Strategi Penting: Pemkot Jakpus percepat atasi kemiskinan di empat kelurahan
Pemkot Jakpus percepat atasi kemiskinan di empat kelurahan
Jakarta, Kamis – Pemerintah Kota Jakarta Pusat (Pemkot Jakpus) tengah mempercepat upaya mengurangi tingkat kemiskinan di empat kelurahan. Langkah ini diambil setelah identifikasi masalah yang telah dilakukan secara menyeluruh, dengan tujuan memastikan kebijakan yang diusulkan tepat sasaran dan efektif, kata Wali Kota Administrasi Jakpus Arifin.
Kelurahan Prioritas di Kecamatan Johar Baru
Empat kelurahan yang menjadi fokus penanganan kemiskinan yakni Tanah Tinggi, Johar Baru, Kampung Rawa, dan Galur. Semua wilayah ini berada di Kecamatan Johar Baru, dan telah ditetapkan sebagai prioritas berdasarkan instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 001 Tahun 2026. Total 22 kelurahan di seluruh ibu kota terpilih sebagai area krusial untuk pengentasan kemiskinan.
“Pemkot Jakarta Pusat mematangkan rencana aksi percepatan penanggulangan kemiskinan perkotaan, terutama di empat kelurahan tersebut,” tutur Arifin.
Dalam proses ini, identifikasi masalah menjadi langkah awal yang kritis. Hasil kajian lapangan mengungkap isu utama seperti angka stunting yang tinggi pada balita, tingkat putus sekolah, dan kondisi sanitasi yang tidak memadai. Arifin menjelaskan bahwa penanganan kemiskinan tidak hanya bergantung pada satu instansi, melainkan melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai bidang dan alokasi anggaran.
Peran Mitra Swasta dalam Program CSR
Keterlibatan pihak swasta menjadi bagian penting dalam upaya ini. Arifin menyatakan bahwa Pemkot Jakpus akan bekerja sama dengan mitra strategis melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). “Pelibatan perusahaan diharapkan bisa mengisi kekurangan anggaran daerah dan memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi secara lebih luas,” ungkapnya.
Proses penanggulangan kemiskinan di empat kelurahan ini merupakan bagian dari kerja berkelanjutan yang dilakukan oleh Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan DKI Jakarta. Fokus utamanya adalah menciptakan perubahan nyata, seperti meningkatkan kualitas hunian, memperbaiki kondisi lingkungan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat.
“Kami ingin Johar Baru menjadi tempat tinggal yang lebih layak dan sehat, dengan masyarakat yang lebih sejahtera,” kata Arifin.
