa Barat 558, Jawa Tengah 208 SPBU, serta Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara sebanyak 295. Di Kalimantan terdapat 118 SPBU, Sulawesi 165, sementara Papua dan Maluku hanya 53 unit.
Peningkatan Fasilitas dan Pelayanan
Program Retail Make Over melibatkan berbagai inisiatif, termasuk renovasi tampilan SPBU, penataan area pengisian bahan bakar yang lebih modern dan rapi, hingga peningkatan kualitas fasilitas pendukung seperti ruang tunggu, kebersihan toilet, pencahayaan, dan sistem pembayaran digital. Selain itu, pelatihan operator juga menjadi fokus utama untuk memastikan layanan yang lebih cepat dan profesional.
“Retail Make Over menunjukkan komitmen kami dalam memberikan layanan energi yang andal dan nyaman bagi masyarakat. Kami ingin setiap pelanggan merasakan kenyamanan maksimal, mulai dari akses yang mudah hingga pengalaman berkualitas,” tambah Roberth.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat citra Pertamina Patra Niaga di mata masyarakat dan mendukung efisiensi mobilitas energi nasional. Roberth menegaskan bahwa penerapan program akan terus dilanjutkan secara bertahap di berbagai wilayah guna mencapai standar kelayakan yang optimal bagi seluruh SPBU.
