Tak Berkategori

Yang Dibahas: Menteri LH beri pesan daerah aktifkan MPA minimalisir kasus Karhutla

Menteri Lingkungan Hidup Dorong Daerah Aktifkan MPA untuk Cegah Karhutla Dalam upaya mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq meminta kepala daerah mengaktifkan kembali Masyarakat Peduli Api (MPA) di seluruh wilayah.…

Desk Tak Berkategori
Published 11/04/2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments

Menteri Lingkungan Hidup Dorong Daerah Aktifkan MPA untuk Cegah Karhutla

Dalam upaya mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq meminta kepala daerah mengaktifkan kembali Masyarakat Peduli Api (MPA) di seluruh wilayah. Pernyataan ini diberikan di Kota Jambi, Sabtu, menjelang ancaman musim kemarau yang akan berbarengan dengan fenomena Elnino tahun 2026.

“Para kepala daerah diminta mengaktifkan kembali MPA yang sudah dibentuk, karena kebakaran lahan bisa dicegah lebih cepat dengan partisipasi masyarakat,” ujar Faisol.

Ia juga menekankan pentingnya gubernur, bupati, dan wali kota menyampaikan informasi terkini tentang status darurat Karhutla. Hal ini bertujuan untuk memudahkan dukungan operasional dari pemerintah pusat. “Status darurat tidak mengurangi kredibilitas pemimpin daerah, justru mempercepat proses pengambilan keputusan secara bersama,” tambahnya.

Koordinasi dengan Pemegang Hak Pengusahaan Hutan

Sebagai tindak lanjut, Menteri LH meminta gubernur segera berkoordinasi dengan perusahaan konsesi yang memiliki Hak Pengusahaan Hutan (HPH), Hutan Tanaman Industri (HTI), atau perkebunan. Pemimpin daerah diwajibkan membahas langkah antisipasi kebakaran lahan sesuai Instruksi Presiden (Inpres) tahun 2020.

Berdasarkan proyeksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim kemarau 2026 akan berlangsung lebih panjang dan diperparah oleh Elnino. Meski dampak Elnino tergolong ringan, kondisi ini berpotensi menyebabkan fluktuasi yang berbeda dibandingkan tahun 2025.

Kondisi Kebakaran Hutan di Indonesia

Dari data BMKG, luas area terbakar hutan di seluruh Indonesia mencapai 32.600 hektare (Ha) pada pekan lalu. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan bulan yang sama tahun 2025, yang hanya 1.500 Ha. Mayoritas area terbakar berasal dari Provinsi Riau dan Kalimantan Barat (Kalbar).

Faisol menekankan perlunya konsolidasi dari semua pihak untuk mempersiapkan strategi penanganan. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) rutin memperbarui data sistem informasi terpadu tinggi muka air tanah (TMAT) lahan gambut setiap Senin, sebagai bahan referensi untuk pemantauan oleh daerah.

Langkah Mitigasi dan Koordinasi Satgas

Kebakaran lahan gambut bisa diminimalisir dengan operasi modifikasi cuaca (OMC) yang direncanakan bersama BMKG dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Faisol menyatakan bahwa langkah koordinasi dengan Satgas Karhutla akan segera dimulai, termasuk pelaksanaan apel siaga yang bergilir antar provinsi.

Rizki Santoso

Rizki Santoso fokus pada edukasi keamanan donasi dan literasi digital. Ia sering menganalisis berbagai kasus penipuan donasi serta memberikan panduan verifikasi informasi sebelum berdonasi. Melalui pendekatan berbasis riset, Rizki membantu pembaca memahami risiko dalam donasi online serta cara melindungi diri dari praktik penipuan yang semakin berkembang.

Leave a Comment